News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadiri Audiensi dan Silaturahmi Kebangsaan MPR RI, Ibas Pastikan P3TGAI Tepat Sasaran: Irigasi Kuat Jadi Kunci Kesejahteraan Petani

Dalam rangka meninjau P3TGAI, Wakil Ketua MPR RI, Ibas turun hadiri audiensi dan silaturahmi kebangsaan MPR RI bersama warga Desa Banyudono, Magetan, bertajuk “Penguatan Program Irigasi Demi Kesejahteraan Petani”.
Sabtu, 20 Desember 2025 - 12:20 WIB
Ibas di acara Audiensi dan Silaturahmi Kebangsaan MPR RI
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Dalam rangka meninjau Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI), Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), turun langsung menghadiri audiensi dan silaturahmi kebangsaan MPR RI bersama warga Desa Banyudono, Kabupaten Magetan, bertajuk “Penguatan Program Irigasi Demi Kesejahteraan Petani”. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini menegaskan bahwa penguatan irigasi, peningkatan hasil panen, serta keberpihakan pada petani merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan desa sekaligus ketahanan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kunjungan lokasi program irigasi P3TGAI yang telah dijalankan dan menyampaikan apresiasi atas capaian sektor pertanian desa yang dinilainya sudah menunjukkan kinerja positif.

Anggota Dapil Jawa Timur VII tersebut mengungkapkan bahwa Kabupaten Magetan saat ini berada dalam kondisi surplus pangan. 

“Alhamdulillah, Magetan surplus. Dari sekitar 240 ton produksi padi, kebutuhan konsumsi hanya sekitar 100 ton, sehingga ada surplus kurang lebih 140 ton. Ini berkah sekaligus kekuatan pangan kita,” ujar Ibas saat berdialog di area persawahan Desa Banyudono.

Lebih lanjut, lulusan S3 IPB University tersebut membuka silaturahmi dengan warga Desa Banyudono dengan menegaskan dukungan Partai Demokrat agar petani semakin sejahtera dan mandiri. 

Ia mendorong agar hasil pertanian desa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga terlebih dahulu, sekaligus dapat disalurkan ke daerah lain yang membutuhkan, termasuk wilayah yang tengah tertimpa bencana. 

“Jika kita surplus beras, insya Allah bisa membantu saudara-saudara kita di daerah lain,” katanya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran penting sistem irigasi yang memadai. Program P3TGAI, menurutnya, menjadi salah satu solusi nyata untuk meningkatkan produktivitas pertanian. 

Hal ini juga dirasakan langsung oleh para petani setempat. Salah seorang petani menyampaikan bahwa sebelum adanya program P3TGAI, lahan sawah hanya mampu panen satu kali dalam setahun, namun kini dapat panen hingga tiga kali.

Ia juga menyampaikan pentingnya perlindungan petani saat masa panen, termasuk menjaga agar tidak dibanjiri impor beras serta memastikan harga gabah berada pada tingkat yang layak.

Selain itu, Ibas menyatakan kesiapan untuk mendorong kebutuhan lanjutan seperti pembangunan sumur bor apabila masih terdapat lahan yang belum terairi secara optimal. 

“Jika program memungkinkan, Banyudono mendapatkan kesempatan untuk dibangun sumur bor agar sawah-sawahnya bisa berkembang lagi!” ucapnya.

Lulusan S2 Nanyang Technological University Singapura ini juga menyebutkan bahwa Indonesia adalah negara besar dan kaya sumber daya, sehingga setiap persoalan dapat diatasi apabila dihadapi secara bersama-sama. 

Ia menyoroti pentingnya perhatian negara pada sektor pendidikan dan kesehatan sebagai pilar pembangunan manusia.

“Anak-anak kita tidak boleh putus sekolah. Mereka harus sehat, bergizi, berilmu, dan kelak menjadi tunas bangsa yang membanggakan,” tegasnya.

Sejalan dengan penguatan ketahanan pangan dan pembangunan sumber daya manusia, Edhie Baskoro juga menyinggung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai dirasakan manfaatnya di Kabupaten Magetan. Ia menyampaikan bahwa hingga kini telah diresmikan 7 Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tersebar di wilayah strategis, yakni Lembeyan, Parang, Sidorejo, Sukomoro, Barat, Bendo, dan Karangrejo. Menurut Ibas, kehadiran dapur-dapur MBG tersebut merupakan langkah konkret negara dalam memastikan pemenuhan gizi kelompok rentan, mulai dari anak-anak sekolah, ibu hamil, hingga ibu menyusui. “Program makan bergizi ini bukan sekadar soal pangan, tetapi bagian dari ikhtiar kita membangun generasi yang sehat, cerdas, dan kuat sejak dini,” ujarnya.

Ia menambahkan, program MBG juga membuka peluang ekonomi kerakyatan karena bahan pangan yang digunakan dapat disuplai langsung dari petani, peternak, dan pelaku usaha lokal. 

Dengan demikian, keberhasilan sektor irigasi dan pertanian yang didorong melalui P3TGAI akan saling terhubung dengan program gizi nasional. 

“Inilah gotong royong kita: petani sejahtera, anak-anak sehat, dan ekonomi desa bergerak. Negara hadir dari sawah hingga meja makan rakyat,” tegas Ibas.

Terakhir, Anggota Dewan Penasihat KADIN tersebut turut mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program cek kesehatan gratis dari pemerintah guna mencegah berbagai penyakit serta memastikan tumbuh kembang anak dan balita berjalan optimal. 

“Ibu-ibu, bapak -bapak, anak-anak, mari cek kesehatan secara berkala, cek kesehatan gratis dari pemerintah, setuju?” ajaknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Supaya tidak ada yang terkena diabetes, hipertensi, kolestrol, stress. Termasuk ibu-ibu hamil agar sehat walafiat,” tambahnya. Menurutnya, keadilan sosial harus diwujudkan melalui akses pendidikan, kesehatan, dan pangan yang merata.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari acara Silaturahmi Kebangsaan MPR RI dan dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat setempat, yaitu: Anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Demokrat, Pangayoman; Kapolsek, AKP Suparminto S.H.; Danramil, Kapten Caj Jemani; Camat Sukomoro, Agung Budiarto; serta Kepala Desa Banyudono, Supriyono.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Belakangan aksi unjuk rasa marak terjadi merespons kondisi perekonomian nasional yang melemah.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Belakangan aksi unjuk rasa marak terjadi merespons kondisi perekonomian nasional yang melemah.
Selengkapnya

Viral