GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR RI Usul Pemerintah Hapus KUR Bagi Korban Bencana Sumatera

Anggota DPR RI usulkan kepada pemerintah agar memberikan kebijakan tambahan khusus untuk debitur KUR yang menjadi korban banjir bandang dan longsor di Sumatera.
Senin, 22 Desember 2025 - 13:51 WIB
Anggota Komisi XI DPR RI Martin Manurung
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi XI DPR RI Martin Manurung mengusulkan kepada pemerintah agar memberikan kebijakan tambahan khusus untuk debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menjadi korban banjir bandang dan longsor di Sumatera.

Dia meminta agar pemerintah menghapus kredit bagi debitur yang menjadi korban banjir bandang Sumatera yang terdampak sangat parah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Martin menuturkan kebijakan pemerintah terkait perpanjangan tenor atau penjadwalan sudah sangat baik. Namun, dia menilai penghapusan kreditur juga diperlukan.

“Kita sangat mengapresiasi kebijakan yang sudah ada saat ini. Terima kasih kepada pemerintah,” kata Martin kepada wartawan, Senin (22/12/2025).

“Namun kita juga harus melihat yang lebih dalam bahwasanya ada banyak korban yang harus diberi kebijakan khusus itu,” sambungnya.

Politisi Partai NasDem ini menjelaskan dampak bencana yang dirasakan masyarakat tidak semuanya sama. Mereka ada yang kehilangan sumber usahanya yang menjadi agunan ketika pengajuan KUR.

Seperti usaha pertanian, yang sawah dan ladangnya hilang tertimbun material longsor, toko dan perbengkelan habis terbawa banjir, hingga kehilangan keluarga.

Martin menyebut kebijakan khusus yang diberikan dapat berupa perpanjangan waktu pelunasan utang sampai kondisi korban benar-benar pulih. 

Atau menghapus utang bagi korban yang kehilangan keluarga dan harga bendanya.

“Harus dibuat skema penyelesaian khusus untuk memisahkan debitur tersebut dari skema restrukturisasi biasa, agar tidak menjadi beban berkepanjangan dalam proses pemulihan keadaan,” ujar Martin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kehadiran negara dalam bentuk kebijakan ini sangat membantu dalam pemulihan fisik maupun mental para korban,” tandasnya. (saa/muu)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Italia Murka! Juventus Dihujani Kritik Seusai Dipermalukan Como

Media Italia Murka! Juventus Dihujani Kritik Seusai Dipermalukan Como

Media-media Italia ramai mengkritik performa buruk Juventus setelah kekalahan 0-2 dari Como dalam lanjutan Liga Italia.
Ramalan Shio Minggu Ini 23 Februari - 1 Maret 2026, Monyet Sambut Peluang Baru

Ramalan Shio Minggu Ini 23 Februari - 1 Maret 2026, Monyet Sambut Peluang Baru

Simak ramalan shio minggu ini 23 Februari - 1 Maret 2026 lengkap untuk 12 shio. Ketahui peruntungan cinta, karier, sampai keuangan kamu sepanjang pekan ini.
Tanpa Thom Haye Hingga Hokky Caraka Jadi Kiper, Persib Bandung Kunci Puncak Klasemen Usai Kalahkan Persita Tangerang

Tanpa Thom Haye Hingga Hokky Caraka Jadi Kiper, Persib Bandung Kunci Puncak Klasemen Usai Kalahkan Persita Tangerang

Lewat gol tunggal Andrew Jung, Persib menang dengan skor 1-0 dari Persita Tangerang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Minggu (22/2/2026). 
Persib Persija Full Senyum, Klasemen Super League Semakin Memanas dengan Hasil Minor Borneo FC

Persib Persija Full Senyum, Klasemen Super League Semakin Memanas dengan Hasil Minor Borneo FC

Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen dengan diikuti oleh Persija Jakarta. Persaingan ini pun semakin menarik dengan tertahannya Borneo FC di papan klasemen. 
Serap Aspirasi Masyarakat, Partai NasDem Terjunkan Tim Safari Ramadan

Serap Aspirasi Masyarakat, Partai NasDem Terjunkan Tim Safari Ramadan

DPP Partai terus memperkuat konsolidasi organisasi dengan melepas Tim Safari Ramadan 1447 Hijriah.
Mulai Umur Berapa Anak Harus Diajari Puasa? Ini Kata Buya Yahya

Mulai Umur Berapa Anak Harus Diajari Puasa? Ini Kata Buya Yahya

Mulai umur berapa anak harus diajari puasa? Simak penjelasan Buya Yahya tentang kewajiban pendidikan agama orang tua untuk anak.

Trending

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Persaingan lini depan Timnas Indonesia berpotensi memanas. Di saat Ole Romeny kesulitan di Inggris, striker muda berdarah Jogja ini justru menggila di Belgia.
Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Ihwal kasus pihak yang terlibat TPPU tambang emas ilegal, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak pandang bulu untuk sikat dan tindak tegas. Seperti
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
4 Nama Baru dari Luar Negeri yang Tak Perlu Repot-repot Lalui Proses Naturalisasi Jika Mau Bela Timnas Indonesia

4 Nama Baru dari Luar Negeri yang Tak Perlu Repot-repot Lalui Proses Naturalisasi Jika Mau Bela Timnas Indonesia

Tanpa embel-embel naturalisasi lagi, pelatih John Herdman bisa langsung panggil deretan diaspora dari Eropa dan Qatar ini untuk kedalaman skuad Timnas Indonesia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT