GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ekonom Beberkan Dampak Ekonomi Atas Larangan Pesta Kembang Api saat Malam Tahun Baru 2026 di DKI Jakarta

Kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang melarang hotel dan pusat perbelanjaan menggelar pesta kembang api pada malam Tahun Baru 2026 dinilai bukan
Selasa, 23 Desember 2025 - 13:32 WIB
Ekonom Beberkan Dampak Ekonomi Atas Larangan Pesta Kembang Api saat Malam Tahun Baru 2026 di DKI Jakarta
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang melarang hotel dan pusat perbelanjaan menggelar pesta kembang api pada malam Tahun Baru 2026 dinilai bukan hanya simbol empati, tetapi juga langkah rasional dari sisi ekonomi

Menyikapi kebijakan itu, Pengamat Ekonomi Universitas Andalas (Unand), Syafruddin Karimi beberkan dampak ekonominya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata dia, kebijakan tersebut justru mendorong perilaku konsumsi yang lebih beradab, realistis, dan tidak mubazir di tengah suasana duka nasional.

Menurut Syafruddin, pelarangan kembang api tidak serta-merta mematikan aktivitas ekonomi Jakarta. Yang terjadi adalah pergeseran pola belanja masyarakat, bukan penghentian konsumsi secara total.

“Dari sisi perekonomian, kebijakan ini cenderung menggeser pola belanja, bukan mematikan aktivitas secara total. Rumah tangga dan pengunjung tetap akan membelanjakan uangnya untuk transportasi, kuliner, penginapan, hiburan non-kembang api, serta kegiatan komunitas, sehingga perputaran uang tetap berjalan,” kata Syafruddin saat dihubungi tvOnenews.com, Selasa (23/12/2025).

Ia mengakui, risiko penurunan omzet memang berpotensi dialami pelaku usaha yang selama ini menggantungkan pemasukan pada atraksi kembang api dan paket acara berbasis efek visual. Namun, kondisi itu justru menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk beradaptasi.

“Pelaku usaha perlu merancang nilai jual baru yang lebih aman dan bermakna. Ini soal inovasi, bukan soal mati atau hidupnya ekonomi,” ujarnya.

Syafruddin menilai, daya beli masyarakat juga tidak otomatis melemah akibat kebijakan tersebut. Jika publik mampu membangun disiplin belanja, maka pengeluaran simbolik yang cepat habis bisa ditekan dan dialihkan ke kebutuhan yang lebih memperkuat kesejahteraan keluarga.

“Warga bisa menahan belanja yang sifatnya sesaat, lalu mengarahkannya ke pos yang lebih produktif,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya menjadikan momen pergantian tahun sebagai ruang solidaritas nasional. Menurutnya, warga Jakarta memiliki peluang besar untuk mengalihkan “kelebihan uang” ke dukungan nyata bagi korban bencana banjir dan longsor di Sumatra.

“Publik Jakarta dapat mengubah konsumsi menjadi solidaritas, misalnya melalui donasi yang terverifikasi, pembelian produk UMKM terdampak, dan partisipasi dalam program bantuan. Pola ini menjaga rasionalitas konsumsi, menekan pemborosan, dan tetap menggerakkan ekonomi dengan cara yang lebih bermartabat,” paparnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dulu jadi Pelatih Andalan Timnas Indonesia, sekarang Fokus Melatih Pemain di Klub Besar ini

Dulu jadi Pelatih Andalan Timnas Indonesia, sekarang Fokus Melatih Pemain di Klub Besar ini

Masih ingatkah anda sama eks pelatih timnas Indonesia ini? Sosoknya sangat populer dan masih aktif melatih loh.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Top 3 Bola: Legenda Belanda Puji Justin Hubner, Kisah Mualaf Cristian Gonzales, MU Bakal Pecat Michael Carrick

Top 3 Bola: Legenda Belanda Puji Justin Hubner, Kisah Mualaf Cristian Gonzales, MU Bakal Pecat Michael Carrick

Top 3 Bola hari ini: Justin Hubner dipuji legenda Belanda dan dinilai cocok ke PSV, kisah mualaf Cristian Gonzales yang membangun masjid, hingga Manchester United dikaitkan dengan Carlo Ancelotti.
Awal Mula Selebgram Nabilah O'Brien Jadi Korban Dugaan Pencurian Berujung Tersangka, dari Ogah Bayar hingga Dituntut Rp1 M

Awal Mula Selebgram Nabilah O'Brien Jadi Korban Dugaan Pencurian Berujung Tersangka, dari Ogah Bayar hingga Dituntut Rp1 M

Duduk perkara selebgram dan pemilik resto Bibi Kelinci di Jaksel, Nabilah O'Brien jadi tersangka. Ini bermula terduga pelaku tidak bayar makanan di restorannya.
Kasus Nabilah O’Brien Selebgram Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka, Polisi Janji Ditangani Secara Adil

Kasus Nabilah O’Brien Selebgram Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka, Polisi Janji Ditangani Secara Adil

Kasus korban pencurian jadi tersangka yang menimpa selebgram sekaligus pemilik restoran Bibi Kelinci Kopitiam, Nabilah O’Brien, menyita perhatian publik...
Alasan Keinginan Menkeu Purbaya Suntik Dana Tambahan Rp100 Triliun ke Bank

Alasan Keinginan Menkeu Purbaya Suntik Dana Tambahan Rp100 Triliun ke Bank

Belakangan ini mencuat soal kabar Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan menambah penempatan dana ke bank sebesar Rp 100 triliun.

Trending

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda mengungkap Jay Idzes kini diincar Inter Milan, Juventus, dan AC Milan. Sassuolo disebut memasang harga transfer fantastis hingga Rp695 miliar.
Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Jay Idzes resmi menjadi pemain Indonesia dengan estimasi nilai transfer tertinggi sepanjang sejarah. Bek Sassuolo itu melampaui rekor Mees Hilgers setelah ETV-nya tembus €11,7 juta.
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT