News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hilirisasi Susu Nasional Digeber dari Madiun, PSN Kandangan Siap Impor 20 Ribu Sapi Perah Unggulan AS

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas beri dukungan aktif terhadap proyek yang digadang-gadang menjadi fondasi kemandirian susu Indonesia.
Rabu, 24 Desember 2025 - 14:48 WIB
Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Perkebunan Kandangan Madiun Kandangan Siap Impor 20 Ribu Sapi Perah
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Perkebunan Kandangan Madiun tancap gas mempersiapkan realisasi hilirisasi susu nasional. 

Pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas memberi dukungan aktif terhadap proyek yang digadang-gadang menjadi fondasi kemandirian susu Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penguatan dukungan tersebut dibahas dalam pertemuan daring antara manajemen PT Perkebunan Kandangan Madiun PSN dan Bappenas.

Pertemuan ini menyoroti kesiapan perusahaan untuk masuk dalam program peningkatan produksi susu nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Direktur PT Perkebunan Kandangan Madiun PSN, Roberto Hendrikson, menyampaikan bahwa perusahaan siap menjadi tulang punggung penyediaan susu nasional melalui pengembangan sapi perah unggulan.

“Di pertemuan daring itu, saya menyampaikan beberapa hal tentang kesiapan dukungan PT Perkebunan Kandangan Madiun PSN terhadap program peningkatan produksi susu. Di antaranya kesanggupan penyediaan susu yang diproduksi dari sapi perah unggulan jenis F1 yang kami impor dari Amerika Serikat,” ujar Roberto, dalam keterangan tertulis, Rabu (24/12/2025).

Roberto menjelaskan, kawasan Madiun diproyeksikan menjadi pusat produksi susu berbasis sapi perah F1 yang dikembangkan secara terintegrasi. 

Seluruh rantai produksi, mulai dari budidaya hingga pengolahan susu, akan dilakukan dalam satu kawasan terpadu yang dirancang sebagai model peternakan modern terbesar di Indonesia.

“Pengembangan dilakukan mulai dari budidaya sapi perah hingga pengolahan susu dalam satu kawasan terpadu,” kata Roberto.

Pada tahap awal, perusahaan akan mendatangkan sapi perah F1 dari Amerika Serikat. Sapi ini dikenal memiliki produktivitas tinggi dengan produksi susu mencapai 45–55 liter per sekali perah, jauh melampaui rata-rata sapi lokal yang hanya sekitar 18 liter. 

Dengan masa laktasi 280–300 hari, sapi F1 dinilai mampu menopang kebutuhan susu dalam skala besar dan berkelanjutan.

Pasokan susu dari proyek ini juga diproyeksikan mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan ketersediaan susu stabil dalam jangka panjang.

Di sisi hulu, Roberto mengakui tantangan terbesar terletak pada ketersediaan pakan berkualitas, terutama jagung dan hijauan. 

Untuk menjawab tantangan tersebut, perusahaan menyiapkan skema kemitraan dengan petani lokal.

“Kami ingin petani lokal terlibat langsung. Mereka memasok jagung untuk pakan sapi. Peternakan berjalan, pertanian juga ikut berkembang,” ujarnya.

Selama ini, sebagian besar kebutuhan susu nasional masih bergantung pada impor bahan baku, sehingga industri pengolahan susu domestik belum berkembang optimal. 

Melalui PSN ini, PT Perkebunan Kandangan Madiun menargetkan hilirisasi penuh, dari produksi, pengolahan, hingga distribusi susu dalam satu ekosistem industri.

“Selama ini susu diimpor dulu baru diolah di Indonesia. Dengan model ini, seluruh proses dilakukan di dalam negeri dan langsung disalurkan untuk MBG maupun pasar bebas,” tegas Roberto.

Perusahaan menargetkan kepemilikan 20.000 ekor sapi perah F1 pada 2026. Pengiriman akan dilakukan bertahap, masing-masing 5.000 ekor. 

Seluruh fasilitas peternakan dirancang mengikuti standar internasional, termasuk pengaturan sirkulasi udara, suhu ideal, serta ketersediaan air bersih.

Roberto optimistis proyek ini akan memperkuat kemandirian susu nasional sekaligus sejalan dengan visi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang menargetkan provinsinya sebagai pemasok utama susu nasional.

Gubernur Khofifah sebelumnya menyatakan keyakinannya bahwa Jawa Timur mampu meningkatkan produksi susu nasional secara signifikan melalui pemanfaatan bibit sapi perah unggulan.

“Dengan bibit sapi perah yang memiliki genetik unggul, produksi yang sebelumnya 12–15 liter bisa meningkat menjadi 20–25 liter per hari. Harapannya, impor susu yang saat ini masih sekitar 65 persen bisa dikurangi,” ujar Khofifah.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) RI tahun 2025 mencatat produksi susu segar Jawa Timur mencapai 468.712 ton per tahun atau sekitar 58 persen dari total produksi nasional sebesar 808.352 ton per tahun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain memenuhi kebutuhan domestik, Jawa Timur juga dinilai memiliki peluang ekspor, terutama produk olahan seperti keju berbahan susu organik untuk pasar Eropa.

Dengan dukungan Bappenas serta keterlibatan sektor hulu dan hilir, PSN PT Perkebunan Kandangan Madiun diproyeksikan menjadi salah satu motor utama hilirisasi susu nasional berbasis di Jawa Timur. (agr/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meski Turun ke Peringkat Lima Klasemen MotoGP 2026, Fabio Di Giannantonio Masih Tak Menyangka dengan Performa VR46 Musim Ini

Meski Turun ke Peringkat Lima Klasemen MotoGP 2026, Fabio Di Giannantonio Masih Tak Menyangka dengan Performa VR46 Musim Ini

Fabio Di Giannantonio harus menutup paruh musim pertama di peringkat kelima setelah sepanjang musim bertengger di posisi ketiga.
Ketajaman Megawati Hangestri Kembali Dapat Pengakuan, Kali Ini Pujian Datang dari OH Andalan Hyundai Hillstate

Ketajaman Megawati Hangestri Kembali Dapat Pengakuan, Kali Ini Pujian Datang dari OH Andalan Hyundai Hillstate

Ketajaman Megawati Hangestri kembali mendapat pengakuan dari rekan setimnya di Hyundai Hillstate jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026/2027.
Menko Polkam Tegaskan Video Demonstrasi di Medsos Hoaks, Penyebar Terancam Ditindak Pidana

Menko Polkam Tegaskan Video Demonstrasi di Medsos Hoaks, Penyebar Terancam Ditindak Pidana

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago memastikan, video-video aksi demonstrasi yang ramai beredar di media sosial tidak mencerminkan kondisi aktual di Indonesia.
Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda se-Tanah Papua Pastikan Penyaluran Dana Otsus Tahap II Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda se-Tanah Papua Pastikan Penyaluran Dana Otsus Tahap II Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk meminta seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Tanah Papua untuk segera menyelesaikan penyaluran Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahap II Tahun Anggaran 2026.
Selebgram Claire Alfons Bagikan Pesan Menyentuh untuk Perempuan: Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri

Selebgram Claire Alfons Bagikan Pesan Menyentuh untuk Perempuan: Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri

Claire Alfons memilih menjadikan berbagi sebagai bagian dari kehidupan sehari-harinya. Kegiatan yang ia lakukan bukan berupa program besar berskala korporasi.
Orang Tua Pelaku Video Viral Banyuwangi: “Ini Ujian Bagi Kami”

Orang Tua Pelaku Video Viral Banyuwangi: “Ini Ujian Bagi Kami”

Dengan adanya kesepakatan tersebut, kedua keluarga menyatakan akan memprioritaskan pendampingan serta masa depan anak-anak yang masih berada di bawah umur.

Trending

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas korban mutilasi di Depok akhirnya terungkap. Ternyata dia sempat dilaporkan hilang oleh istrinya pada 25 Juli 2026.
5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

Siapa saja dokter dan nakes yang menghujat Yurizal Tri Chaerawan? Simak daftar 5 sosok viral usai mengomentari pasien BPJS yang meninggal dunia itu.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Polda Babel Terus Kembangkan Upaya Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal, Kini 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Polda Babel Terus Kembangkan Upaya Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal, Kini 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung terus mengembangkan kasus dugaan penyelundupan 53 ton pasir timah ilegal yang berhasil diungkap di Kabupaten Belitung.
Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Selengkapnya

Viral