News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri PPPA Kritik Vonis 9,5 Tahun Kasus Penganiayaan Balita hingga Tewas

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Fauzi angkat bicara terkait vonis 9,5 tahun penjara terhadap pelaku penganiayaan balita hingga tewas di Kota Medan.
Kamis, 25 Desember 2025 - 15:56 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Fauzi.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Fauzi angkat bicara terkait vonis 9,5 tahun penjara terhadap pelaku penganiayaan balita hingga tewas di Kota Medan.

Menurut Arifah, putusan tersebut secara substantif belum sepenuhnya mencerminkan rasa keadilan bagi korban anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arifah menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus kekerasan ekstrem yang menimpa balita tersebut.

Ia menegaskan, anak merupakan kelompok paling rentan yang seharusnya mendapatkan perlindungan hukum maksimal, terutama ketika kekerasan berujung pada hilangnya nyawa.

"Korban merupakan balita yang berada pada usia sangat rentan. Dalam kondisi seperti ini, penting bagi seluruh proses penegakan hukum untuk mempertimbangkan secara menyeluruh dampak yang dialami anak sebagai korban,” ungkap Arifah, Kamis (25/12).

Menanggapi putusan pengadilan, Arifah mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak telah mengatur ancaman pidana maksimal hingga 15 tahun penjara bagi pelaku kekerasan terhadap anak yang menyebabkan kematian.

Ia menilai, meski vonis 9,5 tahun tidak bertentangan dengan hukum positif, namun hukuman tersebut masih berada jauh di bawah ancaman maksimal yang disediakan undang-undang.

Terlebih, pelaku adalah orang dewasa yang memiliki relasi kedekatan dan kepercayaan dengan korban.

Arifah menegaskan, KemenPPPA menghormati independensi lembaga peradilan. Namun, pendekatan hukum yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak sebagai korban, harus menjadi roh utama dalam setiap putusan perkara kekerasan terhadap anak.

“Kemen PPPA memandang penanganan perkara kekerasan terhadap anak perlu dilakukan secara hati-hati, proporsional, dan berorientasi pada perlindungan hak hidup serta keselamatan anak,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Arifah menyatakan KemenPPPA akan terus mendorong penguatan peradilan yang berperspektif anak, termasuk melalui pendampingan korban oleh UPTD PPA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami akan koordinasi dengan aparat penegak hukum, serta penyampaian masukan kebijakan kepada Mahkamah Agung," ujarnya.

Menurutnya, negara harus hadir memastikan bahwa setiap putusan hukum tidak hanya sah secara formal, tetapi juga adil bagi anak sebagai korban, terutama dalam kasus kekerasan berat yang berujung pada kematian. (rpi/dpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Raket Padel Terbaik untuk 2026 yang Cocok untuk Pemula hingga Pemain Pro, Lengkap dengan Harganya

3 Raket Padel Terbaik untuk 2026 yang Cocok untuk Pemula hingga Pemain Pro, Lengkap dengan Harganya

Temukan tiga raket padel terbaik di tahun 2026 mulai dari raket untuk pemula hingga pemain profesional, lengkap dengan harga dan rekomendasi penggunaan yang tepat.
Utang Rp1 Juta Berujung Maut, Adik Bunuh Kakak Kandung di Makassar dengan Badik

Utang Rp1 Juta Berujung Maut, Adik Bunuh Kakak Kandung di Makassar dengan Badik

Utang Rp1 juta memicu pembunuhan sadis di Makassar. Seorang adik tega menikam kakak kandungnya dengan badik hingga tewas.
Sedia Payung, Jakarta Diprediksi Diguyur Hujan Pada Sabtu Siang-Malam

Sedia Payung, Jakarta Diprediksi Diguyur Hujan Pada Sabtu Siang-Malam

Hujan juga bertahan hingga Sabtu sore di seluruh wilayah Jakarta dari pukul 16.00 WIB hingga malam hari.
Siapa yang Bertahan? Bung Harpa Blak-blakan soal Skuad Timnas Indonesia di Era John Herdman

Siapa yang Bertahan? Bung Harpa Blak-blakan soal Skuad Timnas Indonesia di Era John Herdman

Bung Harpa memprediksi sebagian besar pemain andalan Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert akan tetap menjadi pilihan utama John Herdman.
Sempat Digosipkan ke Persib Bandung, Striker Uzbekistan Igor Sergeev Justru Makin Dekat Gabung Klub Liga Iran?

Sempat Digosipkan ke Persib Bandung, Striker Uzbekistan Igor Sergeev Justru Makin Dekat Gabung Klub Liga Iran?

Persib Bandung bisa kehilangan satu pemain yang diisukan jadi incaran yakni Igor Sergeev setelah striker Uzbekistan itu kabarnya sepakat gabung klub liga Iran.
Dame Diagne Resmi Berstatus Pemain Lokal, Satria Muda Lega dengan Keputusan FIBA

Dame Diagne Resmi Berstatus Pemain Lokal, Satria Muda Lega dengan Keputusan FIBA

FIBA menyatakan bahwa Dame Diagne telah memenuhi seluruh ketentuan untuk bermain sebagai pemain lokal Indonesia serta berhak membela Tim Nasional Indonesia tanpa pembatasan, sesuai dengan regulasi yang berlaku

Trending

Kata Polda Sulut soal Hasil Autopsi Jenazah Mahasiswi Cantik Unima yang Tewas Gantung Diri Diduga Dilecehkan Dosen

Kata Polda Sulut soal Hasil Autopsi Jenazah Mahasiswi Cantik Unima yang Tewas Gantung Diri Diduga Dilecehkan Dosen

Dirreskrimum Polda Sulut, Kombes Pol Suryadi mengatakan, polisi belum memastikan motif kematian EMM, mahasiswi cantik Unima diduga menjadi korban pelecehan seksual oknum dosen DM.
Pescara Tidak Sendiri, Media Italia Sebut Bek Persib Bandung Federico Barba juga Dibidik 2 Klub Serie B Lain

Pescara Tidak Sendiri, Media Italia Sebut Bek Persib Bandung Federico Barba juga Dibidik 2 Klub Serie B Lain

Bukan cuma Pescara, media Italia dalam rilis terbaru mengatakan jika bek Persib Bandung Federico Barba juga diminati dua klub Serie B lainnya, termasuk Palermo.
Heboh Hotman Paris Bongkar Podcaster Ternama yang Jago Selingkuh, Suka Undang Korban Perselingkuhan

Heboh Hotman Paris Bongkar Podcaster Ternama yang Jago Selingkuh, Suka Undang Korban Perselingkuhan

Pengacara Hotman Paris Hutapea mengungkap ada sosok podcaster atau pemilik podcast ternama tukang selingkuh. Sosoknya sering mengundang korban perselingkuhan.
Bukan Karena Keracunan? Polisi Ungkap Kondisi Satu Kelurga Tewas di Jakarta Utara Ditemui Luka Melepuh

Bukan Karena Keracunan? Polisi Ungkap Kondisi Satu Kelurga Tewas di Jakarta Utara Ditemui Luka Melepuh

Publik digegerkan dengan temuan satu keluarga tewas mengenaskan di kontrakannya kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat (2/1/2026).
Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Pindah Agensi, Karier di Eropa Jadi Babak Baru?

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Pindah Agensi, Karier di Eropa Jadi Babak Baru?

Bek timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi berpindah agensi. Pemain berusia 24 tahun tersebut kini bergabung dengan Lian Sports, agensi yang juga menaungi dua pemain Liverpool, yakni Milos Kerkez dan Federico Chiesa.
Pemerintah Indonesia Akui Dana Pemulihan Hunian Korban Bencana Aceh Belum Cair, Ini Alasannya

Pemerintah Indonesia Akui Dana Pemulihan Hunian Korban Bencana Aceh Belum Cair, Ini Alasannya

Pemerintah Indonesia mengaku belum dapat sepenuhnya mencairkan dana pemulihan hunian terhadap kobran bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Persib Disambut di Asia, Frans Putros Tak Terbebani Ekspektasi Tinggi Suporter Indonesia

Persib Disambut di Asia, Frans Putros Tak Terbebani Ekspektasi Tinggi Suporter Indonesia

Persib Bandung sukses melaju ke babak 16 besar ACL-2. Hadir sebagai wakil Indonesia di pentas Asia, kini suporter klub lain jadi turut mengikuti langkah klub di level internasional.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT