GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Koalisi Masyarakat Sipil Sesalkan Pembubaran Massa Aksi di Aceh Utara Secara Represif

Polemik tindakan represif oleh TNI bagi massa aksi unjuk rasa di Aceh Utara terkait tuntutan penanganan bencana menuai sorotan hangat publik.
Sabtu, 27 Desember 2025 - 22:01 WIB
Danrem Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran saat bernegosiasi untuk membubarkan aksi massa pembawa bendera GAM, di Lhokseumawe, Aceh, Kamis (25/12).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik tindakan represif oleh TNI bagi massa aksi unjuk rasa di Aceh Utara terkait tuntutan penanganan bencana menuai sorotan hangat publik.

Koalisi Masyarakat Sipil turut mengecam tindakan represif yang dilakukan aparat terhadap para pendemo tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Koalisi melihat bahwa tindakan itu justru bertentangan dengan tugas dan fungsi TNI yang seharusnya tidak turut campur dalam penanganan unjuk rasa atau demontrasi," kata Direktur Dejure, Bhatara Ibnu Reza dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (27/12/2025).

Bhatara menuturkan tindakan represif aparat beralasan adanya pengibaran bendera putih atau pun bulan sabit oleh massa aksi.

Kendati demikian, Bhatara menilai tak semestinya tindakan represif dilakukan aparat TNI dengan alasan pengibaran bendera putih ataupun bulan sabit oleh massa aksi.

"TNI seharusnya tidak menggunakan dalih bendera bulan sabit untuk terlibat dalam penanganan unjuk rasa. Hal itu seharusnya bisa diselesaikan dengan cara dialogis oleh Pemerintah Aceh atau kepolisian. Tindakan represif TNI kepada masyarakat Aceh justru membuka trauma lama 32 tahun konflik bersenjata di Aceh," katanya.

Bhatara menuturkan pengerahan pasukan dari Korem 011/Lilawangsa untuk menghalau penyampaian pendapat di muka umum yang terjadi pada 25 Desember 2025 kemarin justru menyalahi UU TNI sekaligus melanggar UUD 1945.

Sebab, kata Bhatara, unjuk rasa atau penyampaian pendapat di muka umum adalah hak konstitusional warga negara dan dijamin oleh konstitusi. 

"Apalagi, unjuk rasa merupakan ekspresi sipil yang sah dalam ruang demokrasi. Kalau pun ada tindakan yang dianggap melanggar hukum atau terindikasi pidana, seharusnya menjadi wewenang kepolisian untuk menindaknya," katanya.

Di sisi lain, Koalisi Masyarakat Sipil menilai tidak semestinya tindakan represif dilakukan mengingat pemulihan pasca bencana di Aceh.

Ia menyebut masyarakat Aceh lebih membutuhkan pelayanan dari pemerintah yang tidak seharusnya direspons dengan tindakan represif dan militeristik.

"Sekali lagi, Koalisi mengecam keras tindakan represif yang dilakukan oleh TNI kepada masyarakat sipil di Aceh Utara, dan mendesak kepada DPR dan pemerintah agar memerintahkan Panglima TNI bertindak cepat dan tegas terhadap oknum TNI yang melanggar, agar tidak memunculkan trauma baru masyarakat Aceh," kata Bhatara.

"Kami mendesak Pemerintah seharusnya fokus pada penanganan bencana di Aceh yang masih mengalami banyak masalah dan memastikan hak-hak masyarakat Aceh yang terdampak bencana segera dipulihkan," sambungnya.

Di sisi lain, Kapuspen Mabes TNI, Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan pembubaran massa aksi di Aceh Utara oleh personelnya telah memenuhi langkah persuasif sesuai dengan aturan yang ada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menuturkan massa aksi dibubarkan ditengarai berkibarnya bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) serta temuan sepucuk senjata api jenis pistol dan senjata tajam berupa rencong.

"TNI menegaskan bahwa pelarangan pengibaran bendera bulan bintang didasarkan pada ketentuan hukum yang berlaku karena simbol tersebut diidentikkan dengan gerakan separatis yang bertentangan dengan kedaulatan NKRI," kata Freddy dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (27/12/2025).(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Subhanallah, Amalan Sunnah Ini Pahalanya Melebihi Dunia, Buya Yahya Menganjurkannya

Subhanallah, Amalan Sunnah Ini Pahalanya Melebihi Dunia, Buya Yahya Menganjurkannya

Beragam amalan sunnah bisa dilakukan umat muslim. Salah satunya yang dianjurkan Buya Yahya ini, simak penjelasannya
Meski Tanpa Ronaldo, Al Nassr Tetap Perkasa Bungkam Arkadag di ACL Two, Abdullah Al-Hamddan Cetak Gol

Meski Tanpa Ronaldo, Al Nassr Tetap Perkasa Bungkam Arkadag di ACL Two, Abdullah Al-Hamddan Cetak Gol

Tanpa kehadiran sederet pemain kunci, termasuk Cristiano Ronaldo, Al Nassr tetap bisa menkuk tim tuan rumah, Arkadag, di laga babak 16 besar ACL Two 2025/2026.
Rekap Hasil Lengkap dan Klasemen Terbaru Liga Inggris 2025-2026: Liverpool Bangkit, Manchester City Jaga Asa Kejar Arsenal

Rekap Hasil Lengkap dan Klasemen Terbaru Liga Inggris 2025-2026: Liverpool Bangkit, Manchester City Jaga Asa Kejar Arsenal

Liverpool berhasil bangkit dari kekalahan melawan Manchester City pada laga sebelumnya di Liga Inggris. Sedangkan The Citizens terus menjaga tren untuk mengejar Arsenal di puncak.
Ekonomi RI Diterpa 'Badai' Eksternal, PDIP Desak Presiden Pimpin Langsung Mitigasi dan Rapat KSSK

Ekonomi RI Diterpa 'Badai' Eksternal, PDIP Desak Presiden Pimpin Langsung Mitigasi dan Rapat KSSK

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah memperingatkan pemerintah akan adanya tekanan ekonomi eksternal yang dahsyat dalam beberapa pekan terakhir.
Ramalan Keuangan Shio 13 Februari 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi

Ramalan Keuangan Shio 13 Februari 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi

​​​​​​​Ramalan keuangan shio 13 Februari 2026 untuk kuda, kambing, monyet, ayam, anjing, dan babi lengkap dengan angka hoki serta peluang rezeki besok.
Mohan Hazian Akhirnya Terang Benderang Akui Kesalahan, Resmi Mundur dari Thanksinsomnia Buntut Pelecehan Seksual

Mohan Hazian Akhirnya Terang Benderang Akui Kesalahan, Resmi Mundur dari Thanksinsomnia Buntut Pelecehan Seksual

Melalui pernyataan resmi, Rabu (11/2/2026), Mohan Hazian mengakui kesalahan atas kasus dugaan pelecehan seksual. Ia mengundurkan diri dari brand Thanksinsomnia.

Trending

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Satgas Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi penembakan pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Mohan Hazian Akhirnya Terang Benderang Akui Kesalahan, Resmi Mundur dari Thanksinsomnia Buntut Pelecehan Seksual

Mohan Hazian Akhirnya Terang Benderang Akui Kesalahan, Resmi Mundur dari Thanksinsomnia Buntut Pelecehan Seksual

Melalui pernyataan resmi, Rabu (11/2/2026), Mohan Hazian mengakui kesalahan atas kasus dugaan pelecehan seksual. Ia mengundurkan diri dari brand Thanksinsomnia.
Penyesalan Bojan Hodak! Akui Persib Bandung Kalah Duel Lini Tengah saat Hadapi Ratchaburi

Penyesalan Bojan Hodak! Akui Persib Bandung Kalah Duel Lini Tengah saat Hadapi Ratchaburi

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak buka suara seusai kekalahan dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026.
Istri Sedang Haid, Begini Cara Memuaskan Suami yang Halal

Istri Sedang Haid, Begini Cara Memuaskan Suami yang Halal

Istri sedang haid, bagaimana cara memuaskan suami secara halal? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.
Hasto Kristiyanto: Sebagai Partai Penyeimbang, PDIP Beri Masukan Atasi Badai Ekonomi

Hasto Kristiyanto: Sebagai Partai Penyeimbang, PDIP Beri Masukan Atasi Badai Ekonomi

PDIP menggelar diskusi terbatas untuk membahas terkait tantangan ekonomi nasional yang tengah diterpa tekanan global.
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT