TNI–Unhan Pasang Mesin Penjernih Air di Sumut, Ribuan Pengungsi Kini Akses Air Minum Layak
- ANTARA
Dari sisi kapasitas, mesin penjernih air ini dinilai sangat memadai untuk kebutuhan pengungsian skala besar. Sistem tersebut mampu memproduksi:
-
Lebih dari 20.000 liter air bersih per hari
-
Sekitar 4.000–5.000 liter air layak minum per hari
Dengan kapasitas tersebut, kebutuhan air ribuan pengungsi dapat terpenuhi secara berkelanjutan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada distribusi air kemasan.
Marcus menambahkan, salah satu keunggulan utama teknologi ini terletak pada efisiensi biaya operasional serta kemampuan produksi yang tinggi. Hal ini menjadikannya solusi ideal untuk diterapkan di berbagai wilayah rawan bencana di Indonesia.
Apresiasi pun datang dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Batu Hula menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertahanan dan TNI atas bantuan mesin penjernih air yang dinilai sangat membantu warganya.
“Alat ini sudah berfungsi dan airnya bisa langsung diminum. Ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama bagi sekitar 1.700 jiwa pengungsi yang saat ini berada di desa kami,” ujarnya.
Bantuan ini menegaskan peran aktif TNI dan institusi pendidikan pertahanan dalam mendukung penanganan bencana, tidak hanya melalui pengerahan personel, tetapi juga lewat inovasi teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ke depan, sinergi serupa diharapkan terus diperluas agar penanganan bencana di Indonesia semakin cepat, tepat, dan berkelanjutan. (nsp)
Load more