News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Tinjau Hunian Danantara di Aceh Tamiang, Target 600 Rumah untuk Korban Bencana

Presiden Prabowo meninjau hunian Danantara di Aceh Tamiang. Target 600 rumah tahap awal dari total 15.000 unit untuk korban bencana banjir.
Kamis, 1 Januari 2026 - 10:24 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • Dok.setpres

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melanjutkan agenda kunjungan kerjanya ke wilayah Sumatra dengan bertolak menuju Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung pembangunan hunian sementara yang dibangun oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bagi warga terdampak bencana banjir.

Keberangkatan Presiden Prabowo dimulai dari Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Pada hari kedua lawatan kerjanya, Kepala Negara tiba di helipad PTPN IV sekitar pukul 09.10 WIB. Setibanya di lokasi, Presiden menyempatkan diri menyapa dan menyalami warga yang telah memadati area helipad sejak pagi hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai berinteraksi singkat dengan masyarakat, Presiden Prabowo menuju landasan helipad untuk bersiap melanjutkan perjalanan. Sejumlah pejabat daerah dan unsur keamanan turut melepas keberangkatan Presiden, di antaranya Dansat Brimob Polda Sumatera Utara Kombes Pol Rantau Isnur Eka, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, serta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Helikopter TNI AU jenis Caracal yang membawa Presiden Prabowo lepas landas sekitar pukul 09.20 WIB menuju Bandara Raja Sisingamangaraja XII Silangit, Tapanuli Utara. Dari Bandara Silangit, Presiden kembali melanjutkan penerbangan menuju Landasan Udara Soewondo di Medan.

Setelah mendarat di Lanud Soewondo, Presiden Prabowo kembali menggunakan helikopter untuk melanjutkan perjalanan ke Aceh Tamiang. Kepala Negara dijadwalkan mendarat di helipad Lapangan Sepak Bola Bukit Rata sebelum langsung menuju lokasi pembangunan hunian yang tengah dikerjakan Danantara.

Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hunian yang dibangun tersebut diperuntukkan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya menyampaikan bahwa pembangunan rumah hunian ini merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo. Proyek tersebut ditargetkan membangun sekitar 500 hingga 600 unit rumah tahap awal di Aceh Tamiang.

“Ada rumah hunian yang dibuat Danantara atas instruksi Bapak Presiden. Besok kita cek langsung. Seharusnya sekitar 500 sampai 600 unit,” ujar Teddy pada Rabu (31/12).

Lebih lanjut, pemerintah menargetkan pembangunan total 15.000 unit hunian bagi warga terdampak bencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Program ini dijadwalkan rampung dalam waktu tiga bulan sebagai bagian dari percepatan penanganan pascabencana banjir di wilayah Sumatra.

Dari total target tersebut, Danantara bersama sejumlah BUMN telah mulai membangun tahap awal sebanyak 15.000 unit rumah. Sebanyak 500 unit pertama ditargetkan selesai dalam waktu dekat dan mulai dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Peninjauan langsung oleh Presiden Prabowo ini diharapkan dapat memastikan kualitas pembangunan, ketepatan sasaran penerima manfaat, serta percepatan penyelesaian proyek sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turut serta pula Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.

Pemerintah menegaskan pembangunan hunian ini tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas dan kelayakan huni, agar warga terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan normal secara aman dan bermartabat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral