News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BNPB Ungkap Banyak Korban Bencana Sumatera Ingin Bangun Hunian Sementara Secara Mandiri

BNPB ungkap bahwa sebagian korban bencana di wilayah Sumatera pilih bangun Huntara secara mandiri dan tidak tempati lokasi hunian terpusat yang disiapkan pemerintah.
Kamis, 1 Januari 2026 - 16:45 WIB
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto
Sumber :
  • YouTube/Setpres

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa sebagian korban bencana di wilayah Sumatera memilih membangun hunian sementara (Huntara) secara mandiri dan tidak menempati lokasi hunian terpusat yang disiapkan pemerintah.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengatakan preferensi tersebut muncul dari kondisi sosial dan kebutuhan masing-masing warga terdampak yang menginginkan hunian dibangun di lokasi berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemudian hunian sementara juga, Bapak, kami laporkan, banyak masyarakat juga yang ingin hunian sementara mandiri, Bapak,” ujar Suharyanto dalam rapat koordinasi di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Ia menjelaskan, secara umum hunian sementara memang disiapkan di satu titik terpusat. Namun, BNPB tetap mengakomodasi permintaan warga yang enggan direlokasi ke lokasi tersebut.

Pekerja membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana banjir bandang di Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (28/12).
Pekerja membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana banjir bandang di Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (28/12).
Sumber :
  • Antara

“Jadi tidak mau masuk dalam satu titik yang ditentukan. Ini pun kami layani, Bapak. Jadi di titik-titik yang masyarakat terdampak, rumahnya rusak, rusak berat, kemudian tidak mau masuk ke titik yang terpusat, itu dibangun secara terpisah-pisah, Bapak. Ini sudah mulai dibangun,” paparnya.

Suharyanto merinci, BNPB telah membangun 450 unit hunian sementara mandiri yang tersebar di sejumlah lokasi terdampak.

“Dari BNPB tersebar ada 450 unit,” tambahnya.

Selain itu, pada hari yang sama, Danantara juga menyerahkan 600 unit hunian sementara kepada pemerintah daerah. 

Dengan tambahan tersebut, total hunian sementara yang telah terbangun hingga saat ini mencapai 1.050 unit.

“Jadi per hari ini yang terbangun adalah 1.050 unit, Bapak,” ungkap Suharyanto.

Di luar skema hunian sementara, BNPB juga mencatat adanya korban bencana yang secara tegas menolak hunian dari pemerintah dan memilih tinggal bersama keluarga atau kerabat. 

Untuk kelompok ini, pemerintah menyalurkan bantuan kompensasi tunai.

“Per kepala keluarga mendapat anggaran per bulan Rp600.000 kali tiga bulan, Bapak. Desember, Januari, Februari, sudah tersalur sebesar 11.414 orang,” bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi jumlah yang sudah disalurkan Rp 20.545.200.000,” sambung Suharyanto.

BNPB menegaskan, seluruh skema bantuan—baik pembangunan hunian sementara mandiri, hunian terpusat, maupun kompensasi tunai—dilakukan untuk memastikan pemulihan pascabencana berjalan fleksibel dan sesuai kebutuhan riil masyarakat terdampak. (agr/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026, Erick Thohir: Bukan Berarti Kita Mengalah! 

Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026, Erick Thohir: Bukan Berarti Kita Mengalah! 

‎Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-3. Pertandingan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026) malam WIB.
Kalah Telak dari Vietnam, Apakah Timnas Indonesia Masih Punya Kesempatan Berebut 1 Tiket di Semifinal Piala AFF 2026?

Kalah Telak dari Vietnam, Apakah Timnas Indonesia Masih Punya Kesempatan Berebut 1 Tiket di Semifinal Piala AFF 2026?

Timnas Indonesia kalah telak dari Vietnam dengan skor 0-3 dalam laga yang digelar Senin (3/8/2026). Apakah mereka bisa mengamankan satu tiket menuju semifinal?
Kapolri Mulai Pembangunan Musala di Bogor, Warga: Sudah 10 Tahun Kami Tidak Bisa Tarawih Berjamaah

Kapolri Mulai Pembangunan Musala di Bogor, Warga: Sudah 10 Tahun Kami Tidak Bisa Tarawih Berjamaah

Pembangunan Mushola Presisi merupakan bagian dari kegiatan sosial yang melibatkan Polri bersama Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia.
Mengenal Kimpul, Umbi-Umbian Lokal Potensial Pengganti Nasi yang Viral di TikTok

Mengenal Kimpul, Umbi-Umbian Lokal Potensial Pengganti Nasi yang Viral di TikTok

Media sosial diramaikan dengan kimpul hingga konten kreator yang dijuluki sebagai "Duta Ketahanan Pangan", karena kerap mengolah bahan tersebut. Apa itu kimpul?
Terdampak Kekeringan, Ratusan Warga di Dompu NTB Terima Bantuan Gerakan Air Bersih

Terdampak Kekeringan, Ratusan Warga di Dompu NTB Terima Bantuan Gerakan Air Bersih

Musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) berdampak terhadap warga dalam mengakses air bersih.
Perusahan Pengolahan Limbah asal Amerika Tertarik Olah Sampah di Soloraya, Kapasitas 1.000 Ton per Hari

Perusahan Pengolahan Limbah asal Amerika Tertarik Olah Sampah di Soloraya, Kapasitas 1.000 Ton per Hari

Perusahaan pengolahan limbah asal Amerika Serikat, Energy Three International (E3i), menyatakan minat berinvestasi untuk membangun fasilitas waste to fuel di kawasan aglomerasi Soloraya. 

Trending

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link video viral “Yank Wes Yank” ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang pelajar SMK muncul memberi klarifikasi dan meminta maaf tersebarnya
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Viral di medsos X, ada nelayan itu dari Desa Bido, Kec. Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara. Ia diselematkan oleh Kapal LNG Berbendera Prancis.
Pemerintah Didesak Membuka Kembali Penempatan PMI ke Negara-negara Timur Tengah

Pemerintah Didesak Membuka Kembali Penempatan PMI ke Negara-negara Timur Tengah

Para peserta menilai moratorium yang diberlakukan melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 260 Tahun 2015 telah kehilangan makna. 
Selengkapnya

Viral