News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswi UNIMA Tewas Diduga Bunuh Diri, Ungkap Pesan Terakhir soal Trauma Pelecehan Seksual

Mahasiswi UNIMA tewas diduga bunuh diri, sebelumnya ia menulis surat aduan pelecehan seksual oleh dosen. Korban alami tekanan dan trauma mendalam.
Jumat, 2 Januari 2026 - 14:17 WIB
Ilustrasi Trauma Pelecehan
Sumber :
  • Freepik/jcomp

tvOnenews.com - Kasus tragis menimpa seorang mahasiswi Universitas Negeri Manado (UNIMA) berinisial EMM, yang ditemukan tewas tergantung di kamar indekosnya di Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Peristiwa memilukan ini mengejutkan banyak pihak, terutama setelah terungkap bahwa sebelum meninggal, korban sempat menulis surat pengaduan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang dosen berinisial DM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surat yang ditulis tangan di atas kertas bergaris itu kini viral di media sosial. Dalam surat tertanggal 16 Desember 2025, EMM menuliskan secara rinci kronologi dugaan pelecehan yang ia alami.

Surat tersebut ditujukan kepada Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) UNIMA, Aldjon N. Dapa, dengan perihal “pengaduan dugaan tindak pelecehan seksual”.

Dalam suratnya, EMM mencantumkan identitas lengkap, mulai dari nama, NIM, program studi, hingga nomor telepon dan alamat email.

"Dengan ini menyatakan bahwa saya mengajukan laporan terkait dengan tindak pelecehan yang dilakukan oleh Nama Terlapor (inisial DM),” tulis EMM dalam pembuka suratnya.

Ia kemudian menguraikan kronologi peristiwa yang terjadi pada Jumat, 12 Desember 2025, sekitar pukul 13.00 WITA.

Saat itu, dosen DM menghubunginya melalui WhatsApp dengan alasan membutuhkan bantuan pijat.

Usai Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Viral Curahan Hati Mahasiswi Unima Beberkan Tabiat Oknum Dosen Lewat Surat
Usai Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Viral Curahan Hati Mahasiswi Unima Beberkan Tabiat Oknum Dosen Lewat Surat
Sumber :
  • istimewa/viva.co.id-X

“Beliau bertanya apakah saya bisa urut ke dia. Saya jawab ‘tidak tahu urut, mner’. Mner bilang mner capek sekali. Dalam pikiran saya itu bukan hak saya untuk melayani dia seperti itu,” tulis EMM dalam suratnya.

EMM juga menuturkan bahwa DM sempat melarangnya untuk menceritakan percakapan itu kepada siapa pun. Namun karena merasa tidak nyaman, EMM menunjukkan pesan tersebut kepada dua temannya yang kebetulan berada bersamanya di food court kampus.

Teman-temannya menyarankan agar ia tidak menemui sang dosen. Namun DM mengalihkan pembicaraan dengan alasan ingin membahas rekapan nilai kuliah yang sebelumnya telah EMM serahkan.

Karena merasa urusan akademik perlu diselesaikan, EMM akhirnya memutuskan untuk menemui DM di area parkiran kampus.

"Sebelum saya pergi, tepatnya jam 14.20, saya sudah share live location di grup WA teman saya,” tulis EMM. Saat tiba, DM menyuruhnya naik ke mobil.

EMM mengaku sempat curiga karena dosen tersebut hanya mengatakan dirinya sedang kelelahan tanpa tujuan jelas.

Korban pun langsung memberi tahu temannya agar terus memantau lokasi lewat aplikasi.

"Saya bilang kalau HP saya tidak aktif, kalian ikuti live location saya. Mobil berhenti di dekat pascasarjana, beliau memaksa saya duduk di depan. Saya menolak, tapi beliau tetap memaksa,” tulis EMM dalam suratnya.

Di dalam mobil itulah korban mengaku mendapat perlakuan tidak senonoh. EMM menggambarkan bahwa DM melakukan tindakan yang tidak mencerminkan seorang pendidik.

“Saya semakin benci sama mner, karena dengan perlakuannya tidak mencerminkan dia adalah dosen. Pada saat itu beliau berkata bahwa dia adalah dosen yang paling bahagia,” ungkap EMM.

Beberapa hari kemudian, tepatnya 16 Desember 2025, DM kembali mengirim pesan kepada EMM. Namun korban tidak membalasnya.

Dalam suratnya, EMM menulis bahwa sebagian bukti percakapan telah terhapus karena fitur pesan otomatis, meski ia sempat mengambil tangkapan layar sebagian chat tersebut.

“Saya takut HP saya mati karena baterainya sedikit, dan posisinya sempat jatuh,” tulisnya.

Lebih lanjut, EMM menegaskan bahwa tujuan ia menulis surat pengaduan tersebut adalah agar pihak kampus menindak tegas oknum dosen tersebut.

"Saya berharap pihak kampus tidak membiarkan orang seperti itu berada di lingkungan kampus. Dampak yang saya dapat adalah trauma dan ketakutan,” tulisnya.

Ia juga menulis perasaan malu dan takut jika bertemu DM di kampus karena khawatir akan menjadi bahan pembicaraan mahasiswa lain.

“Saya tertekan dengan masalah tersebut,” ungkapnya dalam kalimat terakhir surat itu.

Namun belum sempat mendapatkan tanggapan resmi dari kampus, EMM ditemukan tewas tergantung di indekosnya di Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, pada Selasa, 30 Desember 2025.

Kasat Reskrim Polres Tomohon, Iptu Royke Raymon Yafet Mantiri, membenarkan temuan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Berdasarkan hasil olah TKP, itu murni gantung diri," ujarnya. (adk)

Berita ini mengandung informasi terkait tindakan bunuh diri yang mungkin sensitif bagi sebagian pembaca. Konten disajikan untuk tujuan pemberitaan, bukan untuk menginspirasi atau mendorong tindakan serupa.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gunakan Batik Bertemu Volunteer FIFA ASEAN Cup 2026, Gianni Infantino Cek GBK Jelang Final Indonesia vs Thailand

Gunakan Batik Bertemu Volunteer FIFA ASEAN Cup 2026, Gianni Infantino Cek GBK Jelang Final Indonesia vs Thailand

Gianni Infantino menggunakan batik dalam kunjungannya ke Stadion GBK yang didampingi langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Update Kasus Oknum Kiai di Jember Mengaku Bertemu Allah dan Rasul, Segera Diperiksa Polisi

Update Kasus Oknum Kiai di Jember Mengaku Bertemu Allah dan Rasul, Segera Diperiksa Polisi

Pengakuan kontroversial seorang figur berinisial AA yang dikenal sebagai kiai di Kabupaten Jember memicu polemik besar di tengah masyarakat. 
Surat MA Nyasar ke Pengadilan Agama hingga Putusan Keluar, Bupati Gowa Lapor Dugaan Sabotase ke Polisi

Surat MA Nyasar ke Pengadilan Agama hingga Putusan Keluar, Bupati Gowa Lapor Dugaan Sabotase ke Polisi

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, resmi mengadukan dugaan sabotase terkait alur pengiriman dokumen Mahkamah Agung (MA) ke Polda Sulawesi Selatan. 
Mitchell Baker Lebih Pilih Bela Timnas Indonesia, Netizen Hong Kong Patah Hati Usai Striker Garuda Moncer di FIFA ASEAN Cup 2026

Mitchell Baker Lebih Pilih Bela Timnas Indonesia, Netizen Hong Kong Patah Hati Usai Striker Garuda Moncer di FIFA ASEAN Cup 2026

Mitchell Baker menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian di FIFA ASEAN Cup 2026. Penyerang Timnas Indonesia itu kini memimpin daftar top skor.
Bung Harpa Ungkap Hal yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia Jelang Hadapi Thailand

Bung Harpa Ungkap Hal yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia Jelang Hadapi Thailand

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Jelang laga tersebut, Bung Harpa mengingatkan Skuad Garuda untuk mewaspadai kebugaran
Ribuan Angkot Kena Sapu Bersih Pemkot Bogor, 516 Armada Lainnya Kini Diincar: Ada Apa?

Ribuan Angkot Kena Sapu Bersih Pemkot Bogor, 516 Armada Lainnya Kini Diincar: Ada Apa?

Langkah penataan transportasi umum dan ketertiban tata ruang di Kota Bogor terus digeber. 

Trending

Al Ghazali Akhirnya Buka Suara usai Alyssa Daguise Dihujat Gegara Wajah Baby Soso Disebar

Al Ghazali Akhirnya Buka Suara usai Alyssa Daguise Dihujat Gegara Wajah Baby Soso Disebar

Al Ghazali akhirnya buka suara setelah sang istri, Alyssa Daguise, menuai hujatan netizen akibat meminta wajah Baby Soso tidak disebarluaskan di media sosial.
Gagal Jadi Juara Tiga Divisi, Alex Pereira Kini Tantang Sergei Pavlovich

Gagal Jadi Juara Tiga Divisi, Alex Pereira Kini Tantang Sergei Pavlovich

Alex Pereira akan kembali bertarung di kelas berat dengan menghadapi Sergei Pavlovich pada UFC 335. Duel tersebut menjadi kesempatan bagi Pereira untuk meraih.
Surat MA Nyasar ke Pengadilan Agama hingga Putusan Keluar, Bupati Gowa Lapor Dugaan Sabotase ke Polisi

Surat MA Nyasar ke Pengadilan Agama hingga Putusan Keluar, Bupati Gowa Lapor Dugaan Sabotase ke Polisi

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, resmi mengadukan dugaan sabotase terkait alur pengiriman dokumen Mahkamah Agung (MA) ke Polda Sulawesi Selatan. 
Sadar Hadapi Thailand Bakal Sulit, Kevin Diks Titip Pesan Buat Penggawa Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jangan Emosian

Sadar Hadapi Thailand Bakal Sulit, Kevin Diks Titip Pesan Buat Penggawa Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jangan Emosian

Timnas Indonesia akan hadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Duel tersebut berlangsung di Stadion SUGBK, Jakarta, pada Senin (5/10) pukul 20.00 WIB.
Megawati Hangestri Ungkap Impian Tak Terduga di Korea Selatan, Ternyata Bukan soal Voli: Saya Ingin Ketemu

Megawati Hangestri Ungkap Impian Tak Terduga di Korea Selatan, Ternyata Bukan soal Voli: Saya Ingin Ketemu

Megawati Hangestri ternyata memiliki impian lain selama berkarier di Korea Selatan, di luar aktivitasnya sebagai pemain voli. Megatron mengungkap sosok yang.
John Herdman Paham Kartu Truf Anthony Hudson, Peluang Timnas Indonesia Kalahkan Thailand dan Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Makin Terbuka

John Herdman Paham Kartu Truf Anthony Hudson, Peluang Timnas Indonesia Kalahkan Thailand dan Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Makin Terbuka

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengaku sudah paham kartu truf Anthony Hudson bersama Thailand. Hal itu jadi modal penting di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Efek Nyata Ditinggal Cristiano Ronaldo, Timnas Portugal Kehilangan 2 Juta Pengikut di Media Sosial

Efek Nyata Ditinggal Cristiano Ronaldo, Timnas Portugal Kehilangan 2 Juta Pengikut di Media Sosial

Kepergian Cristiano Ronaldo dari timnas Portugal mulai berdampak pada popularitas akun resmi tim. Jumlah pengikut media sosial timnas Portugal dilaporkan anjlok
Selengkapnya

Viral