GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Kasus Mahasiswi UNIMA, Korban Minta Teman Pantau Lokasi Sebelum Diduga Dilecehkan Dosen

Mahasiswi UNIMA tewas diduga bunuh diri setelah laporkan pelecehan oleh dosen. Korban sempat minta teman pantau lokasi lewat live location.
Jumat, 2 Januari 2026 - 16:25 WIB
Mahasiswi Unima diduga jadi korban pelecehan seksual, ditemukan tewas bunuh diri
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kasus tragis menimpa seorang mahasiswi Universitas Negeri Manado (UNIMA) berinisial EMM, yang ditemukan tewas tergantung di kamar indekosnya di Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Kematian EMM mengejutkan publik setelah terungkap bahwa sebelum meninggal, ia sempat menulis surat pengaduan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang dosen berinisial DM dan mengirimkannya kepada dekan fakultasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surat yang kini viral di media sosial itu ditulis tangan oleh korban di Tomohon pada 16 Desember 2025.

Dalam lembaran kertas bergaris tersebut, EMM menuliskan laporan resmi kepada Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) UNIMA, Aldjon N. Dapa, dengan keterangan “perihal pengaduan dugaan tindak pelecehan seksual”.

Dalam suratnya, EMM menulis identitas lengkap, mulai dari nama, NIM, fakultas, program studi, hingga alamat email dan nomor telepon.

"Dengan ini menyatakan bahwa saya mengajukan laporan terkait dengan tindak pelecehan yang dilakukan oleh nama terlapor (inisial DM),” tulis EMM di awal suratnya.

EMM menceritakan kronologi peristiwa yang terjadi pada Jumat, 12 Desember 2025 sekitar pukul 13.00 WITA.

Saat itu, dosen DM mengirim pesan WhatsApp menanyakan apakah korban bisa memberikan pijatan.

"Beliau bertanya kalau saya bisa urut ke dia. Saya jawab ‘tidak tahu urut, mner’. Mner bilang mner capek sekali. Dalam pikiran saya itu bukan hak saya untuk melayani dia seperti itu,” tulis korban.

EMM sempat diminta untuk tidak memberitahukan isi percakapan itu kepada siapa pun.

Namun karena merasa janggal, korban memperlihatkan isi chat tersebut kepada dua teman yang sedang bersamanya di food court kampus. Kedua temannya langsung menyarankan agar EMM tidak menuruti ajakan sang dosen.

Namun, DM kemudian mengalihkan percakapan ke urusan akademik dengan alasan ada perubahan nilai yang perlu dibahas.

Karena mengira hal itu berkaitan dengan kelulusannya, EMM akhirnya memutuskan menemui DM di parkiran kampus.

"Sebelum saya pergi, tepatnya jam 14.20, saya sudah live location di grup WA saya dan teman saya,” tulis EMM dalam suratnya.

Langkah itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi. EMM meminta teman-temannya memantau lokasi keberadaannya jika sesuatu yang buruk terjadi.

“Saya bilang ke teman saya, jika HP saya tidak aktif live location, kalian ikut saya naik Indrive,” tulis korban.

Setibanya di lokasi, DM menyuruh EMM naik ke mobilnya. Ketika korban menanyakan maksud pertemuan itu, DM hanya menjawab bahwa dirinya sedang kelelahan.

Namun tak lama kemudian, DM memaksa EMM berpindah duduk ke kursi depan.

“Saya menolak perintah tersebut. Di situ saya mulai ragu dengan mner, saya takut diapa-apain sama beliau,” tulis EMM.

Setelah berpindah ke kursi depan, EMM mengaku diperlakukan tidak senonoh oleh sang dosen.

“Saya semakin benci sama mner karena dengan perlakuannya tidak mencerminkan dia adalah seorang dosen,” tulisnya.

Korban bahkan mengutip perkataan pelaku yang menyebut dirinya “dosen paling bahagia”.

Pada 16 Desember 2025, korban menerima pesan baru dari DM, namun tidak membalasnya. EMM menyebut sebagian bukti chat telah hilang karena pesan dikirim dengan batas waktu otomatis.

Dalam surat itu pula, EMM menuliskan alasannya membuat laporan resmi kepada dekan fakultas. Ia berharap pihak kampus segera menindak pelaku dan memberikan sanksi tegas.

"Saya berharap orang seperti itu tidak dibiarkan berada di lingkungan kampus. Dampak yang saya dapat adalah trauma dan ketakutan,” tulisnya.

EMM mengaku sangat tertekan dan takut bertemu pelaku di lingkungan kampus.

Ia juga merasa malu jika mahasiswa lain melihatnya berinteraksi dengan dosen tersebut karena khawatir akan menjadi bahan pembicaraan.

Namun belum sempat mendapat tanggapan atas suratnya, EMM ditemukan meninggal dunia pada Selasa, 30 Desember 2025, di kamar indekosnya di Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah.

Kasat Reskrim Polres Tomohon, Iptu Royke Raymon Yafet Mantiri, membenarkan penemuan jasad korban.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan visum luar, korban diduga meninggal dunia karena bunuh diri. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.

Kasus ini memicu keprihatinan luas di kalangan masyarakat dan dunia akademik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak pihak menuntut agar pihak kampus melakukan penyelidikan internal secara transparan dan memberikan perlindungan kepada korban pelecehan seksual di lingkungan pendidikan. (adk)

Berita ini mengandung informasi terkait tindakan bunuh diri yang mungkin sensitif bagi sebagian pembaca. Konten disajikan untuk tujuan pemberitaan, bukan untuk menginspirasi atau mendorong tindakan serupa.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perbedaan Awal Ramadan Pemerintah dan Muhammadiyah, Menag Nasaruddin: Kita Sudah Berpengalaman Berbeda

Perbedaan Awal Ramadan Pemerintah dan Muhammadiyah, Menag Nasaruddin: Kita Sudah Berpengalaman Berbeda

Penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah kembali memunculkan perbedaan di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, sementara Muhammadiyah lebih dulu menetapkan puasa dimulai Rabu, 18 Februari 2026.
Kondisi Bencana Tak Berpengaruh pada Tradisi Pasar Daging Meugang

Kondisi Bencana Tak Berpengaruh pada Tradisi Pasar Daging Meugang

Kalangan pedagang daging untuk tradisi meugang menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah menyebutkan bencana hidrometeorologi yang melanda sebagian wilayah Pro
Viral WNI Jadi Tentara Israel, DPR: Langgar Prinsip Hukum dan Loyalitas ke NKRI

Viral WNI Jadi Tentara Israel, DPR: Langgar Prinsip Hukum dan Loyalitas ke NKRI

Dugaan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang bergabung menjadi tentara Israel atau Israel Defense Forces (IDF), menurut DPR, tidak bisa dianggap sepele.
Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka Kasus Perambahan Kawasan Hutan

Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka Kasus Perambahan Kawasan Hutan

Jajaran Satreskrim Polres Bengkalis menetapkan satu orang tersangka dalam perkara tindak pidana menduduki kawasan hutan tanpa izin yang merupakan pengembangan
Jadwal Duel Tinju Mike Tyson vs Floyd Mayweather Jr Bocor, Ini Tanggal dan Lokasinya

Jadwal Duel Tinju Mike Tyson vs Floyd Mayweather Jr Bocor, Ini Tanggal dan Lokasinya

Duel tinju dunia antara dua legenda yakni Mike Tyson vs Floyd Mayweather Jr nampaknya akan segera terwujud karena jadwal dan lokasinya bocor ke publik.
Apakah Boleh Shalat Tarawih Tidak pakai Mukena?

Apakah Boleh Shalat Tarawih Tidak pakai Mukena?

Mengingat masuk bulan ramadhan 2026, bakal ada shalat tarawih. Bagaimana hukum mengenakan pakai mukena?

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT