News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tetangga Sebelah Beri Kesaksian Kronologi Tragedi Satu Keluarga Tewas di Warakas Jakut: Saya Pikir Ada Berantem

Tetangga sebelah kamar kos menceritakan kronologi detik-detik tiga jenazah satu keluarga ditemukan tewas di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut).
Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:55 WIB
Kamar kos di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), menjadi lokasi ketiga jenazah satu keluarga ditemukan tewas
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Tragedi kematian satu keluarga ditemukan tewas di sebuah kamar kos di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), menghebohkan publik.

Tiga jenazah dari satu keluarga tersebut ditemukan oleh anak korban di sebuah kamar kontrakannya pada Jumat (2/1/2026) pagi hari WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tetangga sebelah kamar kos, Wulan membeberkan kronologi detik-detik penemuan ketiga korban. Sementara satu keluarga yang tewas tersebut terdiri dari sang ibu, S (50), dan dua anaknya, AA (27) dan AA (13).

"Kebetulan saya kan tahun baru itu nginap di rumah adik saya di Karawaci. Tanggal 2 itu saya baru pulang, sekitar jam setengah delapan lewat saya sampai di rumah," ujar Wulan saat diwawancarai Tim tvOne di Warakas, Jakut, Sabtu (3/1/2026).

Tetangga Sebelah Kaget Dengar Teriakan Histeris dari Anak Korban

Tetangga sebelah korban menceritakan kronologi satu keluarga tewas di Warakas, Jakarta Utara (Jakut)
Tetangga sebelah korban menceritakan kronologi satu keluarga tewas di Warakas, Jakarta Utara (Jakut)
Sumber :
  • tvOneNews

Lebih lanjut, Wulan menjelaskan dirinya kaget ketika hendak memasuki kamar kosnya. Ia mendengar teriakan begitu kencang dari salah satu anak S.

Ia mengetahui anak dari korban itu baru pulang bekerja. Ia berpikir mulanya ada keributan karena faktor kelelahan.

"Anak kedua dari korban-korban ini kan datang pulang bekerja. Jadi, pas udah masuk sekitar lima menit lah, masnya ini teriak-teriak minta tolong. Saya pikir ada berantem," jelasnya.

Ia mengatakan anak dari korban terus meminta tolong kepadanya. Pada saat itu, ia terkejut mendengar pengakuan dari anak korban, bahwa ketiga jenazah korban mengalami keracunan.

"Karena saya sebagai tetangga kan enggak tega. 'Ibu masuk dulu', katanya gitu. Saya masuk, saya lihat udah berbusa sambil udah kaku kondisinya," terangnya.

Posisi Ketiga Jenazah Korban

Satu Keluarga Tewas di Warakas Jakut
Satu Keluarga Tewas di Warakas Jakut
Sumber :
  • x.com/@wongdalang

Ia menyampaikan bahwa, kala itu S (50) selaku ibu korban berada di kamarnya, AA (27) juga berada di kamarnya. Sementara sang adik, AA (13) berada di ruang tamu.

"Jadi, begitu saya lihat anak yang nomor tiga keluar dari belakang, saya tanya, 'ini kenapa ibu?', 'enggak tahu', cuma begitu aja jawabnya," tuturnya.

Wulan seketika langsung panik dan merasa khawatir terhadap kondisi tersebut. Ia cepat menghubungi RT setempat untuk menangani satu keluarga yang tewas diduga keracunan.

Anak dari Satu Keluarga Tewas di Warakas Jakut Syok

Salah satu korban selamat mendapatkan pertolongan pertama. Tiga keluarganya tak bernyawa dalam tragedi satu keluarga tewas di Warakas Jakut,
Salah satu korban selamat mendapatkan pertolongan pertama. Tiga keluarganya tak bernyawa dalam tragedi satu keluarga tewas di Warakas Jakut,
Sumber :
  • Istimewa

Wulan tidak melihat adanya tanda-tanda kritis dari anak ketiga korban. Ia hanya melihat anak korban mengalami syok berat.

"Iya betul, waktu bertemu pertama kali dengan saya, dia posisi berdiri memang, enggak kondisi (kritis). Cuma setelah itu, mas itu duduk aja diam tanpa ada kata apa-apa, mungkin syok," imbuhnya.

Ia sempat bertanya kepada anak korban terkait penyebab ketiga jasad korban berbusa di bagian mulutnya. Alih-alih mendapat keterangan, anak korban yang selamat hanya diam saja.

"Jadi ditanya pun sudah enggak bisa. Yang ketiga itu diam aja, diam sambil duduk udah enggak bisa berkata apa-apa sampai warga datang itu cuma diam aja," ucapnya.

Ia mengatakan setelah warga datang, tak berselang lama, tim medis langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, ketiga jenazah korban langsung dibawa ke RS Polri. Ia menyampaikan hal itu sebagai kebutuhan proses autopsi.

"Satu orang yang selamat dirawat di RSUD Koja," kata Budi dalam keterangan resminya, Jumat (2/1/2025).

Kanit Resmob Polres Metro Jakut, Iptu Seno Adji menyampaikan, polisi menemukan kejanggalan terhadap kasus kematian ini. Kondisi tubuh tiga orang sekeluarga sudah dalam keadaan melepuh.

"Secara kasatmata, ada (kondisi tubuh melepuh). Di sekitar tubuh saja," ujar Seno kepada wartawan di TKP.

Hasil Autopsi Selesai

Situasi usai satu keluarga tewas di Warakas, Jakarta Utara, Jumat (2/12/2026)
Situasi usai satu keluarga tewas di Warakas, Jakarta Utara, Jumat (2/12/2026)
Sumber :
  • Istimewa

Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen dr Prima Heru mengabarkan, proses hasil autopsi ketiga jenazah korban menggunakan standar dan prosedur kedokteran forensik. Tujuannya adalah mengungkap penyebab kematian para korban.

Ia mengatakan, proses hasil autopsi telah rampung. Namun polisi tetap belum bisa menyimpulkan motif kematian para korban lantaran masih menunggu hasil uji toksikologi sebagai proses pemeriksaan lanjutan.

"Jenazah sudah selesai diautopsi dan telah kami serahkan kepada pihak keluarga. Untuk memastikan indikasi penyebab kematian, khususnya terkait dugaan racun, kami masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi," kata dr Prima.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sahroni Ceritakan Kronologi Diperas Pegawai Gadungan KPK Rp300 Juta

Sahroni Ceritakan Kronologi Diperas Pegawai Gadungan KPK Rp300 Juta

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni ceritakan kronologi soal kasus dugaan pemerasan terhadap dirinya oleh oknum yang mengaku sebagai utusan pimpinan KPK
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Ditanya Indonesia Bakal Chaos, Teddy Langsung Bantah:Tidak Ada Itu

Ditanya Indonesia Bakal Chaos, Teddy Langsung Bantah:Tidak Ada Itu

Belakangan ini mencuat isu Indonesia bakal chaos dalam waktu dekat. Kemudian, hal itu dibantah oleh Seskab Teddy Indra Wijaya. Bahkan ia menegaskan negara
Mendagri dan Menteri PKP Gaspol Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro, Tegaskan Negara Hadir di Perbatasan

Mendagri dan Menteri PKP Gaspol Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro, Tegaskan Negara Hadir di Perbatasan

Mendagri Tito dan Menteri PKP mempercepat Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 1.000 unit melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan

Trending

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 12 April 2026 membawa kabar baik bagi enam zodiak ini. Peluang rezeki, pemasukan, dan keberuntungan finansial meningkat.
Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Indra Wijaya bocorkan saat ini tengah muncul fenomena meningkatnya atau inflasi pengamat di publik. Teddy menilai data yang disampaikan sejumlah
Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat kondisi rakyat Indonesia, Presiden Prabowo langsung lontarkan peringatan keras ke seluruh pejabat dan birokrat di jajaran kabinetnya terkait esensi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral