News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Wacana Perubahan Hari Nyepi, Perhimpunan Pemuda Hindu: Perubahan harus Lewat Majelis Tertinggi Umat

DPN Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia secara tegas menyayangkan munculnya wacana perubahan tegak Hari Nyepi yang dinilai berpotensi menimbulkan kegaduhan
Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:40 WIB
Sejumlah Umat Hindu merayakan Hari Nyepi di Pura Agung Wira Satya Bhuana, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (22/3/2023)
Sumber :
  • tim tvone/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia secara tegas menyayangkan munculnya wacana perubahan tegak Hari Nyepi yang dinilai berpotensi menimbulkan kegaduhan dan kebingungan di tengah umat Hindu Indonesia.

Sekretaris Jenderal DPN Peradah Indonesia, Ricky Satriawan, menegaskan bahwa Nyepi merupakan hari raya sakral yang tidak bisa diubah berdasarkan tafsir sepihak atau dorongan kelompok tertentu tanpa melalui mekanisme keumatan yang sah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami Peradah Indonesia menyayangkan keinginan perubahan Hari Nyepi bisa sampai menimbulkan kegaduhan seperti ini. Perubahan Hari Nyepi tidak bisa dilakukan secara grasa-grusu dan hanya berdasar tafsir sekelompok orang atau dasar tertentu saja,” kata Ricky, kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).

Jelang Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Bali di Lampung Gelar Tawur Agung Kesanga
Jelang Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Bali di Lampung Gelar Tawur Agung Kesanga
Sumber :
  • Tim Tvone/Pujiansyah

Ricky menekankan bahwa kewenangan penetapan Hari Raya Nyepi berada pada Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) sebagai lembaga resmi keumatan Hindu di Indonesia. 

Keputusan hal-hal yang menyangkut keagamaan menurutnya harus melalui diskusi panjang, kajian mendalam, dan konsensus umat secara nasional.

Mulai dari kajian para pakar di Sabha Walaka, kemudian dilakukan seminar maupun diseminasi untuk memperoleh masukan pakar dan akademisi, dan bila sudah diyakini kebenarannya kemudian dibawa ke Sabha Pandita sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di PHDI untuk dijadikan Bhisama/putusan.

“Hari Raya Nyepi bukan hanya milik umat Hindu yang ada di Bali saja, tetapi dilaksanakan oleh umat Hindu di seluruh Indonesia. Jangan sampai wacana ini menimbulkan polemik berkepanjangan dan memecah umat,” ujarnya.

Ia menilai, usulan perubahan sah saja dalam ruang akademik dan diskursus keagamaan, namun tidak boleh berujung pada keputusan sepihak di luar majelis tertinggi umat Hindu.

Peringatan terhadap Fragmentasi Umat

Peradah Indonesia mengingatkan bahwa membongkar kembali tegak Nyepi tanpa urgensi nyata justru berpotensi menciptakan kekacauan teologis dan fragmentasi umat Hindu di Indonesia. Apalagi hanya dilakukan sepihak.

“Kalaupun sekedar usulan perubahan, itu tidak masalah. Tapi tetap dengan prosedurnya berada di majelis tertinggi umat Hindu. Bukan keputusan sepihak,” pungkas Ricky.

Sebagai informasi, Pasamuhan Agung Sabha Kretha Hindu Dharma Nusantara (SKHDN) Pusat 2025 yang digelar di Kantor Gubernur Bali pada 30 Desember 2025 juga membahas tegak Nyepi. 

Dalam forum tersebut disebutkan bahwa sebelum 1981, Nyepi dilaksanakan bertepatan dengan Tilem Kasanga sebagaimana tercantum dalam beberapa lontar, seperti Lontar Sundarigama, Kuttara Kanda hingga Batur Kalawasan. 

Kajian Akademik: Wacana Perubahan Dinilai Tidak Mendesak

Sejalan dengan sikap organisasi, Ketua Departemen Kebudayaan dan Keagamaan DPN Peradah Indonesia, Putu Eka Sura Adnyana memaparkan kajian historis dan filologis terkait tegak Nyepi.

Menurutnya, secara tradisional dan historis, pola pelaksanaan Nyepi di Bali telah mapan jauh sebelum 1960, yakni, Tawur Kesanga pada Tilem Sasih Kesanga dan Brata Penyepian (Nyepi) pada Penanggal Apisan Sasih Kadasa

Pola ini kata Putu Eka, hidup dalam praktik wariga Nusantara dan tradisi suci di Pura Besakih. 

Ia menilai keputusan Pesamuan Agung II PHDI tahun 1960 yang sempat menetapkan Nyepi di Tilem Kesanga terlalu bertumpu pada satu tafsir lontar Sundarigama dan lemah secara metodologis.

“Kajian filologis justru menunjukkan adanya variasi manuskrip. Klaim tunggal bahwa Sundarigama menetapkan Nyepi di Tilem telah gugur secara ilmiah dan direvisi kembali pada Seminar Kesatuan Tafsir tahun 1983,” tegas Putu Eka.

Revisi tersebut mengembalikan Nyepi ke pola tradisi lama dengan rujukan lintas sastra seperti Aji Swamandala, Sri Jaya Kusunu Purana Besakih, hingga Negara Kertagama.

Oleh karena itu, ia menilai wacana perubahan tegak Nyepi saat ini terkesan tergesa-gesa, tidak berbasis kajian komprehensif lintas sastra, wariga, dan jyotisa, serta tidak menjawab persoalan riil umat.

Enam Sikap Tegas Peradah Indonesia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

DPN Peradah Indonesia kemudian merumuskan sikap resmi organisasi, di antaranya:

  1. Menolak perubahan mendasar Tegak Nyepi tanpa kajian komprehensif dan konsensus umat.
  2. Menilai tidak ada urgensi keumatan untuk mengubah Tegak Nyepi, karena selama ini berjalan tertib dan diterima umat.
  3. Mendukung pelaksanaan Nyepi sesuai tradisi mapan, yakni Tawur Kesanga di Tilem Sasih Kesanga dan Nyepi di Penanggal Apisan Sasih Kadasa.
  4. Mendorong PHDI memberikan penjelasan dan penegasan resmi agar umat memperoleh kepastian dan ketenangan.
  5. Meminta Pemerintah Daerah Bali menghormati kewenangan lembaga keagamaan Hindu, serta tidak mendorong narasi yang berpotensi memicu kegaduhan.
  6. Menyerukan agar energi keumatan difokuskan pada isu mendesak, seperti krisis ekologis Bali, pendidikan Hindu, kemiskinan struktural, kesehatan mental, dan penguatan karakter generasi muda. (muu)
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BGN Turun Tangan Sikapi Polemik SPPG Dekat Kandang Babi di Sragen, Mediasi Akan Dilakukan

BGN Turun Tangan Sikapi Polemik SPPG Dekat Kandang Babi di Sragen, Mediasi Akan Dilakukan

Pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya turun tangan menyikapi polemik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah yang bersebelahan dengan kandang babi.
Kurang Enak Badan, Pemeriksaan Richard Lee di Polda Metro Jaya Dihentikan Sementara

Kurang Enak Badan, Pemeriksaan Richard Lee di Polda Metro Jaya Dihentikan Sementara

Pemeriksaan dr Richard Lee sebagai tersangka di Polda Metro Jaya dihentikan sementara karena kurang enak badan.
Viral! Anggota DPRD Ogan Ilir Fraksi Gerindra Resmi Ditahan, Diduga Terlibat Mafia Tanah Rugikan Negara Rp10,5 Miliar

Viral! Anggota DPRD Ogan Ilir Fraksi Gerindra Resmi Ditahan, Diduga Terlibat Mafia Tanah Rugikan Negara Rp10,5 Miliar

Penahanan Yansori berlangsung dramatis dan menjadi perhatian publik. Ia diamankan secara paksa sesaat setelah mengikuti Sidang Paripurna Istimewa DPRD Ogan Ilir dalam rangka HUT ke-22 Kabupaten Ogan Ilir di Gedung Paripurna DPRD, Kompleks Perkantoran Terpadu Tanjung Senai, Indralaya.
Jadwal Tinju Dunia: Duel Oleksandr Usyk vs Deontay Wilder di Perebutan Gelar Juara Kelas Berat Digelar Pertengahan Tahun

Jadwal Tinju Dunia: Duel Oleksandr Usyk vs Deontay Wilder di Perebutan Gelar Juara Kelas Berat Digelar Pertengahan Tahun

Jadwal rencana tinju dunia antara Oleksandr Usyk vs Deontay Wilder kembali terungkap, duel perebutan gelar juara kelas berat itu akan berlangsung pada pertengahan tahun 2026.
Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta Bernilai Lebih dari Tiga Poin, Marc Klok Makin Termotivasi

Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta Bernilai Lebih dari Tiga Poin, Marc Klok Makin Termotivasi

Kapten kesebelasan Persib, Marc Klok menekankan pentingnya kemenangan ketika menjamu Persija. Bukan soal mempengaruhi posisi di klasemen, tapi laga ini mempertaruhkan harga diri.
Kronologi dan Motif Wanita Cantik Nekat Nyamar Jadi Pramugari Batik Air, Ternyata Cuma untuk...

Kronologi dan Motif Wanita Cantik Nekat Nyamar Jadi Pramugari Batik Air, Ternyata Cuma untuk...

Dalam rekaman yang beredar, Khairun Nisya tampak percaya diri mengenakan seragam pramugari Batik Air berwarna merah dengan kebaya putih ketat. 

Trending

Bermodal Baju Kebaya dan Rambut Sasak, Pramugari Gadungan Nekat Naik Pesawat Viral di Media Sosial

Bermodal Baju Kebaya dan Rambut Sasak, Pramugari Gadungan Nekat Naik Pesawat Viral di Media Sosial

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang pramugari gadungan diamankan petugas keamanan.
3 Aksi Pelanggaran 'Horor' di Sepak Bola Indonesia dalam Satu Pekan, Berbuah Sanksi Larangan Seumur Hidup

3 Aksi Pelanggaran 'Horor' di Sepak Bola Indonesia dalam Satu Pekan, Berbuah Sanksi Larangan Seumur Hidup

Inilah rangkaian pelanggaran horor dalam sepak bola Indonesia yang bahkan terjadi dalam waktu satu pekan saja. Hukuman larangan main seumur hidup dijatuhkan.
Darren Fletcher Umumkan Nasibnya di Manchester United usai Nama Ole Gunnar Solskjaer Mencuat dalam Bursa Pelatih Baru

Darren Fletcher Umumkan Nasibnya di Manchester United usai Nama Ole Gunnar Solskjaer Mencuat dalam Bursa Pelatih Baru

Darren Fletcher mengumumkan nasibnya di Manchester United usai laga kontra Burnley. Pencarian pelatih baru tengah berlangsung dan Ole Gunnar Solskjaer masuk dalam bursa.
Media Belanda Ingatkan Timnas Indonesia soal Masa Kelam John Herdman, Pernah Alami Kekerasan hingga Nyaris Kehilangan Nyawa

Media Belanda Ingatkan Timnas Indonesia soal Masa Kelam John Herdman, Pernah Alami Kekerasan hingga Nyaris Kehilangan Nyawa

Media Belanda menyoroti masa lalu kelam John Herdman, pelatih baru Timnas Indonesia yang pernah mengalami kekerasan brutal hingga nyaris kehilangan nyawa.
Ada Demo Buruh Hari Ini 8 Januari 2026 di Jakarta Pusat, 1.659 Personel Kawal Aksi Unjuk Rasa

Ada Demo Buruh Hari Ini 8 Januari 2026 di Jakarta Pusat, 1.659 Personel Kawal Aksi Unjuk Rasa

Ada demo buruh yang digelar hari ini 8 Januari 2026 di Jakarta Pusat. Ribuan personel gabungan dikerahkan.
Komdigi dan KPI Digeruduk Massa Aksi Buntut Pandji Pragiwaksono Singgung Ormas Keagamaan Kelola Tambang Lewat Tayangan Mens Rea

Komdigi dan KPI Digeruduk Massa Aksi Buntut Pandji Pragiwaksono Singgung Ormas Keagamaan Kelola Tambang Lewat Tayangan Mens Rea

Kantor Kemeneterian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menjadai sasaran aksi unjuk rasa oleh massa dari Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) pada Rabu (7/1/2026).
Pramugari Gadungan yang Viral di Media Sosial Akhirnya Minta Maaf ke Batik Air dan Lion Group, Nisya Berjanji Tak akan Beraksi Lagi

Pramugari Gadungan yang Viral di Media Sosial Akhirnya Minta Maaf ke Batik Air dan Lion Group, Nisya Berjanji Tak akan Beraksi Lagi

Pramugari gadungan yang viral di media sosial akhirnya minta maaf. Secara khusus dia menyampaikan permintaan maafnya kepada Batik Air dan Lion Group.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT