Surabaya, tvOnenews.com - Sebuah rumah di kawasan padat penduduk Dupak Timur, Kota Surabaya, Jawa Timur, roboh dan menimpa empat orang penghuninya.
Peristiwa yang terjadi di Gang 2 Nomor 49 itu mengakibatkan satu orang mengalami luka-luka, sementara tiga lainnya berhasil diselamatkan.
Kepala keluarga, Nanang Tunggal Winardi, mengalami luka pada bagian tangan dan kaki setelah terjatuh ke lantai satu bersama reruntuhan bangunan. Sementara istrinya, Safitri Widowati, bersama dua anaknya selamat, namun sempat terjebak di lantai dua rumah tersebut.
Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke tim Pemadam dan Penyelamatan Kota Surabaya. Seluruh penghuni berhasil dievakuasi, sementara Nanang hingga kini masih menjalani perawatan di ruang IGD Rumah Sakit PHC Surabaya.
BPBD Kota Surabaya bersama Satpol PP telah melakukan pendataan dan pengamanan lokasi. Penyebab ambruknya rumah masih dalam penyelidikan.
Sementara itu, peristiwa lain terjadi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Seorang pria berinisial TI (45), terduga pelaku pencabulan terhadap anak tirinya yang masih duduk di kelas 7 SMP, diamankan polisi setelah sempat dikeroyok warga yang marah atas perbuatannya.
Aksi pengeroyokan terekam dalam video amatir yang beredar luas. Pelaku diduga melakukan perbuatan bejat dengan mengiming-imingi korban uang.
Korban sempat menolak dan melawan, namun pelaku terus memaksa. Ibu korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkannya ke pihak kepolisian.
Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Jombang segera mengamankan pelaku guna menghindari amukan warga.
Saat ini, pelaku telah ditahan dan terancam dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.