News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenkes Tegaskan Situasi Influenza di Indonesia Masih Terkendali, Tidak Lebih Parah dari Flu Musiman

Kemenkes RI menegaskan situasi influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia masih terkendali dan tidak lebih parah dari flu musiman.
Minggu, 4 Januari 2026 - 10:05 WIB
ilustrasi influenza
Sumber :
  • pexels.com/Andrea Piacquadio

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menegaskan bahwa situasi influenza di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih berada dalam kondisi terkendali. Pemerintah memastikan tidak ada peningkatan tingkat keparahan, termasuk dari influenza A(H3N2) subclade K yang saat ini menjadi perhatian global.

Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan nasional dan global, subclade K tidak menunjukkan karakteristik yang lebih berbahaya dibandingkan clade atau subclade influenza lainnya. Tingkat keparahan penyakit, pola penyebaran, hingga manifestasi klinisnya masih sejalan dengan influenza musiman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penilaian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan data epidemiologi yang tersedia menunjukkan bahwa influenza A(H3N2) subclade K tidak menyebabkan peningkatan keparahan. Gejalanya masih serupa dengan flu pada umumnya,” ujar dr. Prima, dikutip dari laman resmi Kemenkes.

Secara global, peningkatan kasus influenza A(H3) mulai terpantau di Amerika Serikat sejak minggu ke-40 tahun 2025, bertepatan dengan masuknya musim dingin. Subclade K sendiri pertama kali diidentifikasi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada Agustus 2025. Hingga kini, varian tersebut telah dilaporkan beredar di lebih dari 80 negara.

Di kawasan Asia, subclade K terdeteksi sejak Juli 2025 di sejumlah negara, antara lain Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Singapura, dan Thailand. Meski influenza A(H3) menjadi varian dominan di kawasan tersebut, tren kasus justru menunjukkan penurunan dalam dua bulan terakhir. Kondisi ini menjadi salah satu indikator bahwa penyebaran virus masih dapat dikendalikan melalui sistem kesehatan yang ada.

Situasi serupa juga terjadi di Indonesia. Hasil surveilans nasional menunjukkan bahwa influenza A(H3) menjadi varian yang paling banyak ditemukan. Namun, tren kasus influenza nasional tercatat menurun dalam dua bulan terakhir. Temuan ini memperkuat kesimpulan bahwa tidak terjadi lonjakan signifikan kasus influenza di Tanah Air.

Berdasarkan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang diselesaikan pada 25 Desember 2025, subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025. Deteksi dilakukan melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI yang tersebar di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di sejumlah daerah.

“Hingga akhir Desember 2025, tercatat 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi. Kasus terbanyak ditemukan di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat,” jelas dr. Prima.

Ia menambahkan, mayoritas kasus terjadi pada perempuan dan kelompok usia anak. Meski demikian, sebagian besar pasien mengalami gejala ringan hingga sedang dan dapat pulih dengan perawatan standar influenza tanpa komplikasi berat.

Secara keseluruhan, dari 843 spesimen positif influenza yang diperiksa sepanjang periode surveilans, sebanyak 348 sampel telah menjalani pemeriksaan WGS. Hasilnya menunjukkan bahwa seluruh varian yang terdeteksi merupakan varian yang telah dikenal dan saat ini beredar secara global dalam sistem surveilans WHO.

Kemenkes RI memastikan akan terus memperkuat sistem surveilans, pelaporan, serta kesiapsiagaan di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi perubahan dinamika virus influenza, termasuk potensi mutasi atau peningkatan kasus di masa mendatang.

Selain upaya pemerintah, Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada tanpa perlu panik. Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dinilai menjadi langkah utama dalam mencegah penularan influenza. Masyarakat juga dianjurkan menjaga daya tahan tubuh melalui pola makan bergizi, istirahat cukup, dan aktivitas fisik teratur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Vaksinasi influenza tahunan juga direkomendasikan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, anak-anak, serta penderita penyakit penyerta. Kemenkes menegaskan bahwa vaksin influenza tetap efektif dalam mencegah sakit berat, rawat inap, hingga kematian akibat komplikasi influenza.

Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap berada di rumah saat mengalami gejala flu, menggunakan masker, menerapkan etika batuk dan bersin, serta segera mengakses fasilitas pelayanan kesehatan apabila gejala memburuk atau tidak membaik setelah lebih dari tiga hari. Dengan langkah pencegahan yang konsisten, pemerintah optimistis situasi influenza di Indonesia akan tetap terkendali. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Towel Prediksi Laga Timnas Indonesia vs Vietnam Bikin Heboh, Sebut Garuda Hadapi Ujian Sesungguhnya di Piala AFF 2026

Bung Towel Prediksi Laga Timnas Indonesia vs Vietnam Bikin Heboh, Sebut Garuda Hadapi Ujian Sesungguhnya di Piala AFF 2026

Tidak hanya karena kedua tim sama-sama mengincar tiket semifinal, tetapi juga lantaran laga ini mempertemukan dua kekuatan terbaik Asia Tenggara saat ini.
Andoni Iraola Punya Banyak Bahan Renungan Usai Liverpool Digebuk Leeds United, Kelemahan The Reds Terbongkar

Andoni Iraola Punya Banyak Bahan Renungan Usai Liverpool Digebuk Leeds United, Kelemahan The Reds Terbongkar

Kekalahan Liverpool 2-4 dari Leeds United dalam laga penutup tur pramusimnya di Chicago, Amerika Serikat (AS), menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih Andoni Iraola.
Jangan Anggap Sepele Lantai Licin! WHO Ungkap Lansia Jadi Kelompok Paling Rentan Alami Cedera Akibat Jatuh

Jangan Anggap Sepele Lantai Licin! WHO Ungkap Lansia Jadi Kelompok Paling Rentan Alami Cedera Akibat Jatuh

Lantai licin menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan rumah tangga. WHO menyebut jatuh dapat menyebabkan cedera serius hingga kematian lansia
Pemanfaatan Data Kependudukan Tembus 18,94 Miliar Akses

Pemanfaatan Data Kependudukan Tembus 18,94 Miliar Akses

Sepanjang 2025, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mencatat 2.283 lembaga pengguna aktif layanan data kependudukan, melampaui target 1.300 lembaga.
Buntut Pelanggaran Hingga Insiden Keracunan di SMKN 6 Semarang, Kepala BGN Copot Ratusan Kepala SPPG

Buntut Pelanggaran Hingga Insiden Keracunan di SMKN 6 Semarang, Kepala BGN Copot Ratusan Kepala SPPG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono mencopot ratusan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam rangka jaga kualitas pelaksanaan Program MBG 
Prabowo Dukung PPHN Jadi Arah Lintas Pemerintahan, Soroti Maraknya Korupsi Kepala Daerah

Prabowo Dukung PPHN Jadi Arah Lintas Pemerintahan, Soroti Maraknya Korupsi Kepala Daerah

Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan bahwa Presiden berpandangan PPHN harus menjadi acuan jangka panjang bagi pemerintahan dalam menjalankan pembangunan nasional.

Trending

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link video viral “Yank Wes Yank” ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang pelajar SMK muncul memberi klarifikasi dan meminta maaf tersebarnya
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Terungkap! 3 Fakta KMP Mutiara Sentosa 2, Kapal Eks Jepang Berusia 34 Tahun yang Ludes Terbakar di Madura

Terungkap! 3 Fakta KMP Mutiara Sentosa 2, Kapal Eks Jepang Berusia 34 Tahun yang Ludes Terbakar di Madura

KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Madura ternyata merupakan kapal eks Jepang berusia 34 tahun. Berikut riwayat, spesifikasi, dan rekam
Selengkapnya

Viral