GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Minta Ada Badan Khusus Tangani Dampak Bencana Sumatra, Contohkan BRR Aceh-Nias

DPR menilai skala dan ragam kerusakan akibat bencana di 52 kabupaten/kota di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat tidak cukup ditangani dengan mekanisme biasa.
Minggu, 4 Januari 2026 - 20:26 WIB
Sampah kayu gelondongan menumpuk menutupi pemukiman warga pasca banjir di Sumatera Utara pada Selasa (25/11/2025).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah diminta tidak setengah-setengah menangani dampak bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatra.

Menurut Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman, belajar dari pengalaman Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh–Nias, maka pembentukan badan khusus dinilai mendesak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuannya agar penanganan bencana dilakukan lebih terpadu, terukur, dan berjangka panjang.

Alex mengatakan, skala dan ragam kerusakan akibat banjir bandang dan longsor di 52 kabupaten/kota di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat tidak cukup ditangani dengan mekanisme biasa.

“Kita punya pengalaman dalam menangani dampak tsunami Aceh-Nias tahun 2004. Kita juga punya pengalaman menangani gempa, likuifaksi, banjir atau longsor. Namun, banjir dan longsor disertai massifnya kerusakan lingkungan, kita tak pernah mengalaminya. Karenanya, kehadiran badan khusus ini sangat diperlukan,” tegas Alex, dikutip Minggu (4/1/2026).

Pernyataan itu disampaikan Alex untuk merespons persetujuan Presiden Prabowo atas pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Kuala, yang diusulkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Satgas tersebut difokuskan pada pengerukan sungai-sungai yang mengalami pendangkalan akibat lumpur serta pengolahan air berlumpur menjadi air bersih.

Namun, menurut Alex, mandat Satgas tersebut terlalu sempit jika hanya berkutat pada pengerukan sungai.

“Kami menilai, Satgas ini layak ditingkatkan statusnya jadi badan khusus. Jadi, tugasnya tak sekadar mengeruk sungai, tapi menangani dampak bencana secara lebih komprehensif serta menghilangkan kendala teknis terkait kewenangan,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Alex juga mengingatkan, potensi bencana masih belum berakhir.

“Bencana ini juga berpotensi berlangsung dalam waktu lebih panjang seiring prakiraan BMKG yang merilis, curah hujan tinggi akan masih terjadi hingga Maret 2025 ini,” katanya.

Menurut Alex, badan khusus akan mempermudah pengelolaan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi yang selama ini tersebar di banyak kementerian dan lembaga.

“Untuk anggaran badan khusus, tinggal mengkoordinasikannya dengan kementerian atau lembaga. Artinya, kita tidak perlu mengubah UU APBN, karena dia akan meletakkan anggaran pada satu badan khusus,” tegasnya.

Selain efisiensi anggaran, keberadaan badan khusus juga dinilai penting untuk memberi kepastian kepada pemerintah daerah dan para penyintas bencana.

“Badan khusus ini juga memberikan kepastian pada pemerintah daerah terutama penyintas bencana, bahwa negara memang hadir secara langsung dan terencana dalam mengatasi dampak banjir ini,” ujarnya.

Alex mencontohkan keberhasilan BRR Aceh–Nias yang diakui dunia internasional.

“BRR Aceh-Nias diakui dunia karena kepemimpinan efektif, manajemen transparan tanpa korupsi (zero corruption),” katanya, sembari menyinggung adanya kasus korupsi dana bencana di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Samosir, Sumatra Utara.

“Model BRR Aceh-Nias juga telah mencatatkan prestasi tersendiri yakni mampu melakukan percepatan pembangunan infrastruktur serta SDM, bahkan mengakhiri konflik Aceh dengan GAM,” tambah Alex.

Adapun data dampak bencana menunjukkan kerusakan luas pada fasilitas publik. Tercatat 3.188 fasilitas pendidikan, 803 rumah ibadah, 215 fasilitas kesehatan, 81 ruas jalan, dan 34 jembatan terdampak banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut.

Aceh menjadi wilayah dengan kerusakan terbesar, meliputi 1.312 fasilitas pendidikan, 631 rumah ibadah, 141 fasilitas kesehatan, 17 jembatan, dan 38 ruas jalan.

Di Sumatra Barat tercatat 659 fasilitas pendidikan, 150 rumah ibadah, 7 fasilitas kesehatan, 13 jembatan, dan 31 ruas jalan rusak.

Sementara di Sumatra Utara terdapat 659 fasilitas pendidikan, 22 rumah ibadah, 67 fasilitas kesehatan, 4 jembatan, dan 12 ruas jalan terdampak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga Jumat (2/1/2026), jumlah korban tewas akibat bencana mencapai 1.157 jiwa. Rinciannya, Aceh 530 jiwa, Sumatra Utara 365 jiwa, dan Sumatra Barat 262 jiwa. Adapun korban hilang tercatat 165 orang, dengan jumlah terbanyak di Sumatra Barat sebanyak 72 orang.

Jumlah pengungsi mencapai 380.287 jiwa, mayoritas berada di Aceh dengan 356.658 orang. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Liverpool: Sosok Ideal Pengganti Mohamed Salah, The Reds Bisa Rekrut Monster Gol Ini dengan Harga Miring Januari Nanti

Bursa Transfer Liverpool: Sosok Ideal Pengganti Mohamed Salah, The Reds Bisa Rekrut Monster Gol Ini dengan Harga Miring Januari Nanti

Liverpool masih memiliki celah di lini serang meski sudah mengeluarkan lebih dari 650 juta euro. The Reds belum menemukan pengganti Mohamed Salah di sisi kanan.
AC Milan Mandul di Babak Pertama, Gerry Cardinale Minta Ruben Amorim Segera Cari Solusi

AC Milan Mandul di Babak Pertama, Gerry Cardinale Minta Ruben Amorim Segera Cari Solusi

AC Milan menghadapi ujian penting sebelum jeda internasional. Rossoneri dituntut memperbaiki performa saat menjamu Lecce akhir pekan ini.
Rombak Besar-Besaran, John Herdman Coret 14 Bintang Piala AFF dari Skuad Timnas Indonesia

Rombak Besar-Besaran, John Herdman Coret 14 Bintang Piala AFF dari Skuad Timnas Indonesia

Perubahan besar mewarnai komposisi Timnas Indonesia yang diproyeksikan tampil pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Dari 23 nama yang resmi diumumkan John Herdman ...
Gelandang Serang AC Milan Bikin Ruben Amorim Pusing, 6 Pemain Berebut 2 Posisi

Gelandang Serang AC Milan Bikin Ruben Amorim Pusing, 6 Pemain Berebut 2 Posisi

Ruben Amorim masih mencari formula terbaik untuk lini serang AC Milan. Enam pemain telah dicoba mengisi posisi gelandang serang dengan lima kombinasi berbeda.
Hasil Sprint Race MotoGP Austria 2026: Start Posisi Terdepan, Jorge Martin Menang Dramatis di Sirkuit Red Bull Ring

Hasil Sprint Race MotoGP Austria 2026: Start Posisi Terdepan, Jorge Martin Menang Dramatis di Sirkuit Red Bull Ring

Hasil Sprint Race MotoGP Austria 2026 dimana Jorge Martin berhasil meraih kemenangan dramatis di Red Bull Ring pada hari Sabtu 19 Spetember malam hari tadi WIB.
AC Milan Bisa Datangkan Cristiano Ronaldo? Gerry Cardinale Pimpin Konsorsium untuk Beli Saham Al-Nassr dan Buka Peluang CR7 ke San Siro

AC Milan Bisa Datangkan Cristiano Ronaldo? Gerry Cardinale Pimpin Konsorsium untuk Beli Saham Al-Nassr dan Buka Peluang CR7 ke San Siro

Cristiano Ronaldo dikaitkan dengan AC Milan setelah kabar investasi RedBird di Al-Nassr. Namun, sejauh ini belum ada konfirmasi soal transfer sang megabintang.

Trending

Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Hyundai Hillstate bersiap menghadapi V-League 2026-2027 dengan sejumlah perubahan besar, termasuk kehadiran Megawati Hangestri. Namun, pelatih Kang Sung-hyung.
Vanja Bukilic Datangi Megawati Hangestri di Markas Hyundai Hillstate, Rivalitas Makin Memanas?

Vanja Bukilic Datangi Megawati Hangestri di Markas Hyundai Hillstate, Rivalitas Makin Memanas?

Vanja Bukilic datangi Megawati Hangestri di Markas Hyundai Hillstate, rivalitas makin memanas?
Ternyata Bukan Megawati Hangestri? Target Awal Pemain Kuota Asia Incaran Hyundai Hillstate Akhirnya Terungkap

Ternyata Bukan Megawati Hangestri? Target Awal Pemain Kuota Asia Incaran Hyundai Hillstate Akhirnya Terungkap

Hyundai Hillstate ternyata memiliki rencana berbeda untuk pemain kuota Asia sebelum akhirnya merekrut Megawati Hangestri pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Di Tengah Kabar Penangkapan Jule Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Na Daehoon Pilih Quality Time Bersama Anak-anak

Di Tengah Kabar Penangkapan Jule Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Na Daehoon Pilih Quality Time Bersama Anak-anak

Di tengah beredarnya kabar penangkapan Jule atas kasus penyalahgunaan narkoba, mantan suami Jule, Na Daehoon justru menikmati kebersamaan dengan kedua putranya
Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Tanpa Keluar Keringat, Megawati Hangestri Pecahkan Rekor di Skuad Hyundai Hillstate V-League 2026-2027

Tanpa Keluar Keringat, Megawati Hangestri Pecahkan Rekor di Skuad Hyundai Hillstate V-League 2026-2027

Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencuri perhatian publik bola voli Korea Selatan. Bintang voli asal Indonesia ini resmi mencatatkan diri sebagai pemain ... -
Ungkap Perlakuan Megawati Hangestri di Luar Lapangan, Jordan Wilson: Dia Sering...

Ungkap Perlakuan Megawati Hangestri di Luar Lapangan, Jordan Wilson: Dia Sering...

Pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi memegang peran penting di balik proses adaptasi pemain asing asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, bersama ..
Selengkapnya

Viral