Akhir Tragis Pencarian Warga Tomohon Sulut: Hilang 4 Hari, Dievakuasi Tim SAR dari Dalam Sumur
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Operasi pencarian terhadap Yeslefran Mamanua (60), warga Lingkungan III, Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara, Sulawesi Utara, berakhir duka.
Setelah dinyatakan hilang selama empat hari, korban akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan di dalam sebuah sumur dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Komandan Tim Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng, mengonfirmasi bahwa penemuan jasad korban terjadi pada Minggu (4/1) siang.
"Korban ditemukan pada Minggu (4/1), pukul 14.20 Wita oleh tim SAR gabungan," ungkapnya di Tomohon, Minggu (4/1).
Proses evakuasi jasad dari dasar sumur membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam. Tepat pada pukul 15.50 Wita, jasad Yeslefran berhasil diangkat dan segera dilarikan ke RS Anugrah Tomohon untuk prosedur medis lebih lanjut sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga yang berduka.
Dengan ditemukannya korban, pihak Basarnas memutuskan untuk mengakhiri pencarian tersebut.
"Setelah korban ditemukan, operasi SAR secara resmi dihentikan dan diusulkan untuk ditutup," tutur Nuriadin.
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, peristiwa ini bermula ketika Yeslefran berpamitan meninggalkan rumah sekitar pukul 22.00 Wita empat hari lalu.
Ia membawa senapan dan berencana menuju Perkebunan Kayawu (Kebun Irang) dengan tujuan berburu tikus.
Saat terakhir kali terlihat, Yeslefran mengenakan atribut lengkap berupa sepatu lars berwarna kuning, topi cokelat, serta membawa tas ransel abu-abu.
Selain faktor kecelakaan di lokasi berburu, pihak keluarga juga membeberkan bahwa korban sempat mengeluhkan adanya gangguan kesehatan di bagian dada pada November 2025 lalu. (ant/dpi)
Load more