News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jakarta Masuk Enam Besar Kota dengan Udara Terburuk Dunia, Warga Diimbau Pakai Masker dan Batasi Aktivitas

Kualitas udara Jakarta masuk enam besar terburuk dunia dengan AQI 174. Warga diimbau pakai masker, kurangi aktivitas luar, dan waspada dampak kesehatan.
Senin, 5 Januari 2026 - 07:50 WIB
Ilustrasi udara jakarta
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com — Kualitas udara di Jakarta kembali memburuk. Pada Senin pagi (5/1/2026), Ibu Kota tercatat masuk peringkat ke-enam kota dengan kualitas udara terburuk di dunia, berdasarkan pemantauan situs kualitas udara global IQAir. Kondisi ini membuat masyarakat diimbau untuk mengenakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Data IQAir pada pukul 05.45 WIB menunjukkan Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI) Jakarta berada di angka 174, yang masuk dalam kategori tidak sehat. Polutan utama berasal dari partikel halus PM2.5 dengan konsentrasi 79,5 mikrogram per meter kubik, jauh di atas ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kategori “tidak sehat” berarti kualitas udara berpotensi menimbulkan dampak buruk, terutama bagi kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit pernapasan dan jantung. Paparan polusi udara dalam kondisi ini juga dapat memengaruhi hewan, merusak tumbuhan, serta menurunkan kualitas lingkungan dan estetika perkotaan.

Rekomendasi Kesehatan untuk Warga

Seiring memburuknya kualitas udara, IQAir memberikan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat Jakarta, antara lain:

  • Menghindari aktivitas luar ruangan dalam waktu lama

  • Menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah

  • Menutup jendela untuk mencegah masuknya udara kotor

  • Mengurangi olahraga di luar ruangan

  • Memantau kondisi kualitas udara secara berkala

Langkah-langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan dampak kesehatan akibat paparan polusi udara, khususnya pada jam-jam pagi dan malam ketika konsentrasi polutan cenderung tinggi.

Daftar Kategori Kualitas Udara Berdasarkan PM2.5

Untuk memahami tingkat pencemaran udara, berikut kategori kualitas udara berdasarkan konsentrasi PM2.5:

  • Baik (0–50)
    Tidak berdampak pada kesehatan manusia, hewan, maupun lingkungan.

  • Sedang (51–100)
    Tidak berpengaruh signifikan pada kesehatan manusia dan hewan, namun dapat memengaruhi tumbuhan sensitif dan estetika lingkungan.

  • Tidak Sehat (101–199)
    Berisiko bagi kelompok sensitif dan dapat merugikan kesehatan dalam jangka pendek.

  • Sangat Tidak Sehat (200–299)
    Dapat menyebabkan dampak kesehatan serius pada sejumlah kelompok populasi.

  • Berbahaya (300–500)
    Berpotensi menimbulkan risiko kesehatan berat bagi seluruh populasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Posisi Jakarta di Peringkat Global

Pada hari yang sama, kota dengan kualitas udara terburuk di dunia ditempati oleh:

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Juicy Luicy Viral Kena Geruduk Warganet usai Batalkan Manggung di Batam Gegara Over Bagasi, Akun Uan Sampai Hilang

Juicy Luicy Viral Kena Geruduk Warganet usai Batalkan Manggung di Batam Gegara Over Bagasi, Akun Uan Sampai Hilang

Nama Juicy Luicy tengah viral dan ramai diperbincangkan di media sosial, setelah grup musik asal Bandung tersebut dikabarkan batal tampil di festival di Batam.
Perpres 79/2026 Ubah Tata Kelola Tambang Timah, PT Timah Buka Suara soal Poin Krusial

Perpres 79/2026 Ubah Tata Kelola Tambang Timah, PT Timah Buka Suara soal Poin Krusial

PT Timah menyambut baik Perpres 79/2026 yang menjadi landasan baru tata kelola pertambangan timah di Bangka Belitung, mencakup biaya produksi, asal-usul material, dan sinergi lintas sektor.
Purbaya Ungkap Dana Rekening Gratis Rp50 Ribu untuk Warga 17 Tahun Berasal dari APBN

Purbaya Ungkap Dana Rekening Gratis Rp50 Ribu untuk Warga 17 Tahun Berasal dari APBN

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan saldo awal Rp50 ribu untuk rekening warga usia 17 tahun berasal dari APBN dan diambil dari cadangan belanja.
ISPA di Pandeglang Tembus 2.107 Kasus, Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan

ISPA di Pandeglang Tembus 2.107 Kasus, Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan

Dinkes Pandeglang mencatat 2.107 kasus ISPA setelah abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebar. Anak-anak menjadi kelompok paling banyak terdampak.
Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung menegaskan proses pemeriksaan saksi dilakukan berdasarkan ketentuan hukum acara yang berlaku dan merupakan bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh alat bukti, memperjelas konstruksi perkara, serta melakukan penelusuran aset.
Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Kontingen Indonesia untuk Asian games 2026 Aichi-Nagoya secara resmi dilepas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral