News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali Pagi Ini, Abu Vulkanik Mengarah ke Timur Laut

Gunung Semeru erupsi tiga kali pagi ini dengan kolom abu hingga 600 meter. PVMBG tetapkan status siaga dan keluarkan larangan aktivitas warga.
Selasa, 6 Januari 2026 - 10:55 WIB
Gunung Semeru erupsi dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak pada Sabtu (3/1).
Sumber :
  • Antara

Lumajang, tvOnenews.com— Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat mengalami tiga kali erupsi dalam waktu kurang dari satu jam pada Selasa pagi, dengan kolom abu vulkanik terpantau mengarah ke timur laut.

Berdasarkan laporan resmi Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi pertama terjadi pada pukul 08.07 WIB. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 400 meter di atas puncak, atau mencapai ketinggian 4.076 meter di atas permukaan laut (mdpl).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang, mengarah ke timur laut,” ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Belum genap 15 menit berselang, Gunung Semeru kembali erupsi pada pukul 08.21 WIB. Kali ini, tinggi kolom letusan teramati lebih tinggi, mencapai sekitar 600 meter di atas puncak atau setara 4.276 mdpl. Arah sebaran abu vulkanik masih sama, yakni ke timur laut, dengan intensitas sedang.

Selanjutnya, erupsi ketiga tercatat pada pukul 08.24 WIB. Namun, dalam peristiwa ini, tinggi kolom abu tidak teramati secara visual karena tertutup awan atau kondisi pengamatan yang terbatas.

Aktivitas erupsi yang beruntun tersebut menegaskan bahwa Gunung Semeru masih berada dalam fase aktif. Saat ini, status gunung api tersebut berada pada Level III atau Siaga, sebagaimana ditetapkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Dengan status tersebut, PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting yang harus dipatuhi masyarakat demi keselamatan. Salah satu poin utama adalah larangan beraktivitas di kawasan rawan bencana di sekitar gunung.

“Masyarakat tidak diperbolehkan melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan, dengan jarak sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi,” jelas Liswanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, masyarakat juga diminta menjauhi area sempadan sungai di luar zona tersebut. Aktivitas dilarang dilakukan dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena wilayah ini berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga sejauh 17 kilometer dari puncak.

PVMBG juga menegaskan larangan beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Zona ini dinilai sangat rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.
Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

YouTuber Herri Pras langsung mengunggah dan singgung tentang orang yang disebut kuat sukses meredam amarahnya. Itu setelah video digeruduk OTK viral di medsos.
Listyo Sidak KDKMP Cakung Timur, KSP Apresiasi Kemhan Support Gerai Obat

Listyo Sidak KDKMP Cakung Timur, KSP Apresiasi Kemhan Support Gerai Obat

KSP mengecek ketersediaan gerai obat, tabung gas 3 Kg bersubsidi, kebutuhan pokok, serta barang-barang bersubsidi dengan harga yang lebih terjangkau di KDKMP.
Barcelona Belum Menyerah Kejar Alessandro Bastoni, Inter Milan Pasang Harga Rp1,3 Triliun

Barcelona Belum Menyerah Kejar Alessandro Bastoni, Inter Milan Pasang Harga Rp1,3 Triliun

Barcelona belum menyerah dalam perburuan bek Inter Milan, Alessandro Bastoni. Klub asal Catalunya itu masih menjaga komunikasi dengan perwakilan sang pemain.
ART yang Cabuli 2 Anak Majikan di Jaktim Jadi Tersangka, Wanita Itu Langsung Ditahan

ART yang Cabuli 2 Anak Majikan di Jaktim Jadi Tersangka, Wanita Itu Langsung Ditahan

Atas perbuatannya, tersangka seorang ART dikenakan pasal eksploitasi seksual terhadap anak, dan Undang-Undang TPKS, serta KUHP dan juga Perlindungan Anak..

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral