GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

1.060 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Aksi Unjuk Rasa Buruh di Jakarta Pusat

Sebanyak 1.060 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa buruh di Jakarta Pusat dengan pendekatan humanis dan profesional.
Selasa, 6 Januari 2026 - 13:55 WIB
1.060 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Aksi Unjuk Rasa Buruh di Jakarta Pusat
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com — Aparat kepolisian menurunkan 1.060 personel gabungan untuk mengamankan dan memberikan pelayanan dalam aksi unjuk rasa buruh yang digelar di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026). Ribuan personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek setempat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa kehadiran aparat keamanan dalam aksi tersebut bukan untuk membatasi, melainkan menjamin hak konstitusional masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum secara aman dan damai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Pengamanan ini bertujuan memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif,” ujar Reynold kepada wartawan di Jakarta.

Aksi unjuk rasa kali ini digelar oleh Forum Urun Rembung Nasional Serikat Pekerja/Serikat Buruh. Sejumlah elemen buruh turut ambil bagian, di antaranya KSPSI, KPBI, MJH, KSBSI, KSPN, SARBUMUSI, ASPEK Indonesia, GSBI, FSBPI, ASPIRASI, OPSI, dan GOBSI. Massa aksi memusatkan kegiatan di kawasan Silang Tenggara Monas, Gambir, Jakarta Pusat.

Reynold menjelaskan, pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis dan profesional. Seluruh personel yang diterjunkan di lapangan tidak dibekali senjata api. Aparat diminta mengedepankan sikap persuasif serta menghindari tindakan represif selama mengawal jalannya aksi.

“Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional,” tegasnya.

Menurut Reynold, langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan ketertiban umum. Ia menegaskan bahwa kepolisian berkewajiban memberikan rasa aman, baik kepada peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat juga mengimbau para orator dan peserta aksi untuk tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku. Ia meminta agar penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib, tanpa provokasi, serta tidak mengganggu kepentingan umum.

“Kami mengimbau agar tidak menutup jalan umum, tidak memprovokasi massa lain, serta tidak melakukan tindakan anarkis seperti membakar ban bekas atau merusak fasilitas umum,” ujarnya.

Selain itu, Reynold menekankan agar peserta aksi tidak melakukan perlawanan terhadap petugas keamanan. Ia mengajak seluruh elemen yang terlibat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif demi kepentingan bersama.

Tidak hanya kepada peserta aksi, imbauan juga disampaikan kepada masyarakat yang berada di sekitar kawasan Monas dan Gambir. Kapolres meminta warga tidak mudah terpancing oleh isu atau provokasi yang dapat memperkeruh suasana.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing provokasi. Mari kita jaga Jakarta tetap aman dan kondusif,” katanya.

Dari sisi pengaturan lalu lintas, kepolisian menerapkan rekayasa secara situasional. Penyesuaian dilakukan berdasarkan eskalasi jumlah massa dan dinamika di lapangan. Sejumlah personel lalu lintas disiagakan untuk mengurai potensi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi aksi.

Bagi para pengguna jalan, kepolisian menyarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan, terutama di kawasan Silang Tenggara Monas, Gambir, dan sekitarnya.

“Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Kami mohon kerja sama masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif selama aksi berlangsung,” ujar Reynold.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamanan aksi unjuk rasa buruh ini menjadi bagian dari upaya Polri menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di ibu kota, sekaligus memastikan kebebasan berpendapat tetap terlindungi. Dengan keterlibatan lebih dari seribu personel gabungan, kepolisian berharap aksi dapat berjalan damai tanpa mengganggu aktivitas publik lainnya.

Hingga siang hari, situasi di sekitar lokasi aksi terpantau relatif kondusif. Aparat keamanan tetap bersiaga untuk mengantisipasi perkembangan di lapangan serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs Jepang di Piala Asia U-17 2026 Malam Ini: Pertaruhan Kurniawan Dwi Yulianto

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs Jepang di Piala Asia U-17 2026 Malam Ini: Pertaruhan Kurniawan Dwi Yulianto

Timnas Indonesia U-17 akan bermain menghadapi Jepang pada laga terakhir Grup B Piala Asia U-17 2026. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto perlu mengembalikan anak-anak asuhnya ke jalur kemenangan.
Jadwal Thailand Open 2026, Selasa 12 Mei: Leo/Daniel Langsung Beraksi, Jalan Terjal Debut Bagas/Putra

Jadwal Thailand Open 2026, Selasa 12 Mei: Leo/Daniel Langsung Beraksi, Jalan Terjal Debut Bagas/Putra

Jadwal Thailand Open 2026, di mana nasib ganda putra Indonesia langsung ditentukan hari ini termasuk Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang kembali berpasangan dan Bagas Maulana/Muh Putra Erwiansyah langsung hadapi jalan terjal.
Fakta Terbaru Buronan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Syekh Al-Misry, Rupanya Punya 2 Kewarganegaraan dan Simpan Paspor Mesir

Fakta Terbaru Buronan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Syekh Al-Misry, Rupanya Punya 2 Kewarganegaraan dan Simpan Paspor Mesir

Polri mengungkap fakta baru terkait buronan kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis, Syekh Al-Misry. Tersangka yang kini berada di Mesir itu dipastikan memiliki lebih dari satu kewarganegaraan.
Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan dugaan jaringan pedofilia yang disebut melibatkan warga negara asing asal Jepang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Dalam pemilihan hewan kurban, umat muslim memiliki opsi berkurban seekor kambing secara individu atau patungan satu ekor sapi diperuntukkan bagi tujuh orang.
Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menengarai bahwa kasus kekerasan seksual yang terjadi di pondok pesantren merupakan fenomena gunung es. 

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral