GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diusir dan Rumahnya Dirobohkan, Nenek Kushayatun Warga Kota Tegal Lapor Polisi Cari Keadilan

Ada peristiwa mirip seperti kasus Nenek Eliana di Surabaya, Jawa Timur, yang diusir dan rumahnya yang dirobohkan tanpa adanya putusan pengadilan. Peristiwa kali ini menimpa Nenek Kushayatun (65) warga Tegal.
Kamis, 8 Januari 2026 - 09:45 WIB
Diusir dan Rumahnya Dirobohkan, Nenek Kushayatun Warga Kota Tegal Lapor Polisi Cari Keadilan
Sumber :
  • Tri Handoko-tvOne

Tegal, tvOnenews.com - Ada peristiwa mirip seperti kasus Nenek Eliana di Surabaya, Jawa Timur, yang diusir dan rumahnya yang dirobohkan tanpa adanya putusan pengadilan.

Peristiwa kali ini menimpa Nenek Kushayatun (65) warga Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah. Dia mencari keadilan hingga berangkat ke Mapolres Tegal Kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedatangannya ini untuk mempertanyakan proses hukum terhadap sejumlah orang yang telah dilaporkan ke pihak kepolisian sejak bulan Oktober 2025 lalu.

Semenjak rumahnya dibongkar pada bulan Oktober tahun lalu, Nenek Kushayatun bersama tiga saudaranya, yakni Farihatun (57), Saiman (59) dan Syafi'i (73) diusir paksa dari rumahnya yang telah ditempati secara turun-temurun dari keluarganya sejak tahun 1887 silam.

Kushayatun datang ke Mapolres Tegal Kota didampingi kuasa hukumnya, Hamidah Abdurrachman yang merupakan Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Universitas Pancasakti (UPS) Tegal serta Agus Slamet dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DPC Federasi Advokat Republik Indonesia (FERARI) Tegal.

Nenek Kushayatun mengatakan rumahnya yang memiliki luas 180 meter persegi dibongkar pada 1 Oktober 2025 oleh pihak yang datang dan mengaku memiliki sertifikat tanah.

Pembongkaran dilakukan tanpa adanya putusan pengadilan.

"Dua hari sebelum dilakukan pembongkaran saya dan saudara saya disomasi untuk meninggalkan rumah oleh orang yang mengklaim memiliki sertifikat. Bahkan, mereka sempat menawarkan uang sebesar Rp50 juta namun kami tolak," kata Kushayatun dikutip Kamis (8/1/2026).

Sementara itu, Hamidah kuasa hukumnya mengatakan ada sejumlah keganjilan dalam kasus ini yang mengarah pada dugaan praktik mafia tanah.

Apalagi, ungkap Hamidah, tiba-tiba muncul sertifikat atas nama pihak lain hingga proses pembongkaran paksa rumah tanpa putusan pengadilan.

"Rumah tersebut sudah menjadi rumah keluarga ditempati turun temurun sejak tahun 1887. Mereka juga rutin membayar PBB setiap tahunnya. Tetapi kenapa tiba-tiba muncul sertifikat. Pertanyaanya kenapa BPN sampai mengeluarkan sertifikat? Ini yang harus ditelusuri," ujar Hamidah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Hamidah yang juga mantan Komisioner Kepolisian Nasional (Kompolnas) 2012-2016, apabila tiba-tiba muncul sertifikat bisa saja adanya dugaan keterlibatan mafia tanah.

"Ya ini diduga ada mafia tanah. Kalau saya melihat munculnya tiba-tiba sertifikat itu tanpa proses alih hak atas tanah tersebut," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Omongan Tajam Maarten Paes sampai Disorot Media Belanda: Kata-kata Pedas dari Kiper Ajax

Omongan Tajam Maarten Paes sampai Disorot Media Belanda: Kata-kata Pedas dari Kiper Ajax

Maarten Paes mengeluarkan kata-kata pedas untuk Ajax. Omongan pedas Maarten Paes ini sampai disorot oleh media Belanda. Apa kata sang kiper Timnas Indonesia?
Serbu! Buka Puasa di Kenangan Brands dengan QRIS BRImo Dapat Cashback 40%

Serbu! Buka Puasa di Kenangan Brands dengan QRIS BRImo Dapat Cashback 40%

Kini, promo spesial tersebut didukung oleh BRI yang menghadirkan pembayaran digital melalui QRIS BRImo dengan cashback 40% di merchant Kenangan Brands.
Dulu Andalan Shin Tae-yong dan Pernah Jebol Gawang Bahrain, Striker Rp2 Miliar Eks Liga Belanda Ini Tak Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Series

Dulu Andalan Shin Tae-yong dan Pernah Jebol Gawang Bahrain, Striker Rp2 Miliar Eks Liga Belanda Ini Tak Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Series

Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, membuat kejutan jelang gelaran FIFA Series 2026. Ia tidak memanggil striker Rp2 miliar yang menjadi andalan STY.
Bareskrim Periksa Pandji Pragiwaksono di Kasus Candaan Suku Toraja Hari Ini Meski Sudah Jalani Sanksi Adat

Bareskrim Periksa Pandji Pragiwaksono di Kasus Candaan Suku Toraja Hari Ini Meski Sudah Jalani Sanksi Adat

Pemeriksaan ini terkait laporan dugaan penghinaan terhadap suku Toraja. Penyidik memastikan agenda pemeriksaan tersebut masih berjalan sesuai jadwal.
Deretan Fakta Anak Kelas 6 SD Dibunuh Kakak Tirinya di Cipatat: Pelaku-Korban Terpaut Usia 16 Tahun hingga Motifnya Merasa Diperlakukan Berbeda

Deretan Fakta Anak Kelas 6 SD Dibunuh Kakak Tirinya di Cipatat: Pelaku-Korban Terpaut Usia 16 Tahun hingga Motifnya Merasa Diperlakukan Berbeda

Inilah deretan fakta kasus nahas yang menimpa anak kelas 6 SD di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, pada Rabu (4/3/2026). 
Kimi Antonelli Optimistis Mercedes Bisa Dominasi Formula 1 2026 Usai Impresif di F1 GP Australia

Kimi Antonelli Optimistis Mercedes Bisa Dominasi Formula 1 2026 Usai Impresif di F1 GP Australia

Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli optimistis timnya bisa mendominasi balapan Formula 1 2026, usai The Silver Arrow tampil gemilang di seri pembuka F1 GP Australia 2026.

Trending

7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

Pelatih John Herdman telah merilis 41 nama dalam skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Namun, ada tujuh pemain yang hilang dari daftar.
Rekap Hasil Final All England 2026: Ada Empat Juara Baru, Indonesia Cetak Sejarah Buruk

Rekap Hasil Final All England 2026: Ada Empat Juara Baru, Indonesia Cetak Sejarah Buruk

Rekap hasil final All England 2026, di mana ada empat juara baru yang lahir di Birmingham sementara tim bulu tangkis Indonesia mencatat sejarah buruk.
Terpopuler Trend: Alasan Vidi Aldiano Belum Memiliki Anak, hingga Penyebab dr Richard Lee Ditahan Polisi

Terpopuler Trend: Alasan Vidi Aldiano Belum Memiliki Anak, hingga Penyebab dr Richard Lee Ditahan Polisi

pernyataan Vidi Aldiano soal alasannya belum punya anak bersama Sheila Dara. Alasan dr Richard Lee di tahan oleh pihak kepolisian usai ditetapkan tersangka.
Baggott Comeback! Ini Daftar Lengkap 41 Pemain Timnas Indonesia Pilihan John Herdman

Baggott Comeback! Ini Daftar Lengkap 41 Pemain Timnas Indonesia Pilihan John Herdman

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi merilis daftar 41 pemain masuk skuad sementara Timnas Indonesia dalam menghadapi FIFA Series 2026.
Unggahan Instagram Story Dian Sastrowardoyo di Rumah Duka Vidi Aldiano Mendadak Viral, Bikin Netizen Salah Fokus 

Unggahan Instagram Story Dian Sastrowardoyo di Rumah Duka Vidi Aldiano Mendadak Viral, Bikin Netizen Salah Fokus 

Vidi Aldiano meninggal dunia, Ketika berada di rumah duka, Dian Sastrowardoyo sempat menampilkan suasana rumah Vidi Aldiano yang dipenuhi oleh para pelayat.
‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

Garuda Calling untuk FIFA Series 2026 bisa menjadi peluang berharga bagi Tim Geypens bisa debut bersama Timnas Indonesia. Apalagi, ini menjadi kesempatan baginya setelah sempat menolak panggilan tim nasional U-22. 
Polda Metro Ceritakan Detik-detik CCTV Mengerikan Pria Pengunjung PIM 2 Terjun dari Lantai 3

Polda Metro Ceritakan Detik-detik CCTV Mengerikan Pria Pengunjung PIM 2 Terjun dari Lantai 3

Polda Metro Jaya ceritakan detik-detik mengerikan seorang pria berinisial AYA (32) terjuan dari lantai dasar Pondok Indah Mall (PIM) 2, Jakarta Selatan, pada
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT