GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rp60 Triliun Bukan Angka Pasti, Mensesneg Beberkan Skema Anggaran Satgas Bencana Sumatera

Menurut Prasetyo, estimasi Rp60 triliun yang masuk dalam APBN merupakan kalkulasi awal dengan cakupan perbaikan infrastruktur vital dan sektor produktif.
Jumat, 9 Januari 2026 - 10:07 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah menjelaskan kembali struktur dan mekanisme anggaran untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menegaskan alokasi untuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi tidak berada dalam anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di luar, di luar BNPB. Ya bagian dari kalau Rp60 triliun itu kan perkiraan ya, angka perkiraan kalau kita ingin memulihkan seluruh wilayah yang terdampak gitu loh,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (9/1/2026).

Menurut Prasetyo, estimasi Rp60 triliun yang masuk dalam APBN merupakan kalkulasi awal dengan cakupan perbaikan infrastruktur vital dan sektor produktif.

Pemerintah menghitung kerusakan jalan dan jembatan, fasilitas pendidikan, rumah sakit, puskesmas, hingga sektor pertanian. Sekitar 64.000 hektare sawah produktif disebut terdampak, baik karena tertimbun lumpur maupun gagal panen.

Namun angka itu belum final. Prasetyo menyebut dinamika lapangan membuat kebutuhan dapat berubah.

“Itulah dihitung semua di situ. Tapi bukan berarti angkanya kemudian Rp60 (triliun), nggak bisa nambah, nggak bisa kurang, tidak begitu cara bekerjanya, karena datanya itu kan juga dinamis,” tegasnya.

Pemerintah memastikan Satgas tidak otomatis membawa alokasi anggaran operasional terpisah. Menurut Prasetyo, para pejabat yang tergabung dalam Satgas menjalankan peran sebagai bagian dari tugas kementerian masing-masing.

“Ya operasional anggota satgas juga para menteri, para pejabat kementerian yang juga sudah memang menjalankan tugasnya. Misalnya Pak Mendagri sebagai Kepala Satgas gitu, ya bukan berarti terus karena Kepala Satgas berarti ada (insentif) tidak. Memang menjalankan tugasnya juga sebagai Mendagri,” tuturnya.

Prasetyo menyebut struktur Satgas juga melibatkan dewan pengarah tanpa insentif khusus.

“Misalnya ada dewan pengarahnya kan, Pak Menko, Pak Pratikno gitu. Bukan berarti terus karena Satgas ini ada anggaran tersendiri. Nggak selalu seperti itu.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk pelaksanaan teknis di lapangan, anggaran akan dialokasikan melalui kementerian teknis sesuai sektor pekerjaan.

“Ya itu mekanisme ya, mekanisme makanya misalnya Rp60 (triliun) tadi katakanlah nih ada perbaikan irigasi, yang mengerjakan misalnya itu domainnya Kementerian Pekerjaan Umum, maka mekanisme anggarannya ya masuk melalui PU,” pungkasnya. (agr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perang Iran vs Israel-AS, Pramono Sebut Stok BBM Jakarta Masih Aman: Jakarta Selalu Jadi Prioritas

Perang Iran vs Israel-AS, Pramono Sebut Stok BBM Jakarta Masih Aman: Jakarta Selalu Jadi Prioritas

Gubernur Pramono Anung menegaskan stok BBM di Jakarta sampai saat ini masih tersedia hingga Lebaran 2026. Menurutnya, Jakarta selalu menjadi prioritas untuk penyaluran BBM.
PSSI Akhirnya Bongkar Alasan Elkan Baggott Lama Absen dari Timnas Indonesia, Bukan karena Shin Tae-yong atau Kluivert, Tapi Ternyata...

PSSI Akhirnya Bongkar Alasan Elkan Baggott Lama Absen dari Timnas Indonesia, Bukan karena Shin Tae-yong atau Kluivert, Tapi Ternyata...

PSSI akhirnya mengungkap alasan Elkan Baggott lama absen dari Timnas Indonesia. Arya Sinulingga menegaskan masalahnya bukan dengan pelatih, melainkan faktor lain.
Kasus Korupsi Bupati Pekalongan, KPK Bakal Periksa Suami dan Anak dari Fadia Arafiq

Kasus Korupsi Bupati Pekalongan, KPK Bakal Periksa Suami dan Anak dari Fadia Arafiq

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menanggil suami dari Fadia Arafiq, Mukhtaruddin Ashraff Abu dan anaknya Muhammad Sabiq Ashraff terkait kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan.
Bangun Ekosistem Industri Mineral Nasional Berkelanjutan, Pria Utama: Agar Menciptakan Nilai Prekonomian Nasional

Bangun Ekosistem Industri Mineral Nasional Berkelanjutan, Pria Utama: Agar Menciptakan Nilai Prekonomian Nasional

Baru-baru ini terungkap peran MIND ID sebagai penggerak hilirisasi mineral dan batu bara nasional. Tak lain memastikan pengelolaan sumber daya alam dilakukan
Mantan Istri Founder Nussa Rara Bongkar Dugaan Suami Sewa Rumah untuk Selingkuhan, Padahal Belum Cerai

Mantan Istri Founder Nussa Rara Bongkar Dugaan Suami Sewa Rumah untuk Selingkuhan, Padahal Belum Cerai

Curhatan Annisa Hadiyanti soal dugaan perselingkuhan founder Nussa Rara viral, sebut suami diduga menyewakan rumah untuk wanita lain sebelum cerai.
Demi Hindari Macet saat Mudik Lebaran 2026, Gubernur Jabar KDM Guyur Kompensasi ke Sopir Angkot-Tukang Becak

Demi Hindari Macet saat Mudik Lebaran 2026, Gubernur Jabar KDM Guyur Kompensasi ke Sopir Angkot-Tukang Becak

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) akan memberikan kompensasi berupa uang saku kepada sopir angkot, tukang becak, hingga andong selama libur mudik Lebaran 2026.

Trending

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam, Mahfud MD ikut angkat bicara dan beri peringatan tegas kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas.
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Harapan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia FIFA 2026 ternyata belum sepenuhnya tertutup. Pengamat sepak bola Coach Justin ungkap adanya celah bagi Garuda.
Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Justin Hubner tampil gemilang bersama Fortuna Sittard. Legenda Belanda Ferdi Vierklau bahkan sebut bek Timnas Indonesia itu cocok gabung PSV Eindhoven.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT