Profil Pandji Pragiwaksono: Komika yang Disorot Usai Materi Stand Up Comedy Mens Rea Dilaporkan ke Polisi
- Instagram @pandji.pragiwaksono
Jakarta, tvOnenews.com - Nama Pandji Pragiwaksono tengah menjadi sorotan publik setelah materi pertunjukan stand up comedy bertajuk Mens Rea menuai polemik dan berujung laporan ke Polda Metro Jaya. Komika senior tersebut dilaporkan atas dugaan penistaan agama dan penghasutan di muka umum, sehingga kepolisian kini menjadwalkan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kombes Reonald Simanjuntak menyatakan penyelidik akan memanggil pelapor, saksi, serta terlapor dalam perkara tersebut.
“Kawan-kawan penyelidik akan melakukan klarifikasi kepada masing-masing yang bersangkutan. Baik pelapor, saksi, maupun saudara terlapor,” ujar Reonald kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).
Pandji dilaporkan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Muda Muhammadiyah pada Kamis, 8 Januari 2026. Laporan itu terdaftar dengan nomor STTLP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Presidium Angkatan Muda NU Rizki Abdul Rahman Wahid menilai materi Mens Rea telah mencemari nama baik organisasi Islam. Ia menyebut Pandji dianggap merendahkan dan memfitnah NU serta Muhammadiyah dalam materi pertunjukannya.
Sosok Pandji Pragiwaksono
Pandji Pragiwaksono lahir di Singapura pada 18 Juni 1979. Ia dikenal luas sebagai komika, presenter, musisi, sekaligus figur publik yang kerap menyuarakan isu sosial dan politik melalui karya-karyanya. Pandji merupakan lulusan Program Studi Desain Produk, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (ITB).
Karier Pandji di dunia hiburan dimulai sebagai penyiar radio. Ia bergabung dengan Hard Rock FM Bandung pada 2001–2003 bersama Tike Priatnakusumah. Setelah itu, Pandji pindah ke Jakarta dan menjadi penyiar Hard Rock FM Jakarta selama tujuh tahun. Namanya semakin dikenal lewat kolaborasi dengan Steny Agustaf yang kala itu cukup populer di kalangan pendengar radio.
Pandji kemudian merambah dunia televisi. Pada 2005, ia menjadi pemain tetap dalam program Ngelenong Nyok dan tampil sebagai presenter reality show Kena Deh di Trans7. Selain itu, Pandji pernah menjadi pembawa acara siaran pertandingan NBA di JakTV, host program Kok Bisa?, hingga dipercaya menjadi juri dan pembawa acara kompetisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) di KompasTV.
Jejak Musik dan Stand Up Comedy
Tak hanya di dunia komedi, Pandji juga dikenal sebagai musisi. Pada 2008, ia merilis album rap pertamanya berjudul Provocative Proactive yang melibatkan sejumlah musisi, seperti Tompi, Steny Agustaf, dan Gamila Arief. Ia kemudian meluncurkan album You’ll Never Know When Someone Comes In and Press Play on Your Paused Life, terlibat dalam album amal THIS IS ME, serta merilis album Merdesa dan album hiphop keempat bertajuk 32.
Pandji mulai serius menekuni stand up comedy pada 2010 melalui Twivate Concert. Bersama Raditya Dika, ia menggagas kompetisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) yang menjadi tonggak berkembangnya komedi tunggal di Tanah Air. Ia juga memproduksi pertunjukan Bhinneka Tunggal Tawa di Teater Usmar Ismail.
Pada 2014, Pandji mencatat sejarah sebagai komika Indonesia pertama yang menggelar Stand Up Comedy World Tour bertajuk Mesakke Bangsaku. Tur tersebut menyambangi 11 kota di Indonesia dan tujuh negara di empat benua, mengukuhkan namanya di kancah komedi internasional.
Polemik Mens Rea
Polemik terbaru bermula dari pertunjukan Mens Rea yang puncaknya digelar di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sebelumnya, Pandji telah mementaskan pertunjukan ini di 10 kota, termasuk Bandung, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, hingga Denpasar.
Pandji menjelaskan istilah mens rea berasal dari ilmu hukum yang berarti niat jahat. Ia menyebut pertunjukan tersebut bertujuan mengajak penonton menilai politik dari niat di balik tindakan para aktor politik. Dalam sejumlah wawancara, Pandji menegaskan tidak ada niat menghina atau menjatuhkan pihak tertentu. Ia menekankan Mens Rea dikemas sebagai komedi edukatif, dengan sekitar 85 persen materi membahas politik dan sisanya menyoroti isu kesehatan mental.
Meski demikian, laporan ke kepolisian membuat karya tersebut menuai pro dan kontra. Publik kini menanti hasil klarifikasi dan langkah lanjutan Polda Metro Jaya terhadap Pandji Pragiwaksono, sosok yang selama ini dikenal vokal dan kritis melalui panggung komedi. (nsp)
Load more