News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Tolak Putusan Polisi Usai Hentikan Penyelidikan Kasus Tewasnya Diplomat Muda Kemenlu, Ini Alasannya

Polda Metro Jaya resmi menghentikan kasus tewasnya Diplomat Muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Arya Daru Pangayunan.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 06:00 WIB
Kasus kematian Diplomat Muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan tewas di kamar kos
Sumber :
  • Kolase Istimewa & Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya resmi menghentikan kasus tewasnya Diplomat Muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Arya Daru Pangayunan.

Kuasa hukum keluarga Arya Daru Pangayunan, Nicholay Aprilindo turut merespons keputusan penghentian kasus kematian Diplomat Muda Kemenlu itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nicolay menerangkan bahwa pihaknya tidak menerima soal adanya penghentian penyelidikan. 

Sebab, dalam surat pemberitahuan yang dilayangkan ke keluarga korban tertulis belum adanya peristiwa pidana.

“Sikap kami ya kami tidak menerima. Karena itu kan dalam SP2HP lidik itu belum ditemukan adanya peristiwa pidana kalau belum berarti masih dalam penyelidikan belum tuntas kecuali alasannya tidak ditemukan, beda,” kata Nicolay, kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).

Lebih lanjut, mengenai adanya pernyataan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto soal penghentian penyelidikan dikarenakan tidak ditemukan adanya unsur pidana, Nicolay tidak menghiraukan. 

Hal ini dikarenakan dalam surat sudah tertulis jelas “belum ditemukan tindak pidana”.

“Kami tidak berdasarkan perkataan Kabid Humas, tapi surat yang diterima yang resmi. Kabid Humas boleh berargumentasi seperti itu, tapi di surat itu “belum”,” jelas Nicolay.

Kemudian, dengan adanya surat penghentian penyelidikan ini, Nicolay menegaskan, pihaknya akan menempuh jalur hukum yang lain, untuk membuat terang peristiwa yang terjadi.

“Kami akan menempuh upaya hukum lain yang sedang dirumuskan dengan tim penasihat dan keluarga,” tutur Nicolay.

Polda Metro Jaya resmi menghentikan kasus tewasnya Diplomat Muda Kemenlu, Arya Daru Pangayunan yang ditemukan dalam kondisi kepala dilakban di kamar kosnya, kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya penghentian penyelidikan tersebut. 

Hal ini lantaran dari hasil rangkaian penyelidikan, tidak ditemukan adanya peristiwa tindak pidana.

“Iya benar, keterangan dari penyelidik di hentikan lidik karena dari rangkaian lidik, olah BB dan keterangan saksi sehingga hasil gelar perkara tidak ditemukan tindak pidana,” ungkap Budi, kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).

Sementara itu, Budi menegaskan, jika pihak keluarga menemukan adanya bukti baru yang valid, pihak kepolisian akan melakukan pendalaman kembali.

“Jika pihak keluarga ada bukti baru yang valid maka penyelidik akan mendalami kembali,” jelas Budi.

Adapun surat penghentian penyelidikan ini teregister dengan nomor B/63/I/RES.1.24/2026/Ditreskrimum, tertanggal 6 Januari 2026. 

Surat ini ditandatangani oleh Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Resa Fiardi Marasabessy yang ditujukan kepada istri Arya Daru, Meta Ayu Puspitasari.

Tertulis mengenai rujukan surat, nomor 1 dengan poin d. Surat Perintah Penghentian Penyelidikan Nomor: SPPP/310/XII/2025/Ditreskrimum, tanggal 12.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Desember 2025; dan e. Surat Ketetapan tentang Penetapan Penghentian Penyelidikan Nomor: S.Tap/310/XI/2025l Ditreskrimum, tanggal 12 Desember 2025.

Kemudian dalam poin nomor 2 tertulis; “sehubungan dengan rujukan di atas, diberitahukan kepada saudari bahwa penyelidikan penemuan mayat seorang laki-laki bernama Arya Daru Pangayunan, yang terjadi di Guest House Gondia, pada hari Selasa tanggal 8 Juli 2025, telah dihentikan penyelidikannya dengan alasan belum ditemukan adanya peristiwa pidana".(ars/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Kemenimipas Periksa 52 Warga Binaan

Buntut Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Kemenimipas Periksa 52 Warga Binaan

Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rudi Setiawan mengatakan, pejabat yang dinonaktifkan merupakan yang memiliki tanggung jawab dalam lapas tersebut.
3 Fakta Terbaru dari Viralnya Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diduga Punya "Fasilitas Mewah"

3 Fakta Terbaru dari Viralnya Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diduga Punya "Fasilitas Mewah"

Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Hasil temuannya jadi viral dimedia sosial hingga mendapatkan respons tegas.dari Menimipas, berikut penjelasannya.
PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

Rano Karno menyampaikan bahwa masa berkabung ini harus menjadi momentum bersama untuk terus menjaga api semangat dan kepedulian mendiang Guruh Soekarnoputra terhadap rakyat kecil.
Skandal Mesum Pegawai di Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Skandal Mesum Pegawai di Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Surabayan-Sukodadi, Kabupaten Lamongan, dipastikan bakal dihentikan secara permanen terhitung mulai Senin, ..
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo minta doa dan bimbingan para ulama bagi seluruh personel Polri yang menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan,
Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Kedua putusan tersebut menyentuh dua aspek fundamental dalam hubungan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral