GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yaqut Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, PBNU Tegaskan Tak Ikut Campur

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf tegaskan pihaknya tidak ikut campur dalam masalah eks Menag Yaqut Cholil Qoumas yang jadi tersangka korupsi kuota haji.
Minggu, 11 Januari 2026 - 16:42 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.

Selain Yaqut Cholil Qoumas, KPK juga menetapkan Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex selalu staf khususnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penetapan tersangka ini akhirnya dilakukan oleh KPK setelah sekian bulan lamanya.

Menyikapi penetapan tersangka ini, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan dirinya menyerahkan seluruhnya kepada penegak hukum.

Gus Yahya juga menegaskan, bahwa dirinya enggan ikut-ikutan dalam kasus yang menjerat adiknya itu.

"Masalah hukum terserah proses hukum. Saya sama sekali tidak ikut campur," katanya dikutip Minggu (11/1/2026).

Gus Yahya juga mengungkapkan, bahwa PBNU tidak terlibat apapun dalam kasus ini.

"PBNU tidak terkait. Tindakan individu tidak mewakili organisasi," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, KPK membeberkan peran kedua tersangka dalam dalam kasus ini.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan sebelum dugaan korupsi ini muncul, Presiden Jokowi dan Muhammad bin Salman sempat bertemu terlebih dahulu.

Pertemuan itu membicarakan terkait masa tunggu haji reguler yang mencapai puluhan tahun. Akhirnya pihak Arab Saudi memberikan kuota tambahan sebanyak 20.000.

Singkatnya pada pelaksaan, Yaqut Cholil Qoumas membagikan setengah-setengah kuota tambahan ini untuk 10 ribu haji reguler dan 10 ribu bagi haji khusus.

Sehingga, apa yang dilakukan oleh Yaqut tidak sesuai dengan aturan atau perundang-undangan yang berlaku.

"Jadi titik awalnya dari pembagian itu, 10 ribu, 10 ribu," jelasnya.

Selanjutnya sambung Asep, IAA atau Alex yang merupakan staf ahli dari Yaqut turut serta dalam pembagian ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, KPK juga melihat dalam pembagian ini terdapat aliran dana kembali, sehingga menimbulkan polemik dan dugaan korupsi.

"Kami dalam penyidikan ini menemukan adanya aliran uang kembali," ujarnya. (aha/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pakar Geopolitik UGM Sebut 5 Juta PMI di Timur Tengah Terancam, Perang AS–Iran Bisa Hentikan Pekerjaan dan Tekan Devisa RI

Pakar Geopolitik UGM Sebut 5 Juta PMI di Timur Tengah Terancam, Perang AS–Iran Bisa Hentikan Pekerjaan dan Tekan Devisa RI

Eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel dan Iran memunculkan kekhawatiran serius bagi Indonesia.
Berkat Peraturan Baru dari FIA, Valtteri Bottas Selamat dari Penalti saat Kualifikasi F1 GP Australia 2026

Berkat Peraturan Baru dari FIA, Valtteri Bottas Selamat dari Penalti saat Kualifikasi F1 GP Australia 2026

F1 2026 menghadirkan kabar baik bagi pembalap asal Finlandia, Valtteri Bottas, yang dipastikan terbebas dari penalti grid pada GP Australia.
Perang Timur Tengah Memanas, Cadangan BBM DIY Bisa Tahan 20 Kali Konsumsi Normal Hingga Lebaran

Perang Timur Tengah Memanas, Cadangan BBM DIY Bisa Tahan 20 Kali Konsumsi Normal Hingga Lebaran

Memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global, termasuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG.
Kunjungan ke Setu Babakan, Pramono Ajak Fauzi Bowo Bikin Dodol Betawi

Kunjungan ke Setu Babakan, Pramono Ajak Fauzi Bowo Bikin Dodol Betawi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambangi tempat penjual dodol Betawi di Kampung Setu Babakan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).
Jadi Tersangka Usai Diduga Jadi Korban Pencurian, Kubu Nabilah O'Brien Minta Gelar Perkara Khusus ke Bareskrim Polri

Jadi Tersangka Usai Diduga Jadi Korban Pencurian, Kubu Nabilah O'Brien Minta Gelar Perkara Khusus ke Bareskrim Polri

Nabilah O’Brien didampingi kuasa hukumnya, Goldie Natasya swarovski Polisi buka suara usai ditetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik. Sementara itu dirinya diketahui merupakan pemilik rumah makan Bibi Kelinci Kopitiam di Kemang yang menjadi korban pencurian.
PLN dan Kementerian Perdagangan Kolaborasi Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

PLN dan Kementerian Perdagangan Kolaborasi Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

Mendag menyampaikan, tren pengguna kendaraan listrik yang terus meningkat juga membutuhkan ketersediaan SPKLU yang semakin banyak, termasuk di lingkungan Kemendag RI.

Trending

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Harapan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia FIFA 2026 ternyata belum sepenuhnya tertutup. Pengamat sepak bola Coach Justin ungkap adanya celah bagi Garuda.
Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam, Mahfud MD ikut angkat bicara dan beri peringatan tegas kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas.
Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Justin Hubner tampil gemilang bersama Fortuna Sittard. Legenda Belanda Ferdi Vierklau bahkan sebut bek Timnas Indonesia itu cocok gabung PSV Eindhoven.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT