News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gunung Semeru Alami 30 Kali Gempa Letusan dan Getaran Banjir, Status Masih Siaga

Gunung Semeru alami 30 kali gempa letusan dan getaran banjir. Status masih Siaga, PVMBG keluarkan rekomendasi keselamatan warga.
Minggu, 11 Januari 2026 - 19:59 WIB
Gunung Semeru erupsi dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak pada Sabtu (3/1).
Sumber :
  • Antara

Lumajang, tvOnenews.com – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali menunjukkan peningkatan. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat mengalami puluhan gempa letusan serta satu kali getaran banjir dalam periode pengamatan Minggu (11/1/2026) siang hingga sore hari. Kondisi ini membuat status Gunung Semeru tetap berada di Level III atau Siaga.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, selama periode pukul 12.00 WIB hingga 18.00 WIB, tercatat sebanyak 30 kali gempa letusan atau erupsi. Getaran tersebut terekam dengan amplitudo berkisar antara 15 hingga 22 milimeter, serta durasi gempa mencapai 76 sampai 136 detik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, menyampaikan bahwa selain gempa letusan, aktivitas kegempaan lain juga terpantau cukup signifikan. Dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, Mukdas menjelaskan adanya beberapa jenis gempa yang terjadi secara beruntun.

“Selama enam jam pengamatan, Gunung Semeru juga terekam mengalami satu kali gempa embusan dengan amplitudo 8 milimeter dan durasi 56 detik,” ujarnya.

Tak hanya itu, tercatat pula satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 8 milimeter, selisih waktu S-P 18 detik, dan lama gempa 38 detik. Yang menjadi perhatian, Pos Pengamatan juga mencatat satu kali gempa getaran banjir dengan amplitudo cukup besar, yakni 35 milimeter dan durasi sangat panjang mencapai 6.120 detik.

Kondisi Visual Gunung Semeru

Secara visual, Gunung Semeru selama periode pengamatan dilaporkan tertutup kabut dengan intensitas 0-II hingga 0-III. Asap kawah tidak teramati secara jelas akibat kondisi cuaca yang mendung hingga hujan. Arah angin terpantau lemah dan bergerak ke sektor selatan.

Kondisi cuaca tersebut turut memengaruhi jarak pandang di sekitar kawasan puncak. Meski demikian, aktivitas kegempaan tetap terpantau melalui alat seismograf yang terpasang di sekitar gunung.

Gunung Semeru sendiri berada di wilayah perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan ketinggian mencapai 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung ini dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia.

Status Siaga dan Rekomendasi PVMBG

Hingga saat ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan status Gunung Semeru pada Level III (Siaga). Seiring dengan status tersebut, sejumlah rekomendasi keselamatan kembali ditekankan kepada masyarakat dan pihak terkait.

PVMBG mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara, khususnya di sepanjang aliran Besuk Kobokan, dengan jarak sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Wilayah tersebut dinilai berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

“Di luar jarak tersebut, masyarakat tetap harus waspada dan tidak melakukan aktivitas di sempadan sungai karena potensi bahaya masih ada,” kata Mukdas.

Radius Bahaya dan Potensi Ancaman

PVMBG juga menegaskan larangan aktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Kawasan ini rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar yang dapat terjadi sewaktu-waktu saat erupsi.

Masyarakat di sekitar lereng gunung diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas guguran, aliran lava, serta lahar hujan. Ancaman tersebut terutama berpotensi terjadi di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

Beberapa aliran sungai yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Besuk Kobokan

  • Besuk Bang

  • Besuk Kembar

  • Besuk Sat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain sungai utama, potensi lahar juga dapat terjadi di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan, terutama saat intensitas hujan meningkat di kawasan puncak.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan pemerintah daerah, serta tidak mudah terpancing isu atau kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kesiapsiagaan dan kepatuhan terhadap rekomendasi dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana akibat aktivitas Gunung Semeru.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Sejumlah berita jadi perhatian pembaca tvOnenews.com, Rabu (16/9), mulai dari kasus wanita ditendang saat mengantre Baso A Fung hingga rekor baru Lionel Messi.
Klasemen Liga Europa Hari Ini, Jumat (18/09/2026): Juventus di Puncak Usai Hancurkan NEC Nijmegen 5-0, AC Milan di Urutan 31

Klasemen Liga Europa Hari Ini, Jumat (18/09/2026): Juventus di Puncak Usai Hancurkan NEC Nijmegen 5-0, AC Milan di Urutan 31

Juventus mengawali fase liga Liga Europa 2026/2027 dengan kemenangan meyakinkan. Bianconeri hancurkan NEC Nijmegen dengan skor telak 5-0, Jumat (18/09/2026).
Alarm Bahaya Timnas Indonesia, Malaysia Panggil 13 Pemain Naturalisasi untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Siap Bikin Kejutan

Alarm Bahaya Timnas Indonesia, Malaysia Panggil 13 Pemain Naturalisasi untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Siap Bikin Kejutan

Timnas Malaysia bawa 23 pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Harimau Malaya juga diperkuat sejumlah pemain naturalisasi yang membuat persaingan Grup A kian panas.
Gandeng Unhas, PERADI Profesional Siapkan PPA untuk Cetak Pengacara Berkualitas dan Beretika

Gandeng Unhas, PERADI Profesional Siapkan PPA untuk Cetak Pengacara Berkualitas dan Beretika

Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) tengah menjalin kerja sama dengan PERADI Profesional untuk merintis pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Advokat (PPA).
Makna Mendalam Desain Jersey Ketiga Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026: Buat Garuda Lebih Percaya Diri dan Terus Berkembang

Makna Mendalam Desain Jersey Ketiga Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026: Buat Garuda Lebih Percaya Diri dan Terus Berkembang

Jersey ketiga Timnas Indonesia diperkenalkan jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Seragam anyar bawa cerita tentang laut, melati, dan perjalanan sepak bola Indonesia.
Jumat Ini Harga Emas Antam Naik Rp25.000 Jadi Rp2,623 Juta/gr

Jumat Ini Harga Emas Antam Naik Rp25.000 Jadi Rp2,623 Juta/gr

Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, di Jakarta, Jumat, 09.14 WIB naik Rp25.000 ke angka Rp2.623.000 dari semula 2.598.000 per gram, dengan harga beli kembali (buyback) turut naik ke Rp2.458.000 per gram.

Trending

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Polsek Mampang Bongkar Kendali Peredaran Narkoba dari Lapas

Polsek Mampang Bongkar Kendali Peredaran Narkoba dari Lapas

Unit Reskrim Polsek Mampang Prapatan menangkap seorang pengedar sekaligus pengguna narkotika jenis sabu yang diduga dikendalikan oleh seseorang yang berada di lembaga pemasyarakatan (lapas).
8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 pemain Timnas Indonesia terancam dicoret pelatih Timnas Indonesia, John Herdman karena cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Jay Idzes dan Mees Hilgers.
Masih Ingat Istri Joni Iskandar? Dulu Keberatan Suaminya Ditembak Polisi, Kini Ditangkap Imbas Edarkan Narkoba

Masih Ingat Istri Joni Iskandar? Dulu Keberatan Suaminya Ditembak Polisi, Kini Ditangkap Imbas Edarkan Narkoba

Apriliani Niken Pratiwi, istri Joni Iskandar, residivis curanmor & narkotika yang pernah protes suami ditembak polisi kini ditangkap akibat peredaran narkoba.
94 Pengungsi NTT Meninggal, DPR Soroti Pengelolaan Tempat Pengungsian

94 Pengungsi NTT Meninggal, DPR Soroti Pengelolaan Tempat Pengungsian

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyoroti soal adanya 94 pengungsi gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal dunia di lokasi pengungsian.
Kepolisian Masih Dalami Kasus Kades di Pasuruan yang Digrebek Berduaan Sama Wanita, Videonya Viral di Medsos

Kepolisian Masih Dalami Kasus Kades di Pasuruan yang Digrebek Berduaan Sama Wanita, Videonya Viral di Medsos

Viral di media sosial dengan video yang memperlihatkan penggrebekan Kepala Desa tengah berduaan dengan wanita. Kasus ini pun didalami Kepolisian.
Aturan Baru MBG: Kepala Dapur Wajib Hadir saat Masak, Sekolah Negeri Bisa Menolak

Aturan Baru MBG: Kepala Dapur Wajib Hadir saat Masak, Sekolah Negeri Bisa Menolak

Aturan tersebut disampaikan Sudaryono dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Selengkapnya

Viral