Eksepsi Ditolak Hakim, Nadiem Makarim: Saya Kecewa Tapi Menghormati Proses Hukum
- Aldi Herlanda/tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengaku kecewa atas putusan hakim yang menolak eksepsinya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.
Nadiem menegaskan, meski eksepsinya ditolak namun ia tetap menghormati proses hukum yang kini terus berjalan.
"Saya kecewa terhadap putusan hari ini, tapi saya menghormati proses hukum," katanya, Senin (12/1/2026).
Nadiem juga mengaku menghormati keputusan majelis hakim meski tidak sesuai dengan yang diharapkannya.
"Saya ingin berterima kasih kepada majelis hakim walau ini bukan keputusan yang saya harapkan," ungkapnya.
Di sisi lain ia mengapresiasi pihak Google yang menyebut tidak ada konflik kepentingan dalam kasus ini. Dengan statement tersebut diharapkan dapat menjadi titik terang dalam perkara yang menjeratnya.
"Investasi Google mayoritas terjadi sebelum saya menjadi menteri dan Chromebook terbukti bisa digunakan tanpa internet. Google juga berbicara Chromebook itu laptop nomor satu untuk pendidikan di dunia," jelasnya.
Diberitakan sebelumya, majelis hakim menolak eksepsi mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.
"Mengadili, menyatakan perlawanan atau eksepsi dari terdakwa Nadiem Makarim dan tim penasihat hukumnya tidak bisa diterima," ujar Ketua Majelis Hakim Purwanto Abdullah di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (12/1/2026).
Usai menolak eksepsi Nadiem, majelis hakim pun memerintahkan agar penanganan perkara kasus dilanjutkan ke tahap pembuktian.
"Memerintahkan pemeriksaan perkara terhadap terdakwa Nadiem Makarim dilanjutkan. Menangguhkan biaya perkara sampai dengan putusan akhir," sambungnya.
Adapun dalam kasus ini, Nadiem didakwa telah menerima uang senilai Rp809 miliar.
JPU menyebut uang diterima Nadiem setelah mengarahkan spesifikasi laptop Chromebook menggunakan CDM sehingga menjadikan Google satu-satunya yang menguasai ekosistem pendidikan di Indonesia. (aha/iwh)
Load more