News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Syafiq Ali Mendaki Gunung Slamet, Hilang 19 Hari hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Syafiq dilaporkan hilang sejak Minggu (28/12/2025). Pada hari itu, ia seharusnya sudah turun dari pendakian Gunung Slamet.
Rabu, 14 Januari 2026 - 15:38 WIB
Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Nasib tragis menimpa Syafiq Ali (18), pendaki Gunung Slamet asal Magelang, Jawa Tengah. Setelah dinyatakan hilang selama lebih dari dua pekan, Syafiq Ali akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026). Berikut kronologi lengkap hilangnya Syafiq Ali di gunung tertinggi di Jawa Tengah tersebut.

Syafiq dilaporkan hilang sejak Minggu (28/12/2025). Pada hari itu, ia seharusnya sudah turun dari pendakian Gunung Slamet. Namun hingga waktu yang ditentukan, keberadaannya tidak diketahui.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan kehilangan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan BASARNAS Pemalang, BPBD, serta relawan. 

Pencarian berlangsung selama lebih dari sepekan, namun belum membuahkan hasil. Hingga akhirnya, pada Rabu (7/1/2026), operasi SAR resmi dihentikan dan dialihkan ke tahap pemantauan.

Menurut Unit Siaga SAR BASARNAS Pemalang, penghentian operasi pencarian telah dilakukan dengan persetujuan pihak keluarga. Meski demikian, sejumlah relawan masih terus melakukan upaya pencarian secara mandiri di kawasan Gunung Slamet.

Awal Pendakian hingga Terpisah dari Rekan

Kronologi hilangnya Syafiq Ali bermula pada Sabtu (27/12/2025). Syafiq Ali tiba di base camp pendakian Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, sekitar pukul 23.00 WIB bersama rekannya, Himawan Choidar Bahran. Keduanya merupakan warga Magelang dan tercatat sebagai pendaki tektok atau naik-turun dalam satu hari.

Syafiq Ali diketahui merupakan siswa kelas XII SMAN 5 Magelang. Setelah melakukan registrasi, keduanya berencana turun kembali ke base camp pada Minggu sore (28/12/2025).

Namun hingga Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB, Syafiq dan Himawan belum kembali. Pengelola base camp kemudian mengerahkan petugas untuk melakukan pengecekan awal.

Titik terang baru muncul pada Senin (29/12/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Himawan ditemukan oleh pendaki lain di sekitar Pos 9 jalur Dipajaya dalam kondisi lemas dan mengalami cedera akibat kram pada kaki. Ia kemudian dievakuasi oleh petugas.

Saat ditemukan, Himawan sendirian. Syafiq Ali yang menjadi teman seperjalanannya tidak berada di lokasi tersebut.

Berdasarkan keterangan Himawan, keduanya sempat berpisah saat turun gunung. Ketika kakinya mengalami cedera dan tidak mampu melanjutkan perjalanan, Syafiq Ali memutuskan turun lebih dulu untuk mencari bantuan.

Sebelum benar-benar hilang, dua saksi mata mengaku sempat melihat Syafiq di sekitar Pos 3. Kedua pendaki tersebut bahkan sempat mengikuti Syafiq Ali, namun remaja itu tiba-tiba menghilang dari pandangan. Jalur yang diambil Syafiq diduga merupakan jalur yang salah.

Sejak saat itu, keberadaan Syafiq tidak diketahui. Upaya pencarian intensif selama berhari-hari pun belum menemukan hasil hingga operasi SAR dihentikan.

Keluarga Baru Tahu Tujuan Pendakian

Dalam keterangannya kepada media, kakak kandung Syafiq Ali, Naufal Hisyam (24), mengungkapkan bahwa adiknya semula berpamitan kepada keluarga untuk mendaki Gunung Sumbing, bukan Gunung Slamet.

“Awalnya bilangnya mau ke Gunung Sumbing. Tiba-tiba mengirim foto dari basecamp Slamet,” kata Naufal, dikutip Rabu (14/1/2026).

Keluarga sempat terkejut, namun akhirnya mengizinkan karena Syafiq sudah berada di lokasi pendakian.

Gunung Slamet sendiri dikenal sebagai gunung tertinggi di Jawa Tengah dan tertinggi kedua di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.432 meter di atas permukaan laut (mdpl). Jalur pendakiannya dikenal cukup berat, terutama bagi pendaki pemula, karena minimnya sumber air dan medan yang menantang.

Ditemukan Meninggal Dunia

Kabar duka datang pada Rabu (14/1/2026). Syafiq Ali akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Informasi tersebut pertama kali disampaikan melalui akun Instagram resmi basecamp Bambangan Purbalingga, @slametviabambangan.

“Alhamdulillah survivor atas nama Syafiq Ali ditemukan. Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di daerah lereng puncak sebelah selatan antara jalur Gunung Malang dan Baturaden. Saat ini masih dalam proses evakuasi,” tulis akun tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi jenazah Syafiq masih terus dilakukan oleh para relawan dan tim terkait.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Himawan yang juga sempat dinyatakan hilang ditemukan lebih dulu dalam kondisi selamat pada Selasa (30/12/2025) di sekitar Pos 5.

Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapan fisik, pengetahuan jalur, serta komunikasi yang matang sebelum melakukan pendakian, khususnya di gunung dengan tingkat kesulitan tinggi seperti Gunung Slamet. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia U-15 Tantang Prancis di Semifinal Peringkat 69-72 Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA

Timnas Indonesia U-15 Tantang Prancis di Semifinal Peringkat 69-72 Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA

Timnas Indonesia U-15 tersingkir dari babak perempat final Tier C perebutan peringkat 65-72 dunia setelah kalah dari Luksemburg pada Kamis (29/10/2026). 
Tak Cukup Hanya dengan Hentikan Gyselle Silva! Media Korea Bedah Kekuatan Rahasia GS Caltex di Musim Ini

Tak Cukup Hanya dengan Hentikan Gyselle Silva! Media Korea Bedah Kekuatan Rahasia GS Caltex di Musim Ini

GS Caltex sukses merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah menaklukkan Hi Pass dalam pertandingan final yang berlangsung sengit.
Niat Tolong Siswi SMP, Lansia di Lamongan Justru Tewas usai Diduga Jadi Korban Penganiayaan

Niat Tolong Siswi SMP, Lansia di Lamongan Justru Tewas usai Diduga Jadi Korban Penganiayaan

Kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan seorang lansia meninggal dunia di Lamongan, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah kronologinya viral di media sosial.
Pihak Sarwendah Sebut Video Call Ruben Onsu Bisa Dijadikan Bukti Persidangan, Ini Alasannya

Pihak Sarwendah Sebut Video Call Ruben Onsu Bisa Dijadikan Bukti Persidangan, Ini Alasannya

Pihak Sarwendah menyebut video call Ruben Onsu sah dijadikan bukti Sidang Hak Asuh Anak karena mendapat izin salah satu pihak dan telah diverifikasi ahli.
Buku "We Buy from Indonesia" Soft Launching di Pembukaan Rapimnas Kadin 2026

Buku "We Buy from Indonesia" Soft Launching di Pembukaan Rapimnas Kadin 2026

Buku “We Buy from Indonesia” soft launching di pembukaan Rapimnas Kadin, Kamis (29/10/2026).
Anindya Bakrie Kutip Data IMF: Indonesia Justru Jadi 'Bright Spot' di Tengah Ketidakpastian Global

Anindya Bakrie Kutip Data IMF: Indonesia Justru Jadi 'Bright Spot' di Tengah Ketidakpastian Global

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat di tengah tantangan global. Hal

Trending

Hasil Hitung Suara Sementara Pemilu Israel 2026: Benjamin Netanyahu Ungguli Gadi Eisenkot

Hasil Hitung Suara Sementara Pemilu Israel 2026: Benjamin Netanyahu Ungguli Gadi Eisenkot

Koalisi Benjamin Netanyahu unggul tipis atas oposisi Gadi Eisenkot dalam hasil hitung sementara Pemilu Israel 2026 yang digelar pada Selasa, 27 Oktober lusa.
Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026: Mulai Siang Ini Ada Rivan Nurmulki Vs Boy Arnez, Farhan Halim Main Lagi

Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026: Mulai Siang Ini Ada Rivan Nurmulki Vs Boy Arnez, Farhan Halim Main Lagi

Link live streaming Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua pada Kamis (29/10/2026), di mana tiga pemain Timnas Voli Indonesia kembali tampil. Rivan Nurmulki akan melawan Boy Arnez dan Farhan Halim juga unjuk gigi.
Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Usai dua hasil positif di babak 32 dan 16 besar Tier C, Timnas Indonesia U-15 akan tampil di babak perempat final untuk memperebutkan peringkat 65-72 dunia di babak semifinal Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026.
Viral Eks Napi Tolak Diberi Uang Cuma-cuma di Transjakarta, Akui Butuh Hal Ini Selain Pekerjaan Halal

Viral Eks Napi Tolak Diberi Uang Cuma-cuma di Transjakarta, Akui Butuh Hal Ini Selain Pekerjaan Halal

Kisah seorang pria bernama Pak Gigin menjadi perbincangan warganet setelah kisahnya viral di media sosial. Eks narapidana itu tolak diberi uang cuma-cuma.
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-15 Vs Luksemburg di Perempat Final Piala Dunia U-15 2026

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-15 Vs Luksemburg di Perempat Final Piala Dunia U-15 2026

Timnas Indonesia U-15 akan menantang Luksemburg di perempat final Piala Dunia U-15 2026. Mereka berhasil melalui hadangan dari Moldova dan Panama pada Rabu (28/10/2026) kemarin.
Saat Keluarga Curiga Ibu-Anak di Madiun Tak Ada Kabar, Ini Respons Tersangka Pembunuhan Setiap Ditanya

Saat Keluarga Curiga Ibu-Anak di Madiun Tak Ada Kabar, Ini Respons Tersangka Pembunuhan Setiap Ditanya

Di saat pihak keluarga curiga ibu-anak di Madiun tak ada kabar sejak 20 September 2026, tersangka pembunuhan tidak merespons.
Selengkapnya

Viral