News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Diajak Tinjau Aceh Tamiang, Anggota Komisi IV DPR Semprot Menteri KP: Tolong Hargai Kami Dikit!

Anggota Komisi IV DPR RI, Teuku Abdul Khalid meluapkan kemarahan pada Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono dalam raker Komisi IV DPR RI.
Rabu, 14 Januari 2026 - 19:32 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI, Teuku Abdul Khalid
Sumber :
  • Tangkapan layar TV Parlemen

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi IV DPR RI, Teuku Abdul Khalid meluapkan kemarahan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono dalam rapat kerja Komisi IV DPR RI.

Khalid kesal karena tidak dilibatkan saat Menteri KP turun langsung ke Aceh Tamiang untuk meninjau sektor perikanan pascabanjir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Menyangkut perikanan Pak Menteri, mungkin Bapak kemarin turun (ke Aceh), saya lihat di media. Saya juga di Aceh, tapi Bapak juga enggak kasih tahu saya, sehingga saya juga tidak tahu Bapak di mana,” kata Teuku Abdul Khalid di hadapan pimpinan Komisi IV, Rabu (14/1/2026).

Ia menegaskan, sebagai anggota Komisi IV yang bermitra langsung dengan Kementerian KKP, seharusnya dirinya dilibatkan atau setidaknya diberi informasi saat kunjungan lapangan dilakukan.

“Tolong hargai kami dikit. Tolong hargai kami. Waktu turun ngomong saja, apa salahnya?” ujarnya dengan nada tinggi.

Khalid mengaku mendapat banyak pertanyaan dari masyarakat saat Menteri KP turun ke lapangan, namun ia tidak bisa memberikan penjelasan karena tidak mengetahui agenda kunjungan tersebut.

“Masa turun Menteri di sana, kami kayak kucing kurap, ditanya masyarakat, kami enggak tahu jawab?” katanya.

Ia menegaskan, keterlibatan DPR justru bisa memperkuat kerja kementerian di lapangan, bukan sebaliknya.

“Di saat Bapak kasih bantuan, kasih tahu kami, mungkin kami juga ikut viral seperti tim-tim Bapak,” ujar Khalid.

Menurutnya, kerusakan citra kementerian juga akan berdampak langsung pada Komisi IV DPR sebagai mitra kerja.

“Kalau Bapak rusak, kami rusak. Anda kementerian rusak, kami sebagai anggota Komisi IV merasa beban, Pak. Percaya itu, tidak munafik ini,” tegasnya.

Untuk ke depan, Khalid meminta seluruh kementerian mitra Komisi IV menghargai peran DPR, tidak hanya di Aceh, tetapi juga di daerah lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bukan cuma di Aceh, kalau ke Padang, hargai mitra di Padang. Kalau ke tempat lain, hargai mitra tempat lain,” ujarnya.

Selain soal koordinasi, Khalid juga menyoroti persoalan serius sektor perikanan di Aceh Tamiang, khususnya pendangkalan muara yang dinilainya semakin parah pascabanjir.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mendorong peran besar sektor swasta dalam upaya mengurangi ketergantungan pembangunan jalan tol terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).

Trending

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Kemenhub membahas disparitas tarif jasa LoLo depo peti kemas kosong yang lebih mahal di luar pelabuhan.
Selengkapnya

Viral