News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Reza Pahlavi, Putra Mahkota di Balik Demonstran Iran

Seruan itu disampaikan Pahlavi melalui media sosial dan dinilai mempertegas posisinya sebagai salah satu figur utama penentang pemerintahan Republik Islam Iran.
Kamis, 15 Januari 2026 - 12:24 WIB
Reza Pahlavi
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Official Reza Pahlavi

Jakarta, tvOnenews.com – Pemimpin oposisi Iran, Reza Pahlavi, kembali menjadi sorotan publik internasional setelah secara terbuka menyerukan militer Iran untuk membelot di tengah gelombang demonstrasi massal yang melanda negara tersebut.

Seruan itu disampaikan Pahlavi melalui media sosial dan dinilai mempertegas posisinya sebagai salah satu figur utama penentang pemerintahan Republik Islam Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalian adalah militer nasional Iran, bukan militer Republik Islam,” tulis Reza Pahlavi melalui akun X miliknya pada Selasa (13/1).

Ia menegaskan bahwa aparat militer memiliki tanggung jawab moral untuk melindungi rakyat, bukan justru menindas mereka di tengah situasi krisis.

“Kalian memiliki kewajiban untuk melindungi nyawa sesama warga negara. Waktu kalian tidak banyak. Bergabung lah dengan mereka secepat mungkin,” lanjutnya.

Seruan kepada militer tersebut menyusul ajakan Pahlavi kepada masyarakat Iran untuk terus turun ke jalan dan merebut kebebasan dari pemerintahan yang dinilainya menindas. Dalam beberapa tahun terakhir, Pahlavi kerap menyuarakan dukungan terhadap aksi-aksi protes yang menuntut perubahan politik di Iran.

Sosok Reza Pahlavi

Reza Pahlavi merupakan salah satu figur oposisi Iran yang paling dikenal di kancah internasional. Ia saat ini hidup di pengasingan di Amerika Serikat dan tidak pernah lagi menginjakkan kaki di Iran sejak ayahnya, Shah Mohammad Reza Pahlavi, digulingkan dari kekuasaan.

Pahlavi lahir pada 31 Oktober 1960 dan secara resmi dinobatkan sebagai putra mahkota Iran pada 1967. Pada 1978, saat berusia 17 tahun, ia berangkat ke Amerika Serikat untuk mengikuti pelatihan pilot di Pangkalan Angkatan Udara Reese, Lubbock, Texas.

Setahun kemudian, rezim monarki Iran runtuh akibat Revolusi Islam 1979 yang mengubah Iran menjadi negara Republik Islam seperti sekarang. Setelah digulingkan, Shah Mohammad Reza Pahlavi berpindah-pindah negara untuk mencari suaka hingga akhirnya meninggal dunia akibat kanker di Mesir. Sejak itu, Reza Pahlavi mengambil peran simbolis sebagai Shah Iran di pengasingan.

Selama menetap di Amerika Serikat, Pahlavi juga mempelajari ilmu politik. Ia menikah dengan Yasmine Etemad-Amini, seorang warga Iran-Amerika, dan dikaruniai tiga orang anak.

Hubungan dengan Israel Tuai Kontroversi

Dalam perjalanannya sebagai tokoh oposisi, Pahlavi kerap memantau perkembangan situasi Iran dari luar negeri. Ia juga berupaya menjalin hubungan dengan sejumlah negara, termasuk Israel, yang sempat memicu kontroversi.

Pada April 2023, Pahlavi melakukan kunjungan ke Israel. Dalam kunjungan tersebut, ia menghadiri upacara Hari Peringatan Holocaust, mengunjungi Tembok Barat, serta bertemu Presiden Israel Isaac Herzog dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Langkah itu menuai kritik keras di Iran, terutama setelah terjadinya Perang 12 Hari pada Juni tahun lalu. Pahlavi bahkan dicap sebagai “pengkhianat” oleh sejumlah tokoh oposisi Iran, termasuk beberapa tahanan politik terkemuka di Teheran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Pahlavi terus menyuarakan keinginannya untuk menggulingkan rezim Ayatollah Ali Khamenei dan memulihkan demokrasi di Iran. Saat Iran dilanda gelombang demonstrasi besar pada 2022 menyusul kematian Mahsa Amini, ia secara terbuka mendukung unjuk rasa tersebut dan menegaskan bahwa tidak boleh ada kekerasan terhadap rakyat.

Pada periode itu, sejumlah demonstran juga terdengar meneriakkan slogan-slogan yang mendukung Reza Pahlavi untuk memimpin Iran di masa depan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan setelah kediamannya didatangi sekelompok pria yang diduga berasal dari komunitas bela diri. Ini pesan Hanny Kristianto.
Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengalami pergeseran paradigma. 
Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan menyiapkan regulasi terkait peredaran kratom dan rokok elektrik atau vape guna mencegah penyalahgunaan yang dapat membahayakan masyarakat.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.
Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan anak (20 bulan) yang dibunuh ayah tiri, AR (22) dan ibu kandungnya, JM (20) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10).
Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Video yang memperlihatkan YouTuber Herri Pras didatangi sekelompok pria hingga mendapat tindakan fisik mendadak viral di media sosial. Ini dugaan motifnya.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral