News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketum PKR Kritik Pengelolaan Energi Nasional: Masih Syarat Kepentingan hingga Ketergantungan pada Asing

Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo, menyampaikan kritik terhadap praktik pengelolaan energi nasional.
Kamis, 15 Januari 2026 - 20:36 WIB
Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Prof Tuntas Subagyo
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo, menyampaikan kritik terhadap praktik pengelolaan energi nasional.

Tuntas menilai selama ini pengelolaan energi nasional masih sarat kepentingan oligarki dan ketergantungan pada asing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa kedaulatan energi bukan sekadar isu teknokratis, melainkan agenda politik strategis untuk memastikan keadilan ekonomi bagi rakyat Indonesia.

Menurutnya, tanpa keberanian politik untuk menguasai penuh sektor energi, negara akan terus kehilangan kendali atas arah pembangunan ekonomi.

“Energi adalah alat kekuasaan. Jika negara tidak berdaulat atas energi, maka yang berdaulat adalah kepentingan modal. Dan rakyat selalu menjadi korban,” tegasnya dikutip dari keterangan persnya pada Rabu (14/01/2026).

Ia menilai peresmian Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai sinyal politik penting bahwa negara mulai kembali mengambil peran strategis dalam sektor energi, sebuah langkah yang menurutnya baru kembali terlihat setelah era Presiden Soeharto.

“RDMP Balikpapan adalah pesan politik bahwa negara hadir. Namun keberpihakan ini harus konsisten dan tidak berhenti pada seremoni proyek,” ujarnya.

Tuntas juga mengingatkan bahwa amanat Pasal 33 UUD 1945 secara tegas menempatkan penguasaan negara atas cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak, termasuk energi. 

Ia menilai penyimpangan terhadap amanat tersebut selama ini telah memperlebar jurang ketimpangan ekonomi.

Sebagai Pembina Yayasan Surya Nuswantara Wilwatikta (YSNW), Tuntas menegaskan bahwa PKR akan terus mendorong agenda politik kedaulatan energi sebagai bagian dari perjuangan struktural untuk membangun ekonomi nasional yang berdaulat dan berkeadilan.

“Pengelolaan kekayaan alam bukan soal angka pertumbuhan, tetapi soal siapa yang menikmati hasilnya. Kedaulatan energi adalah jalan menuju kemakmuran rakyat, bukan kemakmuran segelintir elit,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia melanjutkan bahwa pengelolaan kekayaan alam negeri ini sudah harus benar untuk kesejahteraan rakyat, jangan ada lagi rakyat di pelosok negeri yang tidak punya akses jalan, jembatan, bangunan sekolah yang tidak layak dan lain-lain.

Tuntas menegaskan bahwa kedaulatan itu kunci dari kesejahteraan bangsa, kita sebagai bangsa yang merdeka bisa mengelola SDA sendiri, bisa melindungi rakyat dari tekanan asing dan oligarki, dan terpenting bisa menentukan arah pembangunan sesuai kebutuhan nasional kita. (muu)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BNN Berantas Narkoba Lewat Pendekatan Kolaboratif, Implementasikan Visi Presiden

BNN Berantas Narkoba Lewat Pendekatan Kolaboratif, Implementasikan Visi Presiden

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) paparkan langkah strategis dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba
Bikin Geger Bursa Transfer Super League! Persik Kediri Rekrut Dua Pemain Spanyol Sekaligus

Bikin Geger Bursa Transfer Super League! Persik Kediri Rekrut Dua Pemain Spanyol Sekaligus

Persik Kediri resmi mendatangkan dua pemain asing anyar berkebangsaan Spanyol pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026.
Klasemen Proliga 2026, Sektor Putri: Raih Kemenangan Kedua, Gresik Phonska Plus Geser Jakarta Popsivo Polwan dari Puncak

Klasemen Proliga 2026, Sektor Putri: Raih Kemenangan Kedua, Gresik Phonska Plus Geser Jakarta Popsivo Polwan dari Puncak

Klasemen Proliga 2026 sektor putri setelah laga sengit yang mempertemukan Gresik Phonska Plus menghadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Mengapa Ressa Rizky Menggugat Denada Secara Hukum Perdata Bukan Pidana? Begini Penjelasan Pakar Hukum

Mengapa Ressa Rizky Menggugat Denada Secara Hukum Perdata Bukan Pidana? Begini Penjelasan Pakar Hukum

Ressa Rizky melayangkan sebuah gugatan secara perdata kepada Denada ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi dengan tuntutan ganti rugi materiil sebesar Rp7 Miliar
Jurgen Klopp Serius Pertimbangkan Latih Real Madrid

Jurgen Klopp Serius Pertimbangkan Latih Real Madrid

Real Madrid mulai menyusun rencana musim panas usai tunjuk Arbeloa. Nama Jurgen Klopp kembali mencuat dan disebut serius pertimbangkan comeback melatih lagi.
Persib Lumpuhkan Persija di Super League 2025/26, Bojan Hodak: Jadi Juara Setengah Musim Tidak Terlalu Penting

Persib Lumpuhkan Persija di Super League 2025/26, Bojan Hodak: Jadi Juara Setengah Musim Tidak Terlalu Penting

Bojan Hodak justru menempatkan pencapaian juara Super League 2025/26 sebagai bonus sementara, sembari mengalihkan fokus Persib ke target yang lebih besar, yaitu

Trending

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

Persib Bandung harus mulai memikirkan langkah strategis untuk mengantisipasi kepergian Federico Barba. Salah satu opsi yang bisa diambil adalah merekrut pemain kelas dunia di sektor pertahanan.
Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Ternate, Maluku Utara Kamis (15/1/2026).
Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Medsos sempat dihebohkan dengan kabar hilangnya pendaki di gunung Slamet beberapa waktu lalu. Kini pendaki tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal.
Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan aksi Khairun Nisya yang menyamar sebagai pramugari Batik Air.
Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Viral di media sosial video pengeroyokan guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi bernama Agus Saputra oleh sejumah siswanya. Ini pengakuan sang guru..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT