Prabowo Terbang ke Inggris Pekan Depan, Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Universitas Elit Dunia
- Dok.setpres
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, mengungkap rencana Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke Inggris pada pekan depan.
Salah satu agenda utama kunjungan tersebut adalah memperluas kerja sama pendidikan tinggi dengan universitas-universitas elit dunia.
“Minggu depan Bapak Presiden akan ke UK, disampaikan juga oleh Bapak Presiden. Kebetulan saya juga secara langsung mempersiapkan dengan Russell Group Universities,” kata Stella usai menghadiri pertemuan guru besar, rektor, dan dekan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Jumat (16/1/2026).
Stella menjelaskan, Russell Group Universities merupakan konsorsium 24 universitas paling bergengsi di Inggris. Menurut dia, Prabowo secara tegas hanya ingin menjajaki kemitraan dengan institusi pendidikan kelas dunia.
“Jadi Bapak Presiden hanya ingin mendiskusikan dengan yang papan atas. Jadi tidak membawa universitas sembarangan dari luar. Hanya yang paling top sekali di luar untuk bisa ke Indonesia,” ujarnya.
Ia memastikan proses komunikasi masih berjalan dan kunjungan tersebut juga akan memuat agenda khusus terkait sains, riset, dan teknologi. Menurutnya, perhatian Prabowo terhadap penguatan sektor pendidikan tinggi terus meningkat.
“Jadi, perhatian Bapak Presiden terhadap riset, sains, dan teknologi serta pendidikan tinggi ini sangat luar biasa besar sekali. Dan juga kita meningkatkan kualitas bersama dari dalam negeri dibantu juga oleh partner-partner kita dari luar negeri,” tutur Stella.
Sebelumnya, Presiden RI, Prabowo Subianto, menginstruksikan perubahan besar dalam alokasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Pemerintah menargetkan lebih dari 80 persen beasiswa diarahkan ke bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Instruksi tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi usai pertemuan Presiden dengan para rektor, dekan, dan guru besar di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026).
“Termasuk tadi juga beliau memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya. Tadi beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80 persen. Karena kita memang konsentrasi untuk mengejar ketertinggalan kita terlebih dahulu di dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Prasetyo. (agr)
Load more