News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

82 Kampus Dikerahkan Pulihkan Dampak Bencana Sumatera, 3.700 Tenaga Kesehatan Turun Langsung

Pemerintah terjunkan 82 perguruan tinggi dan 3.700 tenaga kesehatan untuk tangani dampak bencana Sumatera bagian Aceh, Sumut, dan Sumbar sesuai arahan Presiden.
Jumat, 16 Januari 2026 - 11:13 WIB
Mendiktisaintek Brian Yuliarto
Sumber :
  • BPMI Istana Negara

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah mengerahkan kekuatan perguruan tinggi dalam upaya pemulihan dampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Sebanyak 82 kampus diturunkan langsung ke daerah bencana Sumatera dengan melibatkan ribuan tenaga kesehatan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan, keterlibatan perguruan tinggi dilakukan secara terpadu bersama kementerian dan pemerintah daerah di wilayah terdampak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Menindaklanjuti arahan langsung Bapak Presiden terkait penanganan bencana khususnya di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, perguruan tinggi bersama kementerian telah melakukan kegiatan di tiga provinsi mencakup 31 kabupaten dan kota serta 104 kecamatan dengan melibatkan 82 perguruan tinggi,” ujar Brian dalam pertemuan dialog Presiden RI Prabowo Subianto dengan 1.000 akademisi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (16/1/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan kolaboratif pemerintah yang melibatkan dunia pendidikan tinggi dalam penanganan krisis kemanusiaan. Kampus tidak hanya berperan sebagai pusat kajian, tetapi juga turun langsung memberikan layanan kesehatan, pendampingan masyarakat, serta pemulihan sosial pascabencana.

Ribuan Tenaga Kesehatan Dikerahkan

Dalam operasi kemanusiaan tersebut, pemerintah memobilisasi sebanyak 3.746 personel yang terdiri dari tenaga medis, tenaga kesehatan, serta relawan umum. Mereka disebar ke wilayah terdampak untuk membantu layanan darurat hingga pemulihan kesehatan masyarakat.

Rincian personel yang diterjunkan antara lain:

  • 2.260 tenaga medis, terdiri dari dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, serta mahasiswa kedokteran

  • 1.267 tenaga kesehatan, termasuk perawat, bidan, dan tenaga pendukung layanan kesehatan

  • 219 relawan umum, yang membantu distribusi logistik dan pendampingan masyarakat

“Perguruan tinggi tentu hadir bukan hanya sebagai pengamat, tetapi juga sebagai solusi bagi bangsa,” tegas Brian.

Menurutnya, kehadiran ribuan tenaga kesehatan dari kalangan kampus mempercepat pemulihan layanan medis di daerah terdampak bencana, terutama di wilayah dengan keterbatasan fasilitas kesehatan.

Potensi Besar SDM Perguruan Tinggi

Brian juga memaparkan bahwa Indonesia saat ini memiliki sekitar 4.614 perguruan tinggi negeri dan swasta yang dihuni lebih dari 303 ribu dosen dan 9,9 juta mahasiswa aktif dari berbagai disiplin ilmu.

Ia menilai, potensi besar tersebut merupakan kekuatan strategis yang dapat digerakkan dalam berbagai agenda nasional, termasuk penanganan bencana, pembangunan kesehatan, hingga penguatan riset dan inovasi.

“Ini adalah sumber daya manusia unggul yang sangat besar. Ketika dimobilisasi dengan baik, perguruan tinggi bisa menjadi garda depan dalam membantu negara menghadapi tantangan, termasuk situasi darurat bencana,” ujar Brian.

Setiap tahun, lanjutnya, kampus-kampus di Indonesia melahirkan sekitar 1,7 juta lulusan dari berbagai bidang seperti sains dan teknologi, kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga ilmu sosial dan humaniora. Skala produksi talenta ini dinilai sebagai modal penting bagi peningkatan daya saing nasional dalam jangka panjang.

Kampus sebagai Pilar Kemanusiaan

Keterlibatan 82 perguruan tinggi dalam operasi pemulihan bencana di Sumatera dipandang pemerintah sebagai bentuk aktualisasi peran kampus dalam kebijakan publik. Selain menjalankan fungsi pendidikan dan riset, kampus juga diharapkan menjadi pusat pengabdian masyarakat yang responsif terhadap kebutuhan bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah menilai pendekatan ini sejalan dengan penguatan ekosistem pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan unggul, tetapi juga mendorong empati sosial, kepemimpinan, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Dengan mobilisasi ribuan tenaga medis dan relawan dari perguruan tinggi, pemerintah optimistis proses pemulihan pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dapat berjalan lebih cepat dan merata. Langkah ini sekaligus mempertegas peran strategis dunia pendidikan tinggi sebagai mitra negara dalam menghadapi krisis kemanusiaan dan memperkuat ketahanan nasional. (agr/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta Diguyur Hujan Hari Ini? Cek Prakiraan BMKG Soal Cuaca Selengkapnya

Jakarta Diguyur Hujan Hari Ini? Cek Prakiraan BMKG Soal Cuaca Selengkapnya

Bagi warga yang beraktivitas di wilayah Jakarta hari ini, Kamis (5/11), ada baiknya untuk mulai bersiap menghadapi perubahan cuaca. 
Jangan Dilewatkan, Shalat Dhuha di Waktu Ini Pahalanya Setara Haji

Jangan Dilewatkan, Shalat Dhuha di Waktu Ini Pahalanya Setara Haji

UAH pernah menjelaskan mengenai keutamaan shalat dhuha dalam ceramahnya yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya.
Polisi Siapkan Pengamanan 3 Lapis Sidang Roy Suryo yang Dihadiri Jokowi Hari Ini, Brimob dan Intelijen Dikerahkan

Polisi Siapkan Pengamanan 3 Lapis Sidang Roy Suryo yang Dihadiri Jokowi Hari Ini, Brimob dan Intelijen Dikerahkan

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dijadwalkan hadir sebagai saksi dalam perkara dugaan pencemaran nama baik yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma.
Ada Rekayasa Lalu Lintas Imbas Sidang Dugaan Ijazah Jokowi di PN Jakarta Timur, Pengendara Sebaiknya Hindari Jalan Ini

Ada Rekayasa Lalu Lintas Imbas Sidang Dugaan Ijazah Jokowi di PN Jakarta Timur, Pengendara Sebaiknya Hindari Jalan Ini

Calon pengendara sebaiknya hindari jalur ini imbas rekayasa lalu lintas sidang dugaan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Jokowi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Menurut keterangan dari suami korban, terduga pelaku pembunuhan disertai perampokan di Indramayu adalah tetangga yang sering diberikan pekerjaan oleh Komariyah.
Pakar Hukum Bongkar Tiga Syarat Mutlak Penyadapan agar Tidak Dianggap Ilegal

Pakar Hukum Bongkar Tiga Syarat Mutlak Penyadapan agar Tidak Dianggap Ilegal

Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh penting oleh tiga tersangka, yakni LSP, ASN, dan EH terus menuai sorotan. 

Trending

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11).
Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Menurut keterangan dari suami korban, terduga pelaku pembunuhan disertai perampokan di Indramayu adalah tetangga yang sering diberikan pekerjaan oleh Komariyah.
Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Kepolisian menyiapkan pengamanan dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11). 
Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 mengumumkan berbagai musik hingga grup musik yang meraih penghargaan dari 67 kategori termasuk 4 kategori tambahan.
Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerapkan aturan ketat pada sidang agenda pembuktian kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yang digelar hari ini, Kamis (5/11). 
Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Egy Maulana Vikri tersipu malu ketika Shin Tae-yong memintanya untuk mengucapkan 'Gue Persija' disertai menunjukkan simbol jari jempol telunjuk khas Jakmania.
Geger! Orang Tua Ajak Anak Berusia 3 Tahun Naik Bukit Jalur Ekstrim Tanpa Pengaman, Warganet Geram

Geger! Orang Tua Ajak Anak Berusia 3 Tahun Naik Bukit Jalur Ekstrim Tanpa Pengaman, Warganet Geram

Viral di media sosial seorang anak balita berusia 3 tahun di Tenggarong diajak oleh orang tuanya mendaki Bukit Biru yang jalurnya dikenal terjal tanpa pengaman.
Selengkapnya

Viral