Pengungsi Banjir di Kudus Tembus 1.822 Jiwa, Terbanyak di Gedung DPRD
- Antara Foto
Kondisi Banjir Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah
BPBD Kudus menyebut genangan banjir hingga Sabtu masih terjadi di sejumlah desa, meskipun beberapa wilayah mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Namun, curah hujan yang masih tinggi membuat potensi banjir susulan tetap perlu diwaspadai.
“Mudah-mudahan dengan adanya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), intensitas hujan bisa berkurang sehingga genangan banjir di Kabupaten Kudus bisa segera surut,” kata Eko.
Langkah OMC diharapkan dapat membantu mengurangi hujan di wilayah hulu, sehingga debit air sungai yang mengalir ke kawasan permukiman bisa ditekan.
Kebutuhan Dasar Pengungsi Terpenuhi
BPBD memastikan kebutuhan dasar para pengungsi banjir Kudus telah dipenuhi di seluruh lokasi pengungsian. Bantuan yang disalurkan meliputi:
-
Makanan dan minuman siap konsumsi
-
Pakaian dan perlengkapan pribadi
-
Tempat tinggal sementara yang layak
-
Alat kebersihan dan sanitasi
-
Mainan anak untuk kebutuhan trauma healing
Menurut BPBD, penyediaan mainan anak dan ruang ramah anak dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan psikologis bagi anak-anak yang terdampak banjir.
“Selain logistik dasar, kami juga memperhatikan kondisi psikologis warga, terutama anak-anak, agar tetap merasa aman dan nyaman selama berada di pengungsian,” ujar Eko.
Jumlah Pengungsi Naik Tajam
Sebelumnya, pada Rabu (14/1/2026), jumlah pengungsi banjir di Kabupaten Kudus tercatat sebanyak 596 jiwa. Namun, curah hujan tinggi yang terus terjadi menyebabkan meluasnya wilayah terdampak dan mendorong peningkatan signifikan jumlah warga yang harus mengungsi.
BPBD Kudus bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, relawan, dan berbagai organisasi kemanusiaan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan, termasuk evakuasi warga, distribusi bantuan, serta pendataan kerusakan akibat banjir.
Masyarakat di wilayah rawan banjir diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lebat dan kenaikan debit air, serta segera melapor ke aparat setempat jika kondisi memburuk. Pemerintah daerah memastikan penanganan banjir Kudus akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar aman dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing. (ant/nsp)
Load more