News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengungsi Banjir di Kudus Tembus 1.822 Jiwa, Terbanyak di Gedung DPRD

BPBD Kudus mencatat pengungsi banjir meningkat jadi 1.822 jiwa di 11 lokasi. Terbanyak berada di Gedung DPRD, kondisi masih tergenang.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:30 WIB
Pengungsi Banjir di Kudus Tembus 1.822 Jiwa, Terbanyak di Gedung DPRD
Sumber :
  • Antara Foto

Kudus, tvOnenews.com – Jumlah pengungsi akibat banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat hingga Sabtu (17/1/2026), total warga terdampak yang mengungsi mencapai 1.822 jiwa atau 606 keluarga dan tersebar di 11 lokasi pengungsian.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko, mengatakan data tersebut bersifat dinamis dan berpotensi berubah seiring perkembangan kondisi di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Berdasarkan data hari ini, total pengungsi mencapai 1.822 jiwa. Angka ini masih bisa bertambah atau berkurang tergantung situasi banjir di wilayah terdampak,” ujar Eko di Kudus.

Dari total pengungsi banjir Kudus tersebut, sekitar 60 persen di antaranya merupakan perempuan, sementara sisanya laki-laki dan anak-anak. Para pengungsi berasal dari sejumlah desa yang terdampak genangan banjir cukup parah, terutama di wilayah Kecamatan Undaan dan sekitarnya.

Daftar Desa Terdampak Banjir di Kudus

BPBD mencatat warga yang mengungsi berasal dari desa-desa berikut:

  • Desa Pasuruhan Lor

  • Desa Temulus

  • Desa Karangrowo

  • Desa Kesambi

  • Desa Jati Wetan

  • Desa Jetis Kapuan

  • Desa Ngemplak

  • Desa Payaman

  • Desa Tanjungkarang

  • Desa Gulang

Sebagian besar wilayah tersebut masih mengalami genangan banjir dengan ketinggian bervariasi, meskipun di beberapa titik mulai terjadi penurunan air.

Lokasi Pengungsian Banjir Kudus

Untuk menampung warga terdampak, pemerintah daerah menyediakan sejumlah lokasi pengungsian yang tersebar di berbagai kecamatan. Berikut daftar tempat pengungsian banjir di Kabupaten Kudus:

  • Gedung NU Center Pasuruhan Lor

  • Madrasah Hidayatys Shibyan Temulus

  • Balai Desa Karangrowo

  • TK Pertiwi dan Aula Balai Desa Kesambi

  • Balai Desa Jati Wetan

  • Gedung Muslimat NU Loram Kulon

  • Gedung DPRD Kudus

  • Balai Desa Payaman

  • GKMI Tanjungkarang

  • Kantor DPC PDI Perjuangan Jalan Lingkar Kudus

  • Balai Desa Gulang

Dari seluruh lokasi tersebut, Gedung DPRD Kudus menjadi titik pengungsian dengan jumlah terbanyak, yakni mencapai 396 jiwa. Para pengungsi di lokasi ini mayoritas berasal dari Desa Karangrowo dan Desa Ngemplak, Kecamatan Undaan.

Sementara di lokasi lainnya, jumlah pengungsi bervariasi, mulai dari sekitar 26 jiwa hingga lebih dari 130 jiwa per titik pengungsian.

Kondisi Banjir Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah

BPBD Kudus menyebut genangan banjir hingga Sabtu masih terjadi di sejumlah desa, meskipun beberapa wilayah mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Namun, curah hujan yang masih tinggi membuat potensi banjir susulan tetap perlu diwaspadai.

“Mudah-mudahan dengan adanya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), intensitas hujan bisa berkurang sehingga genangan banjir di Kabupaten Kudus bisa segera surut,” kata Eko.

Langkah OMC diharapkan dapat membantu mengurangi hujan di wilayah hulu, sehingga debit air sungai yang mengalir ke kawasan permukiman bisa ditekan.

Kebutuhan Dasar Pengungsi Terpenuhi

BPBD memastikan kebutuhan dasar para pengungsi banjir Kudus telah dipenuhi di seluruh lokasi pengungsian. Bantuan yang disalurkan meliputi:

  • Makanan dan minuman siap konsumsi

  • Pakaian dan perlengkapan pribadi

  • Tempat tinggal sementara yang layak

  • Alat kebersihan dan sanitasi

  • Mainan anak untuk kebutuhan trauma healing

Menurut BPBD, penyediaan mainan anak dan ruang ramah anak dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan psikologis bagi anak-anak yang terdampak banjir.

“Selain logistik dasar, kami juga memperhatikan kondisi psikologis warga, terutama anak-anak, agar tetap merasa aman dan nyaman selama berada di pengungsian,” ujar Eko.

Jumlah Pengungsi Naik Tajam

Sebelumnya, pada Rabu (14/1/2026), jumlah pengungsi banjir di Kabupaten Kudus tercatat sebanyak 596 jiwa. Namun, curah hujan tinggi yang terus terjadi menyebabkan meluasnya wilayah terdampak dan mendorong peningkatan signifikan jumlah warga yang harus mengungsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BPBD Kudus bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, relawan, dan berbagai organisasi kemanusiaan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan, termasuk evakuasi warga, distribusi bantuan, serta pendataan kerusakan akibat banjir.

Masyarakat di wilayah rawan banjir diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lebat dan kenaikan debit air, serta segera melapor ke aparat setempat jika kondisi memburuk. Pemerintah daerah memastikan penanganan banjir Kudus akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar aman dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Positif Narkotika Sampai Didenda Australia, Sassuolo Lakukan Tes Berkala pada Rekan Satu Tim Jay Idzes

Diduga Positif Narkotika Sampai Didenda Australia, Sassuolo Lakukan Tes Berkala pada Rekan Satu Tim Jay Idzes

Cristian Volpato diduga menggunakan narkotika sampai negara asalnya, Australia memberikan sanksi denda padanya. 
Penanganan Korupsi MBG Dinilai Minim Progres, Kejagung Didesak Hukum Mati Dadan Cs

Penanganan Korupsi MBG Dinilai Minim Progres, Kejagung Didesak Hukum Mati Dadan Cs

Koordinator Aksi JMI, Imam Hanafi Abdullah, menegaskan bahwa penanganan perkara ini tidak boleh menguap begitu saja di tengah jalan.
Debu Vulkanik Gunung Dukono dan Ibu Menyebar 2,1 Km, BMKG Soroti Bahaya untuk Penerbangan dan Kesehatan

Debu Vulkanik Gunung Dukono dan Ibu Menyebar 2,1 Km, BMKG Soroti Bahaya untuk Penerbangan dan Kesehatan

BMKG memantau debu vulkanik Gunung Dukono dan Ibu hingga 2,1 km pada 10 September 2026 yang berisiko bagi penerbangan dan kesehatan.
Astra Bakal Pertahankan Dividend Payout Ratio 45-50 Persen

Astra Bakal Pertahankan Dividend Payout Ratio 45-50 Persen

Rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) untuk 2026 dipertahankan di kisaran 45-50 persen
Resmi! Jadwal Terbaru Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Resmi! Jadwal Terbaru Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Jadwal resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 telah dirilis. Garuda menghadapi Singapura, Malaysia dan Bangladesh sebelum membidik tiket final.
Ruben Onsu Naik Pitam Lihat Putri Bungsunya Diduga Dilibatkan Promosi Produk Dewasa, Sentil soal Eksploitasi Anak

Ruben Onsu Naik Pitam Lihat Putri Bungsunya Diduga Dilibatkan Promosi Produk Dewasa, Sentil soal Eksploitasi Anak

Ruben Onsu kembali mencuri perhatian usai menyampaikan kekesalannya melalui media sosial. Mantan suami Sarwendah itu naik pitam usai lihat putrinya ikut jualan.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.
Selengkapnya

Viral