News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ahok Belum Bisa Langsung Jadi Saksi Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah, Ini Alasannya

Ahok mengaku belum bisa langsung menjadi saksi dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah karena ke luar negeri dan belum terima surat panggilan JPU.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:00 WIB
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, eks Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com – Mantan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mengaku belum bisa langsung menjadi saksi dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah yang tengah disidangkan di pengadilan. Ahok menjelaskan bahwa dirinya memiliki agenda ke luar negeri sehingga belum dapat menghadiri sidang lanjutan yang dijadwalkan pada Selasa (20/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Ahok melalui pesan singkat kepada awak media, Jumat (16/1/2026). Ia mengatakan akan meninggalkan Indonesia pada Sabtu (17/1/2026) dan baru kembali pada 26 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya besok mau ke luar negeri. Tanggal 26 Januari kembali. Setelah itu bisa hadir,” ujar Ahok.

Dengan kondisi tersebut, Ahok memastikan belum bisa langsung menjadi saksi dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah sebagaimana diminta oleh jaksa penuntut umum (JPU). Meski demikian, Ahok menegaskan siap memenuhi panggilan hukum setelah kembali ke Tanah Air.

Ahok Belum Terima Surat Pemanggilan

Selain karena agenda ke luar negeri, Ahok juga mengaku belum menerima surat resmi pemanggilan sebagai saksi dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah tersebut.

“Saya belum terima suratnya,” kata Ahok singkat.

Pernyataan ini mempertegas bahwa secara administratif, Ahok belum bisa langsung menjadi saksi dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah, meski namanya telah disebut dalam rencana persidangan lanjutan.

Jaksa Jadwalkan Ahok Jadi Saksi

Sebelumnya, jaksa penuntut umum menyatakan akan menghadirkan sejumlah saksi kunci dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah yang melibatkan sejumlah pihak di lingkungan PT Pertamina.

Direktur Penuntutan Jampidsus Kejaksaan Agung, Riono Budisantoso, membenarkan bahwa Ahok masuk dalam daftar saksi yang akan dimintai keterangan.

“JPU meminta kehadiran Basuki Tjahaja Purnama untuk didengar kesaksiannya semasa menjadi Komisaris Utama Pertamina,” ujar Riono kepada wartawan, Jumat (16/1/2026).

Riono menjelaskan, pemanggilan Ahok sebagai saksi dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah bertujuan untuk menggali informasi terkait sistem pengelolaan perusahaan saat ia menjabat, termasuk potensi penyimpangan yang terjadi dalam praktiknya.

“Saksi-saksi akan diminta menjelaskan bagaimana tata kelola Pertamina secara umum pada masa itu, termasuk jika terdapat penyimpangan dalam pelaksanaannya,” katanya.

Daftar Saksi Lain Selain Ahok

Selain Ahok, Kejaksaan Agung juga telah menyiapkan sejumlah saksi lain yang akan dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus korupsi tata kelola minyak mentah tersebut. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menyebut total ada lima saksi yang akan dipanggil.

Berikut daftar saksi yang akan dihadirkan dalam sidang kasus korupsi tata kelola minyak mentah:

  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Komisaris Utama Pertamina

  • Ignasius Jonan, mantan Menteri ESDM

  • Arcandra Tahar, mantan Wakil Menteri ESDM

  • Nicke Widyawati, mantan Direktur Utama PT Pertamina

  • Luvita Yuni Setiarini, Senior Manager Management Reporting

Anang menegaskan, seluruh saksi akan dimintai keterangan untuk memperjelas konstruksi perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah yang saat ini tengah disidangkan.

Fokus pada Peran Ahok di Pertamina

Sebagai mantan Komisaris Utama PT Pertamina, Ahok dinilai memiliki posisi strategis untuk memberikan gambaran terkait pengawasan dan pengambilan keputusan dalam tata kelola minyak mentah. Oleh karena itu, kehadiran Ahok sebagai saksi dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah menjadi perhatian publik.

Meski Ahok belum bisa langsung menjadi saksi dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah karena alasan keberangkatan ke luar negeri dan belum menerima surat pemanggilan, Kejaksaan Agung memastikan proses hukum tetap berjalan sesuai agenda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak JPU membuka kemungkinan penjadwalan ulang pemeriksaan Ahok setelah ia kembali ke Indonesia pada akhir Januari 2026. Dengan demikian, Ahok tetap berpeluang memberikan kesaksian dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah yang menyeret sejumlah nama besar di sektor energi nasional.

Kasus ini sendiri menjadi sorotan publik karena menyangkut tata kelola sektor strategis minyak dan energi nasional, serta dugaan penyimpangan yang berpotensi merugikan negara dalam jumlah besar. Kejaksaan Agung menegaskan akan terus mengusut tuntas perkara tersebut hingga ke akar permasalahan. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Banjir Lamongan Semakin Meluas, 20 Ribu Jiwa Terdampak dan 4.986 Rumah Terendam

Banjir Lamongan Semakin Meluas, 20 Ribu Jiwa Terdampak dan 4.986 Rumah Terendam

Darurat bencana banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero, anak Sungai Bengawan Solo di Lamongan kian meluas, sebanyak 4.986 rumah dan 20.850 jiwa terdampak.
Kronologi Kecelakaan Rylan Henry Pribadi Saat Meluncur dari Ketinggian, Ditemukan Tergeletak di Lintasan Ski

Kronologi Kecelakaan Rylan Henry Pribadi Saat Meluncur dari Ketinggian, Ditemukan Tergeletak di Lintasan Ski

Kepolisian Jepang ungkap kronologi meninggalnya Rylan Henry Pribadi, cucu dari pendiri Napan Group, Henry Pribadi. Ternyata Rylan alami kecelakaan saat ski..
F1 2026: Ferrari Umumkan Perubahan Tim, Lewis Hamilton Dapat Race Engineer Baru

F1 2026: Ferrari Umumkan Perubahan Tim, Lewis Hamilton Dapat Race Engineer Baru

Pembalap Scuderia Ferrari, Lewis Hamilton dipastikan akan bekerja dengan insinyur balap baru pada musim Formula 1 2026.
Terkuak! Alasan Ressa Rizky Laporkan Denada Usai Emilia Contessa Wafat

Terkuak! Alasan Ressa Rizky Laporkan Denada Usai Emilia Contessa Wafat

​​​​​​​Terkuak alasan Ressa Rizky laporkan Denada usai Emilia Contessa wafat. Kuasa hukum ungkap kronologi, luka 24 tahun dan nafkah yang tak pernah diterima
Real Madrid Semakin Kacau, Ribuan Fans Kompak Pasang Banner Tuntutan agar Florentino Perez Mundur

Real Madrid Semakin Kacau, Ribuan Fans Kompak Pasang Banner Tuntutan agar Florentino Perez Mundur

Fans Real Madrid kompak memasang banner dan spanduk di sudut-sudut kota Madrid dengan maksud agar Presiden Klub Florentino Perez mundur setelah kekacauan ini.
Pesawat ATR Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Sulsel Disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan: Kami Memohon Doa

Pesawat ATR Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Sulsel Disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan: Kami Memohon Doa

Pesawat tipe ATR 400 milik Indonesia Air Transport (IAT) hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) siang, diduga disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Trending

Twitter X Down Massal Jumat Malam, Ribuan Keluhan Pengguna Trending di Media Sosial

Twitter X Down Massal Jumat Malam, Ribuan Keluhan Pengguna Trending di Media Sosial

Twitter X down Jumat malam bikin ribuan pengguna mengeluh tak bisa login. Keluhan soal X error dan Twitter down langsung trending di media sosial.
Profil Henry Pribadi, Keluarga Konglomerat Napan Group Berduka Usai Cucu Kesayangannya Meninggal Dunia

Profil Henry Pribadi, Keluarga Konglomerat Napan Group Berduka Usai Cucu Kesayangannya Meninggal Dunia

Keluarga konglomerat Henry Pribadi tengah berduka. Sang cucu Rylan Henry Pribadi meninggal dunia dalam kecelakaan ski di Jepang. Ini profil Henry Pribadi..
Penyebab Meninggalnya Rylan Henry Pribadi Saat Meluncur di Lintasan Ski, Cucu Konglomerat Henry Pribadi Alami Ini

Penyebab Meninggalnya Rylan Henry Pribadi Saat Meluncur di Lintasan Ski, Cucu Konglomerat Henry Pribadi Alami Ini

Kepolisian Jepang ungkap dugaan penyebab Rylan Henry Pribadi (17) cucu dari konglomerat tanah air Henry Pribadi meninggal dunia. Ternyata Rylan terlilit tali...
6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 18 Januari 2026: Peluang Keberuntungan dan Angka Hoki Aries hingga Virgo

6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 18 Januari 2026: Peluang Keberuntungan dan Angka Hoki Aries hingga Virgo

​​​​​​​Simak ramalan keuangan zodiak 18 Januari 2026 untuk aries, taurus, gemini, cancer, leo, virgo lengkap peluang rezeki dan angka hoki paling update!
Cucu Keluarga Konglomerat Henry Pribadi Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Ski di Jepang

Cucu Keluarga Konglomerat Henry Pribadi Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Ski di Jepang

Rylan Henry Pribadi (17) cucu dari pendiri Napan Group, Henry Pribadi meninggal dunia. Rylan Henry Pribadi meninggal dunia dalam kecelakaan ski di Jepang..
Ini Sosok Diduga Semua Tokoh dalam Buku Broken Strings Karya Aurelie Moeremans

Ini Sosok Diduga Semua Tokoh dalam Buku Broken Strings Karya Aurelie Moeremans

Belakangan ini, buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans menjadi sorotan publik apalagi dapat dibaca secara gratis oleh semua orang.
Terungkap, Posisi Terakhir Pesawat Indonesia Air Transport yang Hilang Kontak

Terungkap, Posisi Terakhir Pesawat Indonesia Air Transport yang Hilang Kontak

Kabar buruk datang dari dunia penerbangan. Pasalnya, pesawat Indonesia Air Transport hilang kontak. Pesawat berjenis ATR milik maskapai Indonesia Air Transport
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT