News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenbud Segera Revitalisasi Keraton Sumedang Larang, Fadli Zon Siapkan Pemetaan Sejarah

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan pemetaan sejarah penting untuk mendukung program revitalisasi keraton dan kesultanan di berbagai daerah, termasuk Keraton Sumedang Larang.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:33 WIB
Menbud Fadli Zon saat menyaksikan langsung Mahkota Binokasih di Keraton Sumedang Larang, Jawa Barat, Sabtu (17/1/2026).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud RI) menyiapkan langkah pemetaan sejarah sebagai tahap awal revitalisasi Keraton Sumedang Larang di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Upaya ini menjadi fondasi perencanaan sebelum proses revitalisasi dilakukan secara menyeluruh.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan pemetaan dilakukan untuk mendukung program revitalisasi keraton dan kesultanan di berbagai daerah, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya, tentu Keraton Sumedang Larang ini akan direvitalisasi. Kita lakukan pemetaan terlebih dahulu sesuai dengan amanah Presiden untuk melakukan revitalisasi keraton dan kesultanan se-Indonesia yang memang memiliki sejarah,” jelasnya saat berada di Sumedang, dikutip dari Antara, Sabtu (17/1/2026).

Menurut Fadli, pemetaan dibutuhkan untuk memperoleh gambaran utuh terkait kondisi bangunan, koleksi, serta aspek sejarah yang perlu diperkuat.

Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar sebelum dilakukan perbaikan fisik maupun pengembangan fungsi keraton sebagai pusat kebudayaan.

Ia menilai Keraton Sumedang Larang memiliki potensi budaya yang sangat besar. Salah satu peninggalan penting yang menjadi bukti peradaban adalah Mahkota Binokasih, yang diperkirakan memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Keraton Sumedang Larang harus dikenal sebagai bagian dari peradaban dunia dengan potensi budaya yang luar biasa, salah satunya Mahkota Binokasih yang terbuat dari emas dengan berat mencapai delapan kilogram,” jelasnya.

Mahkota yang juga dikenal sebagai Mahkota Sanghyang Pake tersebut merupakan peninggalan sejarah sejak masa Kerajaan Pajajaran.

Mahkota itu diserahkan kepada Sumedang Larang sebagai simbol keberlanjutan kekuasaan setelah runtuhnya Pajajaran.

Fadli menyebut, mahkota tersebut memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai produk budaya unggulan berkelas dunia.

Namun, pengembangan itu harus ditopang oleh alur cerita sejarah yang kuat, narasi yang jelas, serta literasi yang memadai.

"Mahkota emas di Keraton Sumedang Larang ini bisa menjadi produk budaya unggulan seperti lukisan Monalisa, tetapi harus ada kerangka cerita, narasi, literasi yang kuat, serta kemasan yang menarik," jelasnya.

Selain revitalisasi fisik, Kementerian Kebudayaan juga memperkuat aspek narasi sejarah Sumedang Larang.

Salah satunya melalui penulisan ulang buku sejarah untuk mempertegas identitas dan meningkatkan kesadaran publik terhadap nilai sejarah kerajaan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemarin kami telah menyelesaikan sebelas jilid buku sejarah nasional, dan tahun ini akan dimulai penulisan sejarah kerajaan-kerajaan besar, termasuk Sumedang Larang sebagai bagian dari kesinambungan sejarah Sunda," ujarnya.

Ia berharap ke depan Sumedang tidak lagi hanya dikenal sebagai daerah lintasan. Dengan penguatan narasi sejarah dan budaya, Sumedang diharapkan berkembang menjadi destinasi unggulan berbasis budaya, sejarah, religi, alam, hingga kuliner. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kuasa Hukum Ferdy Sambo Beri Klarifikasi soal Hebohnya Temuan Ombudsman "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

Kuasa Hukum Ferdy Sambo Beri Klarifikasi soal Hebohnya Temuan Ombudsman "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

Di tengah ramainya kabar Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Muncul satu nama, Ferdy Sambo yang diduga merasakan "fasilitas mewah".
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Usai Kalahkan Singapura, Meski Menang namun Ranking Garuda di FIFA Malah Turun Gara-gara Ini

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Usai Kalahkan Singapura, Meski Menang namun Ranking Garuda di FIFA Malah Turun Gara-gara Ini

Timnas Indonesia mendapat tambahan poin setelah menang atas Singapura. Namun, posisi Garuda di ranking FIFA justru turun satu tingkat.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Bukan Lagi Megatron, Ini Panggilan Khusus Megawati Hangestri dari Rookie Hyundai Hillstate

Bukan Lagi Megatron, Ini Panggilan Khusus Megawati Hangestri dari Rookie Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri mulai menunjukkan kedekatan dengan para pemain muda Hyundai Hillstate. Salah satu rookie bahkan memiliki panggilan khusus sejak Mega gabung.
Harga Emas Antam Hari Ini 26 September 2026 Rp2.613.000 per Gram, Naik Rp23.000

Harga Emas Antam Hari Ini 26 September 2026 Rp2.613.000 per Gram, Naik Rp23.000

Harga emas Antam hari ini 26 September 2026 terpantau berada di angka Rp2.613.000 per gram.
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) 50 Perwira Tinggi (Pati) dan 4 PNS Polri.

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) 50 Perwira Tinggi (Pati) dan 4 PNS Polri.
Selengkapnya

Viral