News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rylan Henry Pribadi Meninggal Kecelakaan Ski di Jepang, Menko Airlangga Harap Keluarga Konglomerat Tabah

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko), Airlangga Hartarto berharap keluarga konglomerat Henry Pribadi, pendiri Napan Group tabah atas kepergian Rylan Henry Pribadi.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:43 WIB
Menko Airlangga Hartarto & Cucu konglomerat pendiri Napan Group, Rylan Henry Pribadi yang meninggal dunia akibat kecelakaan di perlintasan ski di Jepang
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar & Instagram/@airlanggahartarto_official

"Apalagi Rylan juga merupakan sahabat saya," tambah Anindya.

Kronologi Kecelakaan Rylan Henry Pribadi Cucu Konglomerat Pendiri Napan Group

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rylan Henry Pribadi (17) cucu dari pendiri Napan Group, Henry Pribadi meninggal dunia.
Rylan Henry Pribadi (17) cucu dari pendiri Napan Group, Henry Pribadi meninggal dunia.
Sumber :
  • Instagram Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie

Berdasarkan laporan dari DailyMail, Rylan Henry Pribadi dikabarkan meninggal dunia pada 7 Januari 2026 lalu. Penyebab Rylan tewas diduga mengalami kecelakaan di kawasan perlintasan wisata ski Niseko Tokyu Grand Hirafu dan HANAZONO Ski Resort, Kutchan, Hokkaido, Jepang.

Pihak Kepolisian Hokkaido memberikan keterangan kronologi terkait kecelakaan tersebut. Rylan diduga meninggal dunia pasca terlilit tali pembatas.

Menurut pihak Kepolisian setempat, tali pembatas di perlintasan ski tersebut melilit di bagian leher. Padahal pengelola telah memasang tali pembatas di area yang aman bagi pemain ski. 

Sementara saat kondisi lehernya terlilit tali pembatas, Rylan diduga tengah meluncur dari atas lereng untuk menuju ke bawah.

"Korban meninggal dunia setelah lehernya terlilit tali pembatas lintasan (boundary rope) saat meluncur di lereng ski," kata pihak Kepolisian Hokkaido.

Kondisi Terakhir Rylan Ditemukan Pemain Ski di Sekitarnya

Lebih lanjut, polisi setempat mengungkapkan bahwa, kondisi Rylan yang sudah tergeletak di perlintasan tersebut pertama kali ditemukan oleh pemain ski lainnya.

Pemain ski yang pertama kali melihat Rylan pun langsung bergegas untuk melaporkan insiden tersebut ke pihak pengelola kawasan perlintasan wisata ski itu.

Setelah itu, polisi langsung mendapat kabar dari pihak pengelola setempat, bahwa Rylan telah tergeletak di tengah luncuran lintasan dari arah atas.

Polisi setempat menduga leher korban terkena tali pembatas yang terhubung di deretan tiang berjarak sekitar 10 meter dari area perlintasan. Sontak, Rylan diduga langsung terjatuh akibat tidak sadar.

Kata polisi, Rylan sempat diboyong ke rumah sakit terdekat. Namun nyawanya sudah tidak tertolong akibat lehernya terlilit tali.

Hasil Autopsi Jenazah Rylan Henry Pribadi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi telah mengabarkan hasil autopsi jenazah korban pada 9 Januari 2026. Penyebab korban meregang nyawa dipengaruhi oleh asfiksia.

Asfiksia sendiri menggambarkan kondisi berbahaya saat tubuh mengalami kekurangan oksigen hingga overdosis karbon dioksida. Akibatnya, proses pernapasan mengalami gangguan hingga menyebabkan kematian.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mulai mengalihkan perhatian ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF. Skuad Garuda kini punya peluang bangkit dengan kekuatan terbaik.
Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Pelaku yang merupakan juru parkir memaksa dan membentak-bentak korban untuk membayar parkir Rp5 ribu. Pelaku dalam aksinya menggunakan karcis kadaluwarsa.
Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah menguat ke Rp17.810 per dolar AS dipengaruhi cadangan devisa Juli dan ketegangan Iran-AS di Timur Tengah. 
Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Saepul atau Saepullah (26) tega menghabisi nyawa Kunaefi (51) dilatarbelakangi ekonomi dan hubungan sesama jenis Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT)
Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

PSSI langsung bergerak usai Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Evaluasi menyeluruh disiapkan untuk membenahi kekurangan Skuad Garuda.
Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

PSSI minta suporter tetap berikan apresiasi kepada Timnas Indonesia meski gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Pemain dan pelatih dinilai telah berjuang.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral