News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pentingnya Penguatan K3 di Industri Tambang, Menyusul Insiden Longsor di Halmahera Timur

Penguatan K3 di sektor tambang kembali disorot setelah insiden longsor di Halmahera Timur. Sejumlah pihak mendorong investigasi menyeluruh.
Senin, 19 Januari 2026 - 16:01 WIB
Ilustrasi tambang
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi fondasi utama dalam industri pertambangan yang dikenal memiliki tingkat risiko tinggi. Setiap aktivitas operasional di lapangan menuntut perencanaan matang, pengawasan ketat, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan demi melindungi pekerja dari potensi kecelakaan.

Dalam praktiknya, penerapan K3 di sektor tambang tidak hanya berkaitan dengan penggunaan alat pelindung diri, tetapi juga mencakup desain tambang, manajemen risiko geoteknik, hingga sistem pengawasan di area rawan longsor. Penguatan K3 menjadi kunci untuk menekan angka kecelakaan kerja sekaligus menjaga keberlanjutan operasional perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai insiden di sektor pertambangan dalam beberapa waktu terakhir kembali mengingatkan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap implementasi K3 di lapangan. Setiap kejadian diharapkan menjadi bahan pembelajaran agar sistem keselamatan kerja semakin diperkuat dan tidak hanya bersifat administratif semata.

Sorotan terhadap pentingnya K3 kembali menguat setelah terjadi insiden longsor di lokasi tambang Site Ekor, Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, pada Kamis (15/1/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pekerja tertimbun material longsoran saat menjalankan aktivitas di area tambang.

Korban diketahui merupakan alumni Teknik Pertambangan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yang bekerja di perusahaan kontraktor di lokasi tersebut. Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang komprehensif dari pihak perusahaan terkait kronologi kejadian maupun penanganan pasca-insiden, sehingga menimbulkan keprihatinan di kalangan publik.

Menanggapi kejadian tersebut, mantan Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Muhammad Asrul, mendorong agar pihak berwenang melakukan penelusuran menyeluruh dan transparan. Ia juga menilai perusahaan perlu menyampaikan informasi secara terbuka kepada keluarga korban dan masyarakat.

“Korban memiliki keluarga yang terus menunggu kabar. Sebaiknya perusahaan menyampaikan perkembangan penanganan kejadian ini secara terbuka,” ujar Asrul kepada wartawan, Senin (19/1/2026).

Longsor Tambang Perlu Dikaji dari Aspek Teknis

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asrul menegaskan bahwa dalam dunia pertambangan, longsor tidak dapat dipandang semata sebagai peristiwa alam. Menurutnya, risiko tersebut sudah menjadi bagian dari potensi bahaya yang seharusnya diantisipasi sejak tahap perencanaan tambang.

“Tambang terbuka, terutama tambang nikel, memang memiliki risiko tinggi termasuk longsor. Namun, hal itu seharusnya telah diperhitungkan melalui perencanaan teknis dan sistem mitigasi yang matang,” katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Potong Tarif Aplikator Ojol Jadi 8 Persen, Pengemudi Dapat 92 Persen Hingga BPJS Kesehatan

Prabowo Potong Tarif Aplikator Ojol Jadi 8 Persen, Pengemudi Dapat 92 Persen Hingga BPJS Kesehatan

Instruksi itu disampaikan langsung di hadapan ribuan massa buruh, dengan nada tegas yang menyoroti beban yang selama ini ditanggung para pengemudi ojek online (ojol).
Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Kabar mengejutkan datang dari Asia Tenggara setelah Timnas Indonesia resmi terpilih sebagai tuan rumah turnamen baru FIFA ASEAN Cup 2026. Media Malaysia heran.
Lalu Lintas di Sekitar Monas Macet Imbas Aksi May Day, Polisi Berlakukan Pengalihan Arus di Jalan Merdeka Selatan

Lalu Lintas di Sekitar Monas Macet Imbas Aksi May Day, Polisi Berlakukan Pengalihan Arus di Jalan Merdeka Selatan

Kepadatan arus lalu lintas terjadi di sekitar jalan menuju arah Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5/2026).
Prabowo: Saya Tak Rela Pejabat yang Dipercaya Rakyat, Kerja Sama dengan Pengusaha Brengsek!

Prabowo: Saya Tak Rela Pejabat yang Dipercaya Rakyat, Kerja Sama dengan Pengusaha Brengsek!

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang digelar di Monumen Nasional (Monas) pada Jumat, 1 Mei 2025. 
Pasang Badan untuk Buruh, Prabowo Bentuk Satgas Anti-PHK di May Day 2026: Kalau Perusahaan Nyerah Kita Ambil Alih

Pasang Badan untuk Buruh, Prabowo Bentuk Satgas Anti-PHK di May Day 2026: Kalau Perusahaan Nyerah Kita Ambil Alih

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan langkah tegas dalam melindungi pekerja di tengah ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).
PB Akuatik Resmi Buka Forum Diskusi Pembentukan Asosiasi Polo Air Indonesia: Realisasi Hasil Munas dan Rakernas

PB Akuatik Resmi Buka Forum Diskusi Pembentukan Asosiasi Polo Air Indonesia: Realisasi Hasil Munas dan Rakernas

PB Akuatik Indonesia secara resmi membuka forum diskusi. Acara ini digelar dengan tujuan membentuk Asosiasi Polo Air Indonesia.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Ngaku Ada Permintaan, Eks Kapten Jerman Rp43 Miliar Berdarah Surabaya Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Ngaku Ada Permintaan, Eks Kapten Jerman Rp43 Miliar Berdarah Surabaya Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Nama Laurin Ulrich kembali mencuri perhatian, terutama di kalangan suporter Timnas Indonesia. Eks kapten Jerman Rp43 miliar itu buka peluang membela Garuda.
AC Milan Ketiban Untung, 1 Pemain Tak Terpakainya Jadi Rebutan Klub Inggris dan Bakal Bawa Cuan di Bursa Transfer Nanti

AC Milan Ketiban Untung, 1 Pemain Tak Terpakainya Jadi Rebutan Klub Inggris dan Bakal Bawa Cuan di Bursa Transfer Nanti

AC Milan menghadapi potensi perubahan signifikan di bursa transfer musim panas mendatang. Salah satu sorotan utama tertuju pada masa depan Youssouf Fofana.
Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

Fenomena banjir dan tanah longsor yang kian kerap menghantui wilayah Bandung dan sekitarnya mendapat sorotan tajam dari parlemen. 
Selengkapnya

Viral