Perjalanan Karier Bupati Pati Sudewo yangKini Tertangkap OTT KPK
- Viva
tvOnenews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Pati, Sudewo, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Senin (19/1/2026).
Informasi penangkapan ini sempat beredar luas di publik sebelum akhirnya dikonfirmasi langsung oleh pihak KPK.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa Sudewo menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam OTT di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
"Salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah saudara SDW (Sudewo)," ujar Budi Prasetyo, Senin (19/1/2026).

- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Budi menjelaskan, saat ini Sudewo tengah menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim penegak hukum di Polres Kudus.
"Yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim Polres Kudus," tambahnya.
Meski demikian, KPK belum mengungkap secara rinci perkara apa yang menjerat politikus Partai Gerindra tersebut. Proses pemeriksaan masih terus berlangsung untuk mendalami konstruksi perkara dalam OTT tersebut.
Sebelum terseret OTT, nama Sudewo sempat menjadi sorotan publik akibat kebijakan kontroversialnya sebagai Bupati Pati.
Ia diketahui menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga mencapai 250 persen.
Kebijakan tersebut menuai penolakan luas dari masyarakat karena dinilai memberatkan, khususnya bagi warga berpenghasilan rendah. Meski gelombang protes terus berdatangan, Sudewo tetap bersikukuh tidak mencabut kebijakan tersebut.
"Meskipun 50 ribu orang turun ke jalan menentangnya, saya tidak akan menarik kembali kebijakan itu," ujarnya.
Pada Rabu (13/8/2025), ribuan warga bahkan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Bupati Pati. Massa menuntut pencabutan kebijakan kenaikan pajak sekaligus mendesak agar Sudewo lengser dari jabatannya. Hingga berita ini diturunkan, aksi massa tersebut masih berlangsung.

- Tim tvOne/Julio
Profil Sudewo
Sudewo lahir di Pati, Jawa Tengah, pada 11 Oktober 1968. Ia menamatkan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Pati sebelum melanjutkan studi ke Universitas Sebelas Maret (UNS).
Di kampus tersebut, Sudewo meraih gelar Sarjana Teknik Sipil pada 1991. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di Universitas Diponegoro (UNDIP) dengan mengambil jurusan Teknik Pembangunan dan lulus pada 1993.
Karier profesionalnya dimulai pada tahun 1993 sebagai pegawai di PT Jaya Construction. Setahun berselang, ia beralih ke sektor pemerintahan sebagai tenaga honorer di Departemen Pekerjaan Umum (PU) Kanwil Bali pada periode 1994–1995.
Selama bertugas, Sudewo terlibat dalam berbagai proyek peningkatan jalan dan jembatan di wilayah Bali. Pada 1996, ia resmi diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan ditempatkan di Kanwil PU Jawa Timur.
Ia kemudian berstatus PNS hingga 1999, sebelum dipindahkan ke Dinas PU Kabupaten Karanganyar dan bertugas hingga 2006.
Keterlibatannya di dunia politik dimulai pada 2002 saat mencalonkan diri sebagai Bupati Karanganyar berpasangan dengan Juliyatmono, meski belum berhasil terpilih. Namun, kiprahnya terus berlanjut dengan dipercaya menjadi koordinator tim sukses Pilkada Jawa Timur 2005 dan Pilgub Jawa Tengah 2008.
Pada 2019, Sudewo masuk jajaran Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi. Ia juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI selama dua periode, yakni 2009–2013 dan 2019–2024.
Kedekatannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto, turut memperkuat posisi politiknya.
Pada Pemilu 2024, Sudewo akhirnya terpilih sebagai Bupati Pati periode 2025–2030, didampingi Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra.
Penetapannya sebagai kepala daerah menandai kembalinya Sudewo ke kampung halamannya untuk memimpin Kabupaten Pati.
Load more