Masih Ingat Manohara Odelia Pinot? Usai viral Child Grooming Aurelie, Manohara Muncul dan Ceritakan Pengalaman Masa Lalunya
- Instagram @manodelia
Jakarta, tvOnenews.com - Masih ingat dengan Manohara Odelia Pinot? Namanya dahulu menjadi perbincangan hangat karena diduga dipaksa menikah saat masih di bawah umur.
Kini ia muncul kembali setelah viralnya kasus Aurelie Moeremans dengan karyanya Broken Strings.
Manohara membeberkan pengalamannya dipaksa menikah saat berusia 15 tahun dengan pangeran asal Malaysia yang umurnya jauh di atasnya.
Tak hanya menikah paksa, kala itu Manohara harus mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
"Saya berumur 15 tahun. Tidak ada kencan, tidak ada hubungan dan tidak ada persetujuan," kata Manohara di akun Instagramnya.
Manohara juga menolak menyebut dirinya sebagai mantan istri karena pernikahan yang terjadi adalah kejahatan.
"Menyebut korban sebagai mantan pasangan dari orang yang menyakitinya tidak akurat dan mengalihkan perhatian dari kerugian yang dialami seorang anak," lanjutnya..
Ia juga mengaku merasa ada urusan material di dalam pernikahannya yang diatur oleh ibunya sendiri.
"Staf apartemen menyaksikan ibu saya memukuli saya di lobi karena saya menolak menemui pria yang telah menganiaya saya," katanya.
Bongkar Kebusukan Ibunya
Manohara juga kini mengungkapkan keburukan ibunya terhadapnya yang sering menyiksanya secara psikologis.
"Secara pribadi, saya tumbuh dengan penyiksaan emosional dan psikologis jangka panjang, dan kadang-kadang penyiksaan fisik. Saya berulang kali dimanipulasi dan dimanfaatkan," ungkapnya.
"Sebagai remaja, saya dipaksa masuk ke dalam situasi yang sayangnya terkenal dan berbahaya yang sebagian besar dari kalian tahu, bersama orang lain, demi keuntungan dirinya," sambung Mano.
Tak sampai disitu saja, Manohara juga menyebut bahwa ibunya kerap main dukun. Hal itu Manohara ungkap saat menjawab komentar akun @aisyah_nadawi yang diduga milik ibunya.
Semula akun tersebut menyinggung soal kesungguhannya memeluk agama Islam. Manohara pun membongkar bahwa hal itu kebohongan.
Ibunya bahkan pernah membawa Manoara ke Sukabumi dan Bogor untuk berobat ke dukun. Ia mengaku diberikan air untuk diminum, minyak untuk mandi dan menjalani ritual lainnya.
Atas hal tersebut, Manohara bahkan mengaku tak bisa menganggap ibunya sebagai orang yang melahirkannya.
"Aku bahkan tak bisa menganggapnya ibuku setelah tindakannya yang bertentangan dengan setiap definisi kemanusiaan soal bagaimana seharusnya seorang ibu. Ibuku sudah lama terlibat dalam ilmu hitam. Di Indonesia, ia sering mendatangi dukun dan orang pintar, saat aku kecil, ia sering membawaku ke tempat-tempat seperti Sukabumi dan Bogor karena ia percaya aku tidak cukup patuh," jelasnya.
"Alih-alih melihatku sebagai anak muda dengan pemikirannya sendiri, ia percaya ada sesuatu yang jahat di dalam diriku. Aku dipaksa minum air ritual, mandi dengan minyak, dan menjalani praktik-praktik yang menakutkan dan membingungkan. Pengalaman-pengalaman ini traumatis dan tetap membekas hingga dewasa," lanjut Manohara.
Manohara menegaskan bahwa ritual dan pebgobatan yang diikuti ibunya itu bukanlah soal agama namun ilmu hitam.
"Ini bukan Islam. Ilmu hitam dilarang dalam Islam. Aku memiliki banyak teman Muslim, dan mereka tidak mempraktikkan atau mempercayai apa yang dilakukannya. Ini tentang pelecehan, bukan agama," tulisnya.
Load more