News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dasco: Usulan Nama Thomas Djiwandono Bukan Keinginan Presiden Prabowo, Murni dari Gubernur BI

Sufmi Dasco Ahmad buka suara perihal nama keponakan Presiden Prabowo yakni Thomas Djiwandono masuk dalam bursa pencalonan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Rabu, 21 Januari 2026 - 14:57 WIB
Thomas Djiwandono
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara perihal nama keponakan Presiden RI, Prabowo Subianto yakni Thomas Djiwandono masuk dalam bursa pencalonan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Dasco menegaskan bahwa usulan nama Tommy bukanlah usulan dari Presiden RI, Prabowo Subianto, melainkan murni berasal dari Gubernur BI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini disampaikan Dasco untuk merespons kekhawatiran masyarakat terkait latar belakang politik hingga isu independensi BI.

Dasco menjelaskan, proses pencalonan itu bermula dari pengunduran diri salah satu Deputi Gubernur BI. Kondisi tersebut membuat Gubernur BI mengajukan tiga nama calon pengganti kepada Presiden.

“Yang pertama, kalau soal Thomas Djiwandono ya itu kan karena ada pengunduran diri dari salah satu deputi gubernur BI. Lalu kemudian yang saya tahu gubernur BI kemudian mengirimkan surat kepada presiden. Ada tiga nama calon pengganti deputi yang mengundurkan diri kepada presiden,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Menurutnya, Presiden hanya meneruskan surat dari Gubernur BI tersebut ke DPR RI untuk menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

“Dan kemudian presiden meneruskan surat gubernur BI itu kepada DPR untuk kemudian dilakukan fit and proper. Jadi usulan nama-nama itu bukan dari presiden tetapi dari gubernur BI yang mencari pengganti dari deputi yang mengundurkan diri. Itu yang pertama,” tegasnya.

Selain soal mekanisme, Dasco juga meluruskan isu keterkaitan politik Thomas Djiwandono. Ia menegaskan bahwa Thomas sudah tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan partai.

“Yang kedua, bahwa Pak Thomas Jiwandono itu sudah tidak dalam struktur kepengurusan yang baru sejak kami Munas kemarin jadi sebagai pengurus partai itu sudah tidak,” kata Dasco.

Bahkan, lanjut Dasco, secara administratif Thomas telah mengajukan pengunduran diri sebagai pengurus partai sejak akhir 2025.

“Kemudian per 31 Desember 2025 kemarin yang bersangkutan sudah mengajukan pengunduran diri sebagai pengurus partai. Jadi efektif 31 Desember sudah mengajukan pengunduran diri dari pengurus partai,” jelasnya.

Terkait kekhawatiran publik soal independensi BI, terutama karena adanya hubungan kekeluargaan antara Thomas Djiwandono dan Presiden Prabowo Subianto, Dasco menilai isu tersebut tidak berdasar.

“Yang pertama bahwa pengusulan Thomas Djiwandono sebagai deputi gubernur BI itu adalah pilihan dari gubernur BI sendiri,” ujarnya.

Ia menegaskan, jika ada tudingan intervensi Presiden, maka fakta proses justru menunjukkan sebaliknya karena usulan berasal dari internal BI.

“Nah sehingga kalau dikatakan ada intervensi misalnya dari presiden, pengusulan itu kemudian dari gubernur BI,” kata Dasco.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dasco juga mengingatkan bahwa sistem pengambilan keputusan di Bank Indonesia bersifat kolektif kolegial, sehingga tidak memungkinkan satu orang mengambil keputusan strategis secara sepihak.

“Dan kemudian tentunya masyarakat perlu tahu bahwa pengambilan keputusan di BI itu adalah kolektif kolegial. Jadi ya bagaimana kemudian seorang deputi bisa mengambil keputusan-keputusan penting tanpa disetujui oleh yang lain itu tidak mungkin,” pungkasnya. (rpi/muu)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral