GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Teknisi Pesawat ATR 42-500 yang Batal Terbang karena Pelayanan Gereja

Fakta baru terungkap di balik selamatnya seorang teknisi pesawat ATR 42-500 dari kecelakaan maut yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026). Franky D Tanamal sempat ..
Kamis, 22 Januari 2026 - 17:25 WIB
Sosok teknisi pesawat ATR 42-500 yang batal terbang karena pelayanan gereja
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com — Fakta baru terungkap di balik selamatnya seorang teknisi pesawat ATR 42-500 dari kecelakaan maut yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026). Nama teknisi tersebut, Franky D Tanamal sempat tercatat dalam daftar penumpang sebelum akhirnya batal ikut penerbangan.

Peristiwa jatuhnya pesawat ATR 42-500 hingga kini masih menyisakan duka mendalam. Proses pencarian korban pun terus dilakukan oleh tim gabungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah tragedi tersebut, publik menyoroti sosok Franky D Tanamal yang nyaris menjadi korban kecelakaan.

Sosok teknisi pesawat ATR 42-500 yang batal terbang karena pelayanan gereja
Sosok teknisi pesawat ATR 42-500 yang batal terbang karena pelayanan gereja
Sumber :
  • Istimewa

Awalnya, nama Franky tercantum dalam manifes penumpang. Namun belakangan, pihak berwenang meralat jumlah penumpang dari semula 11 orang menjadi 10 orang setelah diketahui satu orang tidak ikut terbang.

Terungkap, Franky membatalkan keberangkatannya lantaran memilih mengikuti pelayanan gereja. Informasi tersebut diketahui dari unggahan akun Facebook Gemilang Jaya Ban.

"Puji tuhan atas segala kemurahanNya, sobatku luput dr MUSIBAH ini," tulis akun tersebut dikutip tvOnenews.com Kamis .

"Tdk ikut dlm penerbangan beliau izin ke komandannya krn ada pelayanan di gereja. Kami sama-sama melayani umat Tuhan utk beribadah pagi ini, itulah cara Tuhan tidak terselami," lanjutnya.

Black Box Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Ada Bagian Ekor Pesawat
Black Box Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Ada Bagian Ekor Pesawat
Sumber :
  • Tangkapan layar

Pesawat ATR 42-500 tersebut tengah menjalankan misi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk kegiatan pengawasan dan pengamatan wilayah laut. Pesawat itu diketahui disewa khusus oleh KKP.

Pesawat lepas landas dari Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta, dengan tujuan Makassar pada Sabtu (17/1/2026). Namun, saat mendekati Bandara Sultan Hasanuddin, pesawat dilaporkan keluar dari jalur penerbangan.

Tak berselang lama, pesawat ATR 42-500 kehilangan kontak dan komunikasi dengan Air Traffic Control (ATC). Setelah lokasi jatuhnya pesawat ditemukan, proses pencarian dan evakuasi korban langsung dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, dua korban telah ditemukan dari kecelakaan tersebut. Sementara itu, satu nama yang sempat masuk dalam daftar penumpang dipastikan selamat setelah memutuskan tidak ikut dalam penerbangan.

Sosok tersebut adalah teknisi pesawat ATR 42-500, Franky D Tanamal, yang selamat karena membatalkan keberangkatan demi mengikuti pelayanan gereja.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Dishub Surabaya menyiapkan 15 titik parkir resmi bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

John Herdman mengungkap kriteria pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027, dari mental, karakter, hingga kemampuan menghadapi tekanan besar.
Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

WN India diduga tewas bunuh diri di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, pada Kamis (13/5/2026). Korban SN diduga depresi saat sebelumnya menjalani..
Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Dedi Mulyadi beri reaksi tak terduga ketika sedang emosi dengan mandor proyek galian kabel tetapi justru didatangi warga yang ingin minta foto dengan Gubernur.
Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral