News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Panik! Girik, Letter C, dan Petok D Tak Diakui 2026, Tapi Masih Punya Fungsi Penting

Girik, Letter C, dan Petok D tak lagi berlaku sebagai bukti kepemilikan tanah mulai 2026. Namun dokumen ini masih punya fungsi penting. Simak penjelasannya.
Jumat, 23 Januari 2026 - 08:59 WIB
ILUSTRASI - Sertifikat Tanah Girik hingga Letter C Tidak Berlaku Mulai 2 Februari 2026
Sumber :
  • ATR

Jakarta, tvOnenews.com – Masih memegang girik, letter C, atau petok D sebagai bukti kepemilikan tanah? Warga diminta waspada. Mulai 2026, pemerintah resmi tidak lagi mengakui ketiga dokumen tersebut sebagai alas hak kepemilikan tanah. Meski demikian, girik, letter C, dan petok D belum sepenuhnya kehilangan fungsi dan tetap bisa digunakan untuk keperluan tertentu dalam proses sertifikasi tanah.

Ketentuan itu merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 yang mengatur bahwa girik, letter C, petok D, serta dokumen pertanahan peninggalan era kolonial Belanda tidak dapat dikategorikan sebagai bukti kepemilikan yang sah. Pemilik tanah pun diwajibkan segera mengurus sertifikat hak milik (SHM) untuk mendapatkan kepastian hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun tidak lagi berlaku sebagai alas hak, ketiga dokumen tersebut tetap dapat digunakan dengan fungsi berbeda.

Girik, letter C, dan petok D berubah dari alas hak menjadi dokumen penunjuk lokasi (tanah).

Dengan perubahan tersebut, girik, letter C, dan petok D masih dapat dijadikan dokumen pendukung dalam proses pendaftaran tanah, khususnya untuk menunjukkan letak dan riwayat bidang tanah yang akan dimohonkan sertifikatnya.

Pemilik tanah perlu segera mendaftarkan lahannya ke kantor pertanahan setempat agar memiliki kepastian hukum yang kuat. Pasalnya, sertifikasi tanah menjadi langkah penting untuk mencegah sengketa dan konflik agraria di kemudian hari.

Selain memberikan perlindungan hukum, sertifikat tanah juga dinilai mampu membuka akses ekonomi bagi masyarakat, termasuk untuk agunan permodalan dan pengembangan usaha.

Dalam proses sertifikasi, masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan girik, letter C, atau petok D. Pemilik tanah juga diminta menyiapkan dokumen pendukung lain yang membuktikan cara perolehan tanah, seperti akta jual beli, akta hibah, atau akta waris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, Pasal 96 Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 menyebutkan bahwa alat bukti tertulis tanah bekas milik adat, seperti girik, petok, dan letter C yang dimiliki perorangan, wajib didaftarkan paling lama lima tahun sejak aturan tersebut diberlakukan.

Peraturan ini mulai berlaku sejak 2 Februari 2021, sehingga batas akhir pendaftaran tanah dengan dokumen tersebut jatuh pada 2 Februari 2026.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Donasi, Tim Baznas DKI Jakarta Bawa 'Rumah Sehat' untuk Warga Terdampak Karhutla di Kalteng

Bukan Sekadar Donasi, Tim Baznas DKI Jakarta Bawa 'Rumah Sehat' untuk Warga Terdampak Karhutla di Kalteng

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) turut menjadi perhatian publik terkhusus bantuan penanganan warga terdampak.
Profil dr Gia Pratama, Kreator Konten Kesehatan yang Bagikan Kabar Bahagia Setelah 8 Tahun Menanti Anak

Profil dr Gia Pratama, Kreator Konten Kesehatan yang Bagikan Kabar Bahagia Setelah 8 Tahun Menanti Anak

Kabar bahagia datang dari dokter sekaligus kreator konten kesehatan, dr Gia Pratama. Kini bawa kabar bahagia setelah delapan tahun menanti anak.
Upaya Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bekasi Gandeng Puluhan Perusahaan dalam Job Fair Virtual 2026

Upaya Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bekasi Gandeng Puluhan Perusahaan dalam Job Fair Virtual 2026

Pemerintah Kabupaten Bekasi turut berupaya mengurangi angka pengangguran di wilayahnya dengan menggelar kegiatan Job Fair Virtual Kabupaten Bekasi 2026 beberapa hari yang lalu.
Gunung Anak Krakatau Siaga Level III, Wisatawan Hingga Warga Pesisir Diminta Jangan Mendekat

Gunung Anak Krakatau Siaga Level III, Wisatawan Hingga Warga Pesisir Diminta Jangan Mendekat

BPBD PK Kabupaten Pandeglang mengeluarkan imbauan tegas bagi masyarakat pesisir menyusul status Gunung Anak Krakatau yang masih bertahan di Siaga Level III. 
Undang Pelatih Timnas Jepang, PB Akuatik Indonesia Gelar Water Polo Coaching Clinic

Undang Pelatih Timnas Jepang, PB Akuatik Indonesia Gelar Water Polo Coaching Clinic

PB Akuatik Indonesia resmi menggelar acara Water Polo Coaching Clinic. Menariknya, sosok yang diundang sebagai pemateri adalah pelatih Timnas polo air Jepang.
Hasil Super League 2026-2027: Main dengan 10 Orang, PSS Dihajar Garudayaksa 3-1

Hasil Super League 2026-2027: Main dengan 10 Orang, PSS Dihajar Garudayaksa 3-1

Garudayaksa FC sukses mengamankan tiga poin saat menjamu PSS Sleman pada lanjutan pekan kedelapan Super League 2026/2027 hari Minggu (01/11/2026) malam WIB.

Trending

Ditemukan Mesin Cetak hingga Senjata Api, Siapa Bandar Besar yang Menyuplai Narkoba ke Kampung Bahari Jakut?

Ditemukan Mesin Cetak hingga Senjata Api, Siapa Bandar Besar yang Menyuplai Narkoba ke Kampung Bahari Jakut?

Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, serta BNN mengamankan sejumlah barang bukti dari penggerebekan Kampung Bahari, Jakarta Utara, Minggu (1/11), terkait narkoba.
Viral, Kabag Renmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya Umumkan Mundur dari Polri Lewat Instagram

Viral, Kabag Renmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya Umumkan Mundur dari Polri Lewat Instagram

Jagat media sosial dihebohkan oleh kabar pengunduran diri mengejutkan dari seorang perwira menengah Polda Metro Jaya. Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi
Media Vietnam Soroti Kejanggalan Mitchell Baker usai Bela Timnas Indonesia, Heran Lihat Karier Mesin Gol Garuda: Aneh!

Media Vietnam Soroti Kejanggalan Mitchell Baker usai Bela Timnas Indonesia, Heran Lihat Karier Mesin Gol Garuda: Aneh!

Perjalanan Mitchell Baker bersama Timnas Indonesia menjadi sorotan media asing. Kali ini, media Vietnam dibuat heran dengan karier striker Garuda yang janggal.
Motif Miris Terungkap, Ternyata Ini Alasan Ibu Kandung dan Ayah Tiri Tega Habisi Nyawa Balitanya di Kebayoran Lama

Motif Miris Terungkap, Ternyata Ini Alasan Ibu Kandung dan Ayah Tiri Tega Habisi Nyawa Balitanya di Kebayoran Lama

Polisi mengungkap fakta baru dibalik pembunuhan anak oleh ayah tiri dan ibu kandungnya di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10).
Viral Pengunjung Minta Ragunan Tindak Perokok di Area Wisata, Netizen: Bawa Anak Sendiri Merokok, Boro-boro Mikirin Orang

Viral Pengunjung Minta Ragunan Tindak Perokok di Area Wisata, Netizen: Bawa Anak Sendiri Merokok, Boro-boro Mikirin Orang

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap perilaku sejumlah pengunjung Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, yang merokok di area terbuka kawasan tersebut.
Siapa AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian? Kabag Renmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang Umumkan Mundur Lewat Instagram

Siapa AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian? Kabag Renmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang Umumkan Mundur Lewat Instagram

AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian mengumumkan pengunduran diri dari Polri melalui Instagram. Simak profil, riwayat pendidikan, perjalanan karier, hingga sederet penghargaan yang pernah diraihnya.
Reaksi Takjub Media Spanyol usai Emil Audero Masuk Nominasi Penghargaan Penyelamatan Terbaik LaLiga Oktober 2026

Reaksi Takjub Media Spanyol usai Emil Audero Masuk Nominasi Penghargaan Penyelamatan Terbaik LaLiga Oktober 2026

Media asal Spanyol memberikan reaksi takjub atas prestasi Emil Audero secara pribadi. Sang kiper Timnas Indonesia berhasil masuk nominasi penghargaan penyelamatan terbaik LaLiga bulan Oktober 2026.
Selengkapnya

Viral