Basarnas Evakuasi 10 Paket Korban Pesawat ATR 42-500 di Sulsel
- Istimewa
“Seluruh unsur SAR gabungan terus bekerja maksimal dan terkoordinasi untuk memastikan semua temuan korban dapat dievakuasi dengan aman dan sesuai prosedur,” kata Andi Sultan.
Tantangan Medan Operasi
Operasi pencarian dan evakuasi di Pegunungan Bulusaraung menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kontur wilayah yang terjal, vegetasi lebat, hingga cuaca yang kerap berubah. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi tidak dapat dilakukan secara cepat, sehingga membutuhkan perencanaan matang serta koordinasi lintas instansi.
Meski demikian, Basarnas memastikan bahwa setiap tahapan operasi SAR tetap mengedepankan aspek keselamatan personel serta prosedur penanganan korban sesuai standar kemanusiaan dan keselamatan penerbangan.
Operasi SAR Terus Dilanjutkan
Basarnas menegaskan operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban pesawat ATR 42-500 berhasil ditemukan dan dievakuasi. Koordinasi antara Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta unsur SAR lainnya terus diperkuat agar proses pencarian berjalan efektif.
“Kami memastikan operasi SAR dilaksanakan secara maksimal, terkoordinasi, dan sesuai prosedur hingga seluruh temuan berhasil dievakuasi,” ujar Andi Sultan.
Dengan total temuan korban yang telah mencapai 10 paket, Basarnas berharap proses identifikasi dapat segera dilakukan sehingga keluarga korban memperoleh kepastian dan dapat melanjutkan tahapan pemulangan jenazah.
Perkembangan terbaru ini menandai progres penting dalam operasi SAR pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan, sekaligus menunjukkan komitmen seluruh unsur SAR dalam menjalankan tugas kemanusiaan di tengah medan yang menantang. (ant/nsp)
Load more