News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengedar Sabu Ditangkap di Perumahan Karawang, Polisi Sita 20 Paket Barang Bukti

Polres Karawang menangkap pengedar sabu di kawasan perumahan Majalaya. Polisi menyita 20 paket sabu, ponsel, dan sepeda motor pelaku.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:20 WIB
Ilustrasi Sabu
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Aparat kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang berhasil menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu di kawasan perumahan Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Penangkapan ini berawal dari laporan warga yang mencurigai aktivitas pelaku di lingkungan tempat tinggal mereka.

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengatakan, warga di Perumahan Citra Kebun Mas, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, merasa resah karena pelaku yang bukan warga setempat kerap mondar-mandir di sekitar rumah warga tanpa tujuan jelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang curiga terhadap gerak-gerik pelaku di lingkungan perumahan,” kata Fiki di Karawang, Sabtu, 24 Januari 2026.

Pelaku diketahui bernama Lukman (37). Ia ditangkap pada Rabu (21/1) sekitar pukul 12.00 WIB saat berada di kawasan perumahan tersebut. Warga menduga pelaku hendak melakukan transaksi narkoba dengan modus sistem tempel atau mapping, yakni meletakkan barang di lokasi tertentu untuk kemudian diambil oleh pembeli.

Ditangkap Saat Hendak Bertransaksi

Menurut Kapolres, pelaku tertangkap tangan oleh warga saat akan menjalankan aksinya. Saat itu, Lukman sempat berusaha mengelabui warga dengan membuang barang bukti ke selokan, namun aksinya berhasil diketahui.

Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan mengatakan, warga yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi pihak kepolisian. Petugas dari Satresnarkoba Polres Karawang bersama personel Polsek Majalaya kemudian mendatangi lokasi untuk mengamankan pelaku beserta barang bukti.

“Pelaku sempat membuang barang bukti ke selokan, tetapi diketahui warga. Kami langsung mengamankan pelaku berikut barang buktinya,” ujar Cep Wildan.

Polisi Sita 20 Paket Sabu

Dalam penggeledahan, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan peredaran narkoba. Barang bukti tersebut meliputi:

  • 20 paket narkotika jenis sabu

  • 1 unit ponsel yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dengan jaringan

  • 1 unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana mobilitas pelaku

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa sabu tersebut rencananya akan diedarkan dengan sistem tempel di sejumlah titik di kawasan perumahan. Modus ini kerap digunakan untuk menghindari kontak langsung antara pengedar dan pembeli.

Masih Dikembangkan Polisi

Saat ini, Lukman telah diamankan di Polres Karawang dan masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Satresnarkoba Polres Karawang juga tengah melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran narkoba yang diduga lebih luas di wilayah tersebut.

Kapolres Karawang menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan, terutama di kawasan permukiman yang rawan dijadikan lokasi transaksi narkoba terselubung.

“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat melapor. Ini sangat membantu kepolisian dalam mencegah peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggal,” ujarnya.

Peran Warga Dinilai Krusial

Polres Karawang menilai keterlibatan warga dalam melaporkan aktivitas mencurigakan menjadi kunci keberhasilan pengungkapan kasus ini. Lingkungan perumahan yang aman dan kondusif, menurut polisi, hanya dapat terwujud dengan kerja sama antara aparat dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi juga mengimbau warga untuk tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas yang mencurigakan di sekitar lingkungan mereka, terutama yang berkaitan dengan peredaran narkoba. Langkah cepat dari masyarakat dapat membantu mencegah penyalahgunaan narkotika yang berpotensi merusak generasi muda.

Dengan pengungkapan kasus ini, Polres Karawang berharap dapat memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Karawang dan meningkatkan rasa aman masyarakat di kawasan permukiman. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla resmi melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri, Rabu (8/4/2026).
Kisah Haru Makkarawa, Kakek Penjual Balon yang Sering Memberi Gratis untuk Anak-anak

Kisah Haru Makkarawa, Kakek Penjual Balon yang Sering Memberi Gratis untuk Anak-anak

Makkarawa, kakek penjual balon mengaku kerap memberikan balon secara gratis kepada anak-anak yang menangis ingin membeli, sementara orang tuanya tidak memiliki uang. Baginya, melihat anak-anak tersenyum jauh lebih berarti.
Haris Rusly Moti: Prabowo Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Gejolak Geopolitik

Haris Rusly Moti: Prabowo Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Gejolak Geopolitik

98 Resolution Network nilai Prabowo mampu bangun stabilitas di tengah ketidakpastian geopolitik
Bos Aprilia Sebut Marco Bezzecchi Bisa Jauh Lebih Mengerikan di MotoGP 2026 Jika Dirinya Bisa Memperbaiki...

Bos Aprilia Sebut Marco Bezzecchi Bisa Jauh Lebih Mengerikan di MotoGP 2026 Jika Dirinya Bisa Memperbaiki...

Rider Aprilia, Marco Bezzecchi, tampil nyaris sempurna pada balapan utama di MotoGP 2026 yang sudah berjalan tiga seri.
Ternyata Ini Makna Selebrasi Ramon Tanque Saat Cetak Gol Untuk Persib Bandung

Ternyata Ini Makna Selebrasi Ramon Tanque Saat Cetak Gol Untuk Persib Bandung

Menariknya, Ramon Tanque punya ciri khas sendiri dalam melakukan selebrasinya ketika mencetak gol. 
Akui Ada Obrolan Perpanjang Kontrak, Ini Alasan Bojan Hodak Tunda Kesepakatan dengan Persib

Akui Ada Obrolan Perpanjang Kontrak, Ini Alasan Bojan Hodak Tunda Kesepakatan dengan Persib

Ikatan kerja sama pelatih asal Kroasia ini selesai pada akhir musim 2025/2026. Kinerja apik Persib di musim ini pun membuat jasa Bojan Hodak dianggap masih layak untuk menukangi tim.

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Bayern Munich sukses mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas Real Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.
Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon selaku kapten Red Sparks dan sahabat Megawati Hangesstri secara terang-terangan siap bergabung ke tim manapun bahkan jika harus meninggalkan tim lamanya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026: Turnamen Debut Mantan Pelatih Como Kurniawan Dwi Yulianto

Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026: Turnamen Debut Mantan Pelatih Como Kurniawan Dwi Yulianto

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, telah memanggil 26 pemain yang dibawa untuk Piala AFF U-17 2026. Ini menjadi turnamen pertama Kurniawan setelah menjabat.
Selengkapnya

Viral