Rekam Jejak Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono yang Pingsan saat Penghormatan Terakhir Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
- tvOnenews - Abdul Gani Siregar
tvOnenews.com — Nama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono belakangan menjadi sorotan publik. Hal itu menyusul kabar duka meninggalnya tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Peristiwa tersebut disampaikan langsung oleh Trenggono melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya para pegawai yang tengah menjalankan tugas negara.
Sakti Wahyu Trenggono merupakan sosok yang tidak asing di lingkar pemerintahan.
Ia kembali dipercaya menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan dalam Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sejak 20 Oktober 2024, dan resmi dilantik keesokan harinya. Sebelumnya, Trenggono juga mengemban jabatan yang sama pada era Presiden Joko Widodo sejak Desember 2020.
Namun, suasana duka kembali menyelimuti saat Trenggono dilaporkan pingsan dalam prosesi persemayaman tiga pegawai KKP korban kecelakaan pesawat tersebut.
Peristiwa itu terjadi di Auditorium Madidihang, Akademi Usaha Perikanan (AUP) Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (25/1/2026).

- Tim tvOnenews/Aldi Herlanda
Trenggono yang memimpin upacara penyerahan jenazah kepada pihak keluarga awalnya maju ke podium sekitar pukul 09.20 WIB.
Namun, sesaat setelah berada di depan podium, ia mendadak terjatuh dan pingsan. Trenggono kemudian segera dibawa keluar ruangan dan dilarikan ke ambulans untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab Trenggono kehilangan kesadaran dalam acara tersebut.
Profil Sakti Wahyu Trenggono
Sakti Wahyu Trenggono lahir di Semarang pada 3 November 1962. Ia menempuh pendidikan sarjana Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung (ITB), serta meraih gelar sarjana di bidang Sistem Informasi dari Universitas Bina Nusantara (Binus).
Pendidikan magisternya diselesaikan di ITB melalui program Magister Manajemen.
Karier profesional Trenggono dimulai di PT Astra Honda Motor, tempat ia bekerja selama sekitar 11 tahun. Setelah itu, ia terjun ke dunia usaha dengan mendirikan PT Solusindo Kreasi Pratama (SKP) dan PT Tower Bersama Infrastruktur yang bergerak di sektor menara telekomunikasi.
Kedua perusahaan tersebut berkembang pesat dan menjadi salah satu penyedia menara telekomunikasi terbesar di Indonesia.
Load more