GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Longsor Cisarua: 19 Marinir Masih Hilang, 200 Anggota Lainnya Dikerahkan Lakukan Pencarian

Sebanyak 200 prajurit Marinir diterjunkan ke lokasi bencana. Mereka bahu-membahu bersama Tim SAR Gabungan, menyisir area latihan yang berubah menjadi medan evakuasi darurat sejak longsor terjadi.
Selasa, 27 Januari 2026 - 09:55 WIB
Tim SAR gabungan saat melakukan proses pencarian terhadap korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (26/1).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Operasi pencarian besar-besaran terus dilakukan di lokasi longsor Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Di tengah cuaca yang masih tak bersahabat, TNI Angkatan Laut mengerahkan kekuatan penuh demi menemukan 19 personel Korps Marinir yang hingga kini masih tertimbun material longsor.

Sebanyak 200 prajurit Marinir diterjunkan ke lokasi bencana. Mereka bahu-membahu bersama Tim SAR Gabungan, menyisir area latihan yang berubah menjadi medan evakuasi darurat sejak longsor terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengungkapkan, total ada 23 personel Korps Marinir yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Hingga saat ini, empat prajurit telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Untuk mempercepat proses pencarian terhadap 19 prajurit yang masih dinyatakan hilang, operasi SAR dilengkapi dengan teknologi dan peralatan khusus.

TNI Angkatan Laut bersama unsur-unsur terkait, hingga saat ini terus berupaya mengevakuasi korban dengan menerjunkan sebanyak 200 personel Marinir, dengan menggunakan teknologi drone, thermal dan anjing pelacak,” ujarnya, Selasa, 27 Januari 2026.

Para prajurit yang tertimbun longsor tersebut diketahui tengah melaksanakan latihan pratugas. Tunggul menegaskan, mereka merupakan personel terbaik Korps Marinir yang selama ini menunjukkan loyalitas dan dedikasi tinggi dalam pengabdian kepada negara.

”TNI Angkatan Laut telah kehilangan 23 Prajurit Jalasena TNI AL Korps Marinir terbaik yang tertimpa musibah tanah longsor saat melaksanakan Latihan Pratugas Satgas Pamtas RI-PNG di wilayah Cisarua, Bandung Barat pada Sabtu, 24 Januari 2026,” katanya.

Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi institusi TNI AL. Tunggul memastikan, seluruh hak para prajurit yang gugur beserta keluarga akan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Selain santunan, pendampingan juga terus diberikan kepada keluarga korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil evaluasi awal, longsor dipicu oleh cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut. Bencana itu tak hanya menimpa personel Korps Marinir, namun juga berdampak luas terhadap warga sekitar. Puluhan warga dilaporkan hilang, sementara belasan lainnya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Foe Peace Simbolon/VIVA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Setelah sempat melakukan pelarian lintas provinsi, pelarian AS, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, akhirnya terhenti. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 
Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi meluncurkan program preventif untuk mengatasi banjir di wilayah dataran tinggi Cianjur. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Selengkapnya

Viral