News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Mendalam Gubernur Jabar KDM soal Dosa Ekologis Longsor Cisarua Bandung Barat: Tamparan Eksploitasi Alam

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membicarakan eksploitasi alam sebagai dosa ekologis di tengah bencana tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Selasa, 27 Januari 2026 - 20:45 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membicarakan dosa ekologis yang terjadi pada bencana tanah longsor besar di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

KDM numpahkan suara hatinya bahwa, bencana longsor di Cisarua, Bandung Barat, tidak lepas dari kesalahan manusia. Ia pun menyoroti fenomena eksploitasi alam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut KDM, eksploitasi alam sangat mempengaruhi berbagai perubahan khususnya alih fungsi alam. Hingga akhirnya, tindakan ini membawa malapetaka dan berujung bencana longsor.

"Longsor yang dialami oleh saudara kita di Bandung Barat menjadi catatan penting bahwa, bencana bisa menimpa siapa saja," kata Dedi Mulyadi dalam pernyataan resmi melalui unggahan Instagram pribadinya dikutip tvOnenews.com, Selasa (27/1/2026).

Gubernur Jabar itu enggan menyalahkan para pelaku mengalihfungsi lahan dan alam saja. Tetapi juga orang-orang yang tidak melakukan perubahan berpotensi menjadi korban tertimpa bencana.

"Tanpa orang tersebut melakukan perbuatan yang mengakibatkan bencana," lanjutnya.

Eksploitasi Alam Membawa Bencana

Tim SAR gabungan saat melakukan proses pencarian terhadap korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (26/1).
Tim SAR gabungan saat melakukan proses pencarian terhadap korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (26/1).
Sumber :
  • Antara

Mantan Bupati Purwakarta ini menggambarkan bencana longsor di area kaki Gunung Burangrang sebagai contoh nyata. Eksploitasi alam membawa adanya bencana di suatu lingkungan.

Ia mencontohkan kejadian bencana akhir ini sering terjadi di Jawa Barat. Banyak lereng gunung berubah fungsinya sebagai kebun. Perubahan ini bahkan menggunakan media dari plastik.

Perubahan fungsi lereng menjadi kebun dari media plastik justru tindakan keliru. Seharusnya kawasan lereng gunung harus dilindungi agar tidak terjadinya bencana alam.

"Lereng-lereng gunung berubah menjadi tanaman sayur dan kebun bunga dengan sistem Green House dan penanamannya menggunakan media plastik adalah fakta bahwa, kita sudah berbuat salah terhadap areal-areal perbukitan kita," jelasnya.

Selain longsor, sejumlah wilayah Jawa Barat juga diterpa berbagai bencana. Salah satunya banjir yang menghantam Karawang, Bekasi, dan sebagainya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM sebelumnya menyentil para pengembang atau developer. Sebab, mayoritas banjir di Jawa Barat berasal dari perumahan.

Kemudian, berbagai alih fungsi lahan lainnya juga menandakan manusia telah mengeksploitasi alam. KDM menilai hal tersebut bagian dari tidak peduli pada alam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 28 Juni 2026: Libra Makin Romantis, Pisces Hubungan Harmonis

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 28 Juni 2026: Libra Makin Romantis, Pisces Hubungan Harmonis

Ramalan cinta 12 zodiak besok, 28 Juni 2026. Simak prediksi asmara lengkap Aries hingga Pisces di sini.
Siapkan Aplikasi Pengaduan Rokok Ilegal, Dedi Mulyadi: Siapa yang Lapor akan Dikasih Hadiah

Siapkan Aplikasi Pengaduan Rokok Ilegal, Dedi Mulyadi: Siapa yang Lapor akan Dikasih Hadiah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan Pemprov Jabar menyiapkan aplikasi pengaduan online disertai insentif bagi masyarakat.
Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Residivis, Pernah Dipenjara 1 Tahun 4 Bulan

Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Residivis, Pernah Dipenjara 1 Tahun 4 Bulan

Taufik Hidayat tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial YTR di Kabupaten Bandung ternyata merupakan residivis. Dia pernah dipenjara.
Soal Penataan Kabel Semrawut di Jakarta, Pramono Sudah Tanda Tangani Perda

Soal Penataan Kabel Semrawut di Jakarta, Pramono Sudah Tanda Tangani Perda

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan dirinya telah menandatangani Perda terkait penataan kabel di ibu kota.
287 WNA dan 4 WNI Jadi Tersangka Kasus Judi Online Hayam Wuruk, WNA Terbanyak dari Vietnam

287 WNA dan 4 WNI Jadi Tersangka Kasus Judi Online Hayam Wuruk, WNA Terbanyak dari Vietnam

Sebanyak 287 WNA dan empat WNI ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus judi online Hayam Wuruk oleh Bareskrim Polri. 
Update Gempa Venezuela: Korban Tewas Capai 589 Orang dan Ribuan Lainnya Terluka

Update Gempa Venezuela: Korban Tewas Capai 589 Orang dan Ribuan Lainnya Terluka

Plt Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan jumlah korban tewas akibat gempa yang mengguncang Venezuela bertambah.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Selengkapnya

Viral