News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Polisi Diduga Aniaya Pacarnya di Yogyakarta, Berawal dari Ingin Bertemu hingga Diserang Membabi Buta

Inilah kronologi polisi berinisial NA (22) diduga menganiaya pacarnya yang berinisial GH (23) di Yogyakarta. 
Rabu, 28 Januari 2026 - 11:05 WIB
ILUSTRASI - Polisi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Inilah kronologi polisi berinisial NA (22) diduga menganiaya pacarnya yang berinisial GH (23) di Yogyakarta

Adapun NA diketahui merupakan anggota polisi yang aktif bertugas di Polda DI Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keduanya menjalin hubungan asmara sejak tahun 2023 silam. Mereka diketahui bertetangga sejak kecil lantaran sama-sama tinggal di daerah Kabupaten Sleman. 

Kuasa Hukum Korban dari LKBH Pandawa, Muhammad Endri, menjelaskan kronologi dugaan penganiayaan oleh oknum polisi ini. 

Peristiwa berawal pada 25 November 2025. Saat itu NA baru tiba dari Surabaya. Keduanya pun sudah janjian untuk bertemu di Indomaret depan Jogja City Mall. 

Saat keduanya bertemu, cekcok pun terjadi. Mengingat tempat mereka bertemu adalah tempat ramai, maka NA memutuskan untuk bicara empat mata di tempat yang lebih kondusif.

Hotel di wilayah Karangmalang, Kelurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman pun menjadi pilihannya. 

Setelah masuk ke dalam kamar, Endri menyambut NA diduga melakukan penganiayaan terhadap GH.

"Pelaku mencekik, memukul dan menendang. Dari CCTV kita lihat ada tindakan mencekik pakai lengan, diseret, dibawa ke kamar," ujarnya, Senin (26/1/2026).

NA akhirnya keluar dari kamar meninggalkan GH setelah beberapa kali melakukan penganiayaan. 

Setelah itu, GH juga keluar dari kamar. Dia melihat NA berada di tangga. Dengan emosi yang memuncak, Endri mengatakan NA kembali mendatangi GH dan menyerangnya secara membabi buta. 

"NA kembali menyerang GH secara membabi buta hingga tak berdaya dan pergi meninggalkan GH sendirian di hotel," ungkapnya.

Menurut Endri, penganiayaan ini dipicu karena diduga korban menagih janji kepada pelaku yang akan menikahinya.

"Karena hubungan asmaranya sudah lama, korban menagih pertanggungjawaban oknumnya ini. Karena janjinya setelah dia menjadi polisi dia akan menikahi klien kami," terangnya. 

Berdasarkan hasil visum, Endri menyebut GH memiliki luka di bagian bahu, kaki leher serta terjadi pendarahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, upaya mediasi keduanya pernah ditempuh, namun tidak membuahkan hasil. 

Hingga pada 4 Desember 2025 lalu, korban membuat laporan polisi ke Polda DI Yogyakarta dengan Nomor: LP/B/806/XII/2025/SPKT/POLDA D.I.Yogyakarta. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Semua Exco FAM Kompak Mundur usai Timnas Malaysia Kena Sanksi FIFA Imbas 7 Pemain Naturalisasi Ilegal

Resmi! Semua Exco FAM Kompak Mundur usai Timnas Malaysia Kena Sanksi FIFA Imbas 7 Pemain Naturalisasi Ilegal

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi mengumumkan bahwa semua anggota Komite Eksekutif (Exco) periode 2025-2029 mengundurkan diri. Hal ini terjadi setelah Timnas Malaysia kena sanksi FIFA.
Diisukan Jadi Menteri Prabowo, Budi Djiwandono: Tugas Kita Sekarang Tetap di Komisi I

Diisukan Jadi Menteri Prabowo, Budi Djiwandono: Tugas Kita Sekarang Tetap di Komisi I

Isu reshuffle kabinet menyebar lagi. Kali ini Wakil Ketua Komisi I DPR RI sekaligus keponakan Presiden RI Prabowo Subianto Budisatrio Djiwandono diisukan akan bergabung ke dalam jajaran Kabinet Merah Putih. 
Sidang Lanjutan Bos Mecimapro Fansisca Dwi Melani, Saksi Ahli Sampaikan Keterangan dalam Sidang di PN Jakarta Selatan

Sidang Lanjutan Bos Mecimapro Fansisca Dwi Melani, Saksi Ahli Sampaikan Keterangan dalam Sidang di PN Jakarta Selatan

Sidang lanjutan kasus bos Mecimapro, Fansisca Dwi Melani kembali digelar di PN Jakarta Selatan pada Senin (26/1/2026)
Jelang Ramadan, Kapolda Metro Pimpin Operasi Pekat Jaya 2026: Tawuran, Geng Motor hingga Premanisme Jadi Sasaran

Jelang Ramadan, Kapolda Metro Pimpin Operasi Pekat Jaya 2026: Tawuran, Geng Motor hingga Premanisme Jadi Sasaran

Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya resmi menggelar Operasi Pekat Jaya 2026 guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.
Prediksi Benfica vs Real Madrid 29 Januari 2026, Ajang Tebar Pesona Jose Mourinho di Depan Florentino Perez

Prediksi Benfica vs Real Madrid 29 Januari 2026, Ajang Tebar Pesona Jose Mourinho di Depan Florentino Perez

Duel Benfica vs Real Madrid syarat akan makna. Selain menentukan kelolosan ke 16 besar Liga Champions, laga ini juga jadi ajang tebar pesona bagi Jose Mourinho.
John Herdman Penuh Senyum, Ini 2 Alasan Maarten Paes Berpeluang Jadi Kiper Utama Ajax Amsterdam jika Resmi Bergabung

John Herdman Penuh Senyum, Ini 2 Alasan Maarten Paes Berpeluang Jadi Kiper Utama Ajax Amsterdam jika Resmi Bergabung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mendapatkan kabar baik dari Maarten Paes. Ada peluang untuknya menjadi kiper utama Ajax Amsterdam.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pria berusia 50 tahun itu membeberkan kronologi panjang peristiwa yang dialaminya, mulai dari tudingan es beracun
3 Alasan Tak Terduga Ajax Amsterdam Rekrut Maarten Paes Dibeberkan Media Belanda, Jordi Cruyff Salah Satunya?

3 Alasan Tak Terduga Ajax Amsterdam Rekrut Maarten Paes Dibeberkan Media Belanda, Jordi Cruyff Salah Satunya?

Media Belanda menganalisis keputusan Ajax Amsterdam untuk merekrut Maarten Paes. Salah satu alasannya adalah Jordi Cruyff, yang juga bekerja untuk Timnas Indonesia.
Pesta 7 Hari 7 Malam Berakhir: Harga Emas Pegadaian Rontok Sejauh Ini

Pesta 7 Hari 7 Malam Berakhir: Harga Emas Pegadaian Rontok Sejauh Ini

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk pada Rabu 28 Januari 2026
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT